Menu

Mode Gelap
Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak APH Diminta Segera Mengusut Tuntas Terkait Dugaan Penerbitan Memo Siluman untuk Kontrak Kuota Angkutan Batubara Paus Leo XIV Kunjungi Guinea Khatulistiwa, Serukan Perdamaian Dunia Delapan ASN Kemenaker terbukti peras 20 perusahaan izin TKA Rp130 M MPR: Komitmen bersama dibutuhkan demi wujudkan semangat Kartini Residivis Bandar Narkoba di Pangkalpinang Ditangkap, Polisi Sita 2 Kg Sabu

Warta Nusantara

Wapres Gibran: Anak Muda Diharapkan Jadi Penggerak Inovasi Pertanian

badge-check


					Wapres Gibran: Anak Muda Diharapkan Jadi Penggerak Inovasi Pertanian Perbesar

Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka, mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, tidak hanya di tingkat konsumsi, tetapi juga melalui riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi di sektor pertanian.

“Anak-anak muda harus diberi ruang untuk riset, R&D, dan penggunaan mekanisasi guna meningkatkan produksi,” kata Wapres saat menghadiri Panen Raya Jagung di Desa Mulya Sari, Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (25/9/2025).

Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap infrastruktur, distribusi, serta pengendalian harga, agar kerja keras petani benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan.

“Banyuasin ini adalah lumbung pangan, lumbung jagung terbesar ketiga di Sumsel. Tugas kami memastikan visi dan misi Presiden, termasuk swasembada pangan, bisa berjalan dengan baik,” tegas Gibran.

Melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2025 tentang pengelolaan jagung, pemerintah berupaya melindungi harga di tingkat petani sekaligus mendorong serapan dalam negeri.

Wapres juga menyoroti peran Koperasi Merah Putih yang diharapkan menjadi instrumen baru untuk memperkuat skala usaha pertanian dan menyejahterakan petani.

“Harapannya, koperasi ini bisa membantu memperluas skala ekonomi dan meningkatkan produksi para petani,” ujarnya.

Panen raya tersebut menandai dimulainya musim panen jagung di atas lahan binaan LPPNU seluas lebih dari 10.000 hektare di Banyuasin.

Di sekitar lokasi panen, lahan seluas 4.453 hektare ditargetkan menghasilkan 26.718 ton jagung, memperkuat posisi Banyuasin sebagai salah satu sentra jagung nasional.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak

23 April 2026 - 13:30 WITA

Hasil Pemeriksaan BPK 2025: Soroti Menko Pangan-Menteri Kesehatan

22 April 2026 - 11:36 WITA

Teleponan dengan PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Urea ke Australia

22 April 2026 - 07:53 WITA

Media Asing Sorot Temuan Sumur Gas Raksasa RI

22 April 2026 - 07:23 WITA

KLH Kejar Denda 1.369 Perusahaan Biang Kerok Bencana

21 April 2026 - 05:56 WITA

Trending di Warta Nusantara