Menu

Mode Gelap
Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok Sherina Munaf Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu

Warta Internasional

Paus Leo XIV Kunjungi Guinea Khatulistiwa, Serukan Perdamaian Dunia

badge-check


					Paus Leo XIV Kunjungi Guinea Khatulistiwa, Serukan Perdamaian Dunia Perbesar

Paus Leo XIV melanjutkan rangkaian perjalanan pastoralnya di benua Afrika dengan mengunjungi Guinea Khatulistiwa. Kunjungan ini merupakan pemberhentian terakhir dalam misi apostolik pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut di wilayah Afrika.

Pesawat yang membawa Paus Leo XIV mendarat di Bandara Internasional Malabo pada Selasa, 21 April 2026. Kedatangan Paus Leo XIV disambut langsung oleh Presiden Guinea Khatulistiwa, Teodoro Obiang Nguema Mbasogo.

Peringatan Terhadap Perang dan Hukum Internasional

Dalam pidato pembukanya di hadapan para pejabat negara, Paus Leo XIV memberikan peringatan keras mengenai masa depan umat manusia yang saat ini dinilai berada dalam risiko besar. Ia menyoroti ancaman nyata yang muncul akibat peperangan yang terus bergejolak serta pengikisan terhadap hukum internasional yang seharusnya menjadi pelindung perdamaian dunia.

Kritik Atas Eksploitasi Sumber Daya Alam

Secara khusus, Paus juga mengecam praktik eksploitasi minyak dan sumber daya mineral yang terjadi di benua tersebut. Menurutnya, eksploitasi tersebut sering kali menjadi pemicu konflik dan menambah penderitaan bagi masyarakat setempat.

Selain melakukan pertemuan diplomatik, Paus Leo XIV juga memberikan perhatian pada sektor pendidikan. Ia mengunjungi Universitas Nasional untuk meresmikan kampus baru yang dibangun atas namanya.

Rangkaian kegiatan Paus akan berlanjut pada Rabu (22/4/2026), di mana ia dijadwalkan mengunjungi sebuah lembaga pemasyarakatan (penjara). Kunjungan ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya penegakan hak asasi manusia (HAM) serta mendorong semangat rekonsiliasi di negara tersebut.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik

4 September 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok

3 September 2026 - 06:35 WITA

Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

30 Agustus 2026 - 06:33 WITA

Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Festival Indonesia Digelar di Swiss

27 Agustus 2026 - 03:34 WITA

Kisah PMI Bangun Kedai Kuliner Indonesia di Jantung Kota Taipei

24 Agustus 2026 - 05:45 WITA

Trending di Warta Internasional