Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok Sherina Munaf Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan

Warta Nusantara

Wapres Gibran: Anak Muda Diharapkan Jadi Penggerak Inovasi Pertanian

badge-check


					Wapres Gibran: Anak Muda Diharapkan Jadi Penggerak Inovasi Pertanian Perbesar

Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, tidak hanya di tingkat konsumsi, tetapi juga melalui riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi di sektor pertanian.

“Anak-anak muda harus diberi ruang untuk riset, R&D, dan penggunaan mekanisasi guna meningkatkan produksi,” kata Wapres saat menghadiri Panen Raya Jagung di Desa Mulya Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (25/9/2025).

Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap infrastruktur, distribusi, serta pengendalian harga, agar kerja keras petani benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

“Banyuasin ini adalah lumbung pangan, lumbung jagung terbesar ketiga di Sumsel. Tugas kami memastikan visi dan misi Presiden, termasuk swasembada pangan, bisa berjalan dengan baik,” tegas Gibran.

Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2025 tentang pengelolaan jagung, pemerintah berupaya melindungi harga di tingkat petani sekaligus mendorong serapan dalam negeri.

Wapres juga menyoroti peran Koperasi Merah Putih yang diharapkan menjadi instrumen baru untuk memperkuat skala usaha pertanian dan menyejahterakan petani.

“Harapannya, koperasi ini bisa membantu memperluas skala ekonomi dan meningkatkan produksi para petani,” ujarnya.

Panen raya tersebut menandai dimulainya musim panen jagung di atas lahan binaan LPPNU seluas lebih dari 10.000 hektare di Banyuasin.

Di sekitar lokasi panen, lahan seluas 4.453 hektare ditargetkan menghasilkan 26.718 ton jagung, memperkuat posisi Banyuasin sebagai salah satu sentra jagung nasional.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi

2 September 2026 - 04:33 WITA

Rangkuman Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto 26,27-28 Agustus 2026

29 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Presiden Prabowo: Bagaimana Kita Punya Ratusan Helikopter kalau Tak Ada Uang? Korupsi Harus Diperangi

26 Agustus 2026 - 06:00 WITA

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

22 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Fatimah Az-Zahra Sosok Kartini Masa Kini

20 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di Warta Nusantara