Menu

Mode Gelap
Polri Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Pembiayaan Pengadaan Batu Bara JARR Milik Haji Isam Akui Beli CPO Sitaan Kejaksaan Agung DPR Gerah PNS Dapat Pensiun Seumur Hidup, Kerja Enggak Seberapa APH Didesak Tangkap Kades Kayumban, Atas Dugaan Korupsi ADD Miliaran Rupiah Spanyol Hadapi Gelombang Panas Ketiga, Suhu Bisa Capai 45 Derajat Celsius Kurangi Ketergantungan Gawai, KKN Unhas Edukasi Siswa SD Permainan Tradisional di Bone

Warta Internasional

Paus Leo XIV Kunjungi Guinea Khatulistiwa, Serukan Perdamaian Dunia

badge-check


					Paus Leo XIV Kunjungi Guinea Khatulistiwa, Serukan Perdamaian Dunia Perbesar

Paus Leo XIV melanjutkan rangkaian perjalanan pastoralnya di benua Afrika dengan mengunjungi Guinea Khatulistiwa. Kunjungan ini merupakan pemberhentian terakhir dalam misi apostolik pemimpin tertinggi Gereja Katolik tersebut di wilayah Afrika.

Pesawat yang membawa Paus Leo XIV mendarat di Bandara Internasional Malabo pada Selasa, 21 April 2026. Kedatangan Paus Leo XIV disambut langsung oleh Presiden Guinea Khatulistiwa, Teodoro Obiang Nguema Mbasogo.

Peringatan Terhadap Perang dan Hukum Internasional

Dalam pidato pembukanya di hadapan para pejabat negara, Paus Leo XIV memberikan peringatan keras mengenai masa depan umat manusia yang saat ini dinilai berada dalam risiko besar. Ia menyoroti ancaman nyata yang muncul akibat peperangan yang terus bergejolak serta pengikisan terhadap hukum internasional yang seharusnya menjadi pelindung perdamaian dunia.

Kritik Atas Eksploitasi Sumber Daya Alam

Secara khusus, Paus juga mengecam praktik eksploitasi minyak dan sumber daya mineral yang terjadi di benua tersebut. Menurutnya, eksploitasi tersebut sering kali menjadi pemicu konflik dan menambah penderitaan bagi masyarakat setempat.

Selain melakukan pertemuan diplomatik, Paus Leo XIV juga memberikan perhatian pada sektor pendidikan. Ia mengunjungi Universitas Nasional untuk meresmikan kampus baru yang dibangun atas namanya.

Rangkaian kegiatan Paus akan berlanjut pada Rabu (22/4/2026), di mana ia dijadwalkan mengunjungi sebuah lembaga pemasyarakatan (penjara). Kunjungan ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya penegakan hak asasi manusia (HAM) serta mendorong semangat rekonsiliasi di negara tersebut.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Spanyol Hadapi Gelombang Panas Ketiga, Suhu Bisa Capai 45 Derajat Celsius

19 Juli 2026 - 06:12 WITA

Kelab Malam di Thailand Terbakar Habis, 27 Orang Tewas-22 Kritis

13 Juli 2026 - 06:49 WITA

2 Jet Tempur Tabrakan di Udara Gegara Pilot Selfie, AU Minta Maaf

6 Juli 2026 - 03:29 WITA

Korea Selatan Gratiskan Biaya Visa Buat Turis

2 Juli 2026 - 06:28 WITA

Malaysia Turunkan Harga BBM per 1 Juli

28 Juni 2026 - 10:26 WITA

Trending di Warta Internasional