Menu

Mode Gelap
Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo Nilai ekonomi jamu tembus Rp1,2 triliun, BPOM dorong inovasi herbal Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana IOM serukan penguatan koordinasi lintas batas tekan wabah Ebola Timnas Basket U18 Putri Indonesia kalahkan Singapura KPK Sita Dolar dan Emas dalam OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Warta Nusantara

Satelit N5 beroperasi, percepat pemerataan internet di RI

badge-check


					Satelit N5 beroperasi, percepat pemerataan internet di RI Perbesar

Satelit Nusantara Lima resmi beroperasi dan akan berperan penting dalam mempercepat pemerataan akses internet di Indonesia terutama di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

“Hari ini kami dengan bangga meresmikan operasional Satelit Nusantara Lima, sebuah simbol yang penting untuk negara kita dalam mempertahankan kemandirian nasional kita sendiri,” kata Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Adi Rahman Adiwoso dalam acara peresmian di Jakarta Selatan, Senin.

Adi menjelaskan, wahana antariksa ini dipastikan akan memenuhi kebutuhan konektivitas di Indonesia serta dimanfaatkan untuk konektivitas nasional di Filipina. Saat ini PSN juga tengah melakukan penjajakan pemanfaatan Satelit Nusantara Lima dengan Malaysia.

“Ini bukti bahwa negara-negara tetangga kita mementingkan kemandirian konektivitas di tengah dinamika global politik dunia saat ini,” ujar Adi.

Dengan kapasitas 160 Gbps, pemanfaatan Satelit Nusantara Lima akan diprioritaskan untuk kebutuhan pemerataan akses internet di Indonesia.

Satelit ini ditargetkan dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor, mulai dari pemerintah, swasta, hingga lembaga lainnya.

“Kita ingin memberikan suatu opsi kepada kepentingan pemakaian Indonesia bahwa kita bisa memiliki kapasitas yang bisa dipakai dan bisa diandalkan,” kata Adi.

Dari total kapasitas tersebut, PSN mengalokasikan masing-masing 20 Gbps untuk dimanfaatkan oleh Filipina dan Malaysia.

SNL merupakan satelit berteknologi Very High Throughput Satellite (VHTS) dengan total kapasitas lebih dari 160 Gbps, menggunakan platform Boeing 702MP, dan memiliki 101 spot beam Ka-band yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Dalam mendukung operasional Satelit N5, PSN telah menyiapkan tujuh stasiun bumi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Aceh, Bengkulu, Banjarmasin, Cikarang, Gresik, Kupang, dan Tarakan.

Dengan beroperasinya Satelit N5, maka Indonesia akan memiliki kapasitas lebih dari 400 Gbps yang merupakan terbesar di Asia Pasifik.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BMKG prakirakan potensi gelombang hingga 4 meter di perairan selatan

3 Juni 2026 - 06:25 WITA

BPS: Neraca dagang RI Januari-April 2026 surplus 5,64 miliar dolar AS

2 Juni 2026 - 05:58 WITA

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Pancasila yang Berkeadilan

1 Juni 2026 - 07:02 WITA

Tanah Ambles, Air Laut Naik, BRIN: Kawasan Pantura Jawa Semakin Terancam Tenggelam

31 Mei 2026 - 06:20 WITA

LAN: ASN harus jadi teladan etika digital berdasarkan Pancasila

30 Mei 2026 - 01:40 WITA

Trending di Warta Nusantara