Menu ✖

Mode Gelap
Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Investasi Rp3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja Juan Azmi Bawa Film Laga Indonesia Menembus Panggung Dunia Panen Raya UNESA 2026: 60 Ribu Ekor Ayam Dibagikan, Dosen dan Tenaga Kependidikan Rasakan Manfaatnya Satu Tahun di Afrika Tengah, 140 Personel FPU 7 Raih Penghargaan atas Misi Perdamaian Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru

Warta Nusantara

Wapres Gibran: Anak Muda Diharapkan Jadi Penggerak Inovasi Pertanian

badge-check


					Wapres Gibran: Anak Muda Diharapkan Jadi Penggerak Inovasi Pertanian Perbesar

Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, tidak hanya di tingkat konsumsi, tetapi juga melalui riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi di sektor pertanian.

“Anak-anak muda harus diberi ruang untuk riset, R&D, dan penggunaan mekanisasi guna meningkatkan produksi,” kata Wapres saat menghadiri Panen Raya Jagung di Desa Mulya Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (25/9/2025).

Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap infrastruktur, distribusi, serta pengendalian harga, agar kerja keras petani benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

“Banyuasin ini adalah lumbung pangan, lumbung jagung terbesar ketiga di Sumsel. Tugas kami memastikan visi dan misi Presiden, termasuk swasembada pangan, bisa berjalan dengan baik,” tegas Gibran.

Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2025 tentang pengelolaan jagung, pemerintah berupaya melindungi harga di tingkat petani sekaligus mendorong serapan dalam negeri.

Wapres juga menyoroti peran Koperasi Merah Putih yang diharapkan menjadi instrumen baru untuk memperkuat skala usaha pertanian dan menyejahterakan petani.

“Harapannya, koperasi ini bisa membantu memperluas skala ekonomi dan meningkatkan produksi para petani,” ujarnya.

Panen raya tersebut menandai dimulainya musim panen jagung di atas lahan binaan LPPNU seluas lebih dari 10.000 hektare di Banyuasin.

Di sekitar lokasi panen, lahan seluas 4.453 hektare ditargetkan menghasilkan 26.718 ton jagung, memperkuat posisi Banyuasin sebagai salah satu sentra jagung nasional.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Investasi Rp3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja

20 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

19 Oktober 2026 - 03:01 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

16 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

14 Oktober 2026 - 07:21 WITA

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

12 Oktober 2026 - 05:13 WITA

Trending di Warta Nusantara