Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok Sherina Munaf Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan

Warta Nusantara

Serba Canggih, Operasional IKN Berbasis AI, dari Deteksi Wajah hingga Tata Kota

badge-check


					Serba Canggih, Operasional IKN Berbasis AI, dari Deteksi Wajah hingga Tata Kota Perbesar

Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya dibangun sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi laboratorium masa depan Indonesia dengan visi smart forest city. Komitmen ini ditegaskan Otorita IKN melalui Sosialisasi Bangunan Gedung Cerdas (BGC) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang secara eksplisit menyoroti integrasi teknologi Akal Imitasi atau Artificial Intelligence (AI) sebagai kunci utama operasional kota yang efisien dan responsif.

Kegiatan yang dihadiri puluhan pemangku kepentingan mulai dari pegawai Otorita IKN, konsultan, hingga kontraktor, ini menegaskan bahwa kecerdasan kota akan dijalankan di atas tiga pilar yakni infrastruktur fisik canggih berupa Multi-Utility Tunnel (MUT), fondasi digital yang kuat atau Bangunan Gedung Cerdas (BGC), dan AI.

AI: Otak Penggerak Tata Kelola Kota Cerdas Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital, Agung Indrajit, mengungkapkan bahwa AI menjadi alat vital dalam mewujudkan daya saing global IKN. Menurutnya, implementasi teknologi ini sudah mulai terlihat di lapangan.

“Otorita IKN saat ini terus mengembangkan teknologi dalam perencanaan tata kota dengan penggunaan AI, salah satunya terlihat dari fitur deteksi wajah masyarakat yang berada di Kawasan KIPP Nusantara,” ujar Agung, Rabu (22/10/2025).

Penerapan fitur deteksi wajah ini hanyalah permukaan dari ambisi yang lebih besar. Penggunaan AI diarahkan untuk optimalisasi tata kelola kota (smart governance) dan pengambilan keputusan berbasis data real-time. AI akan berfungsi sebagai ‘otak’ yang menganalisis pola pergerakan penduduk, mengelola arus lalu lintas, memprediksi kebutuhan energi, hingga menyesuaikan layanan publik secara otomatis, menjadikan IKN benar-benar responsif terhadap dinamika warganya.

BGC: Fondasi Digital dan Efisiensi Berbasis Teknologi Kecanggihan AI tidak bisa berdiri sendiri tanpa didukung oleh infrastruktur dasar yang cerdas. Di sinilah peran Bangunan Gedung Cerdas (BGC) menjadi krusial.

Penerapan BGC, yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 63 Tahun 2022 dan diperkuat Peraturan Menteri PUPR No. 10 Tahun 2023, menjadi fondasi yang mengintegrasikan semua sistem teknologi kawasan.

Fajar Santoso Hutahaean dari Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) menekankan bagaimana BGC menunjang visi smart city melalui dua aspek. Pertama, sistem manajemen bangunan pintar BGC ditargetkan mampu menghasilkan 60 persen efisiensi energi dari total kebutuhan kawasan, menjadikannya showcase efisiensi nasional. Kedua, BGC akan menjadi titik integrasi untuk berbagai teknologi, mulai dari sensor dalam MUT untuk memantau utilitas bawah tanah (listrik, air) hingga sistem pengelolaan limbah.

Keamanan Siber: Imunitas Mutlak bagi AI dan Data Semakin canggih dan terintegrasi sebuah kota dengan AI, semakin tinggi pula risiko ancaman siber. Pilar ketiga ini menjadi perhatian utama Otorita IKN, dengan hadirnya perwakilan dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Yessi Arnaz Ferari (Komdigi) dan Firdaus Kifli (BSSN) menyoroti bahwa Keamanan Siber adalah imunitas mutlak bagi operasional IKN berbasis AI. Seluruh sistem BGC dan jaringan digital kota harus memiliki pertahanan siber tingkat tinggi, sejalan dengan Perpres No. 47 Tahun 2023 tentang Strategi Keamanan Siber Nasional. Langkah ini memastikan bahwa data warga, algoritma AI, dan infrastruktur kritis lainnya terlindungi dari serangan digital.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi

2 September 2026 - 04:33 WITA

Rangkuman Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto 26,27-28 Agustus 2026

29 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Presiden Prabowo: Bagaimana Kita Punya Ratusan Helikopter kalau Tak Ada Uang? Korupsi Harus Diperangi

26 Agustus 2026 - 06:00 WITA

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

22 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Fatimah Az-Zahra Sosok Kartini Masa Kini

20 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di Warta Nusantara