Menu

Mode Gelap
Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak APH Diminta Segera Mengusut Tuntas Terkait Dugaan Penerbitan Memo Siluman untuk Kontrak Kuota Angkutan Batubara Paus Leo XIV Kunjungi Guinea Khatulistiwa, Serukan Perdamaian Dunia Delapan ASN Kemenaker terbukti peras 20 perusahaan izin TKA Rp130 M MPR: Komitmen bersama dibutuhkan demi wujudkan semangat Kartini Residivis Bandar Narkoba di Pangkalpinang Ditangkap, Polisi Sita 2 Kg Sabu

Warta Nusantara

Sepucuk surat dari siswa Sekolah Rakyat untuk Presiden Prabowo: Tunggu kami ya, Pak

badge-check


					Sepucuk surat dari siswa Sekolah Rakyat untuk Presiden Prabowo: Tunggu kami ya, Pak Perbesar

Jakarta, infokatulistiwanews.com – Presiden Prabowo Subianto menerima sepucuk surat istimewa dari seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) II Bandung Barat, Jawa Barat, bernama Muhammad Daffa Raasyid.

Dalam suratnya, Daffa mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus kepada Presiden Prabowo atas kehadiran Sekolah Rakyat yang telah memberinya dan teman-temannya kesempatan untuk kembali belajar di sekolah serta merajut asa untuk masa depan.

“Terima kasih Bapak Prabowo karena telah membuat Sekolah Rakyat ini sehingga saya dan teman-teman bisa kembali merasakan bangku sekolah. Sekolah ini yang akan merakit kami menjadi anak-anak yang kreatif, cerdas, dan memiliki jiwa kepemimpinan seperti Bapak. Mungkin sepuluh tahun ke depan kami akan menjadi orang yang sukses dan bisa membangun negara ini. Tunggu kami ya, Pak,” kata Daffa.

Surat kecil dari Daffa menjadi pengingat bahwa di balik setiap kebijakan pendidikan, ada asa besar generasi muda Indonesia yang terus tumbuh—menyambut masa depan dengan ilmu, semangat, dan cinta tanah air.

Sekolah Rakyat adalah visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan. Dalam kurun 1 tahun pemerintahan, sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi untuk memberikan akses pendidikan bagi 15.945 pelajar di berbagai wilayah di tanah air. Mereka berasal dari keluarga kurang mampu, yang berada pada desil 1 dan desil 2 dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Red~ IKN

Sumber: BPMI Setpres & Biro Humas Kemensetneg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak

23 April 2026 - 13:30 WITA

Hasil Pemeriksaan BPK 2025: Soroti Menko Pangan-Menteri Kesehatan

22 April 2026 - 11:36 WITA

Teleponan dengan PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Urea ke Australia

22 April 2026 - 07:53 WITA

Media Asing Sorot Temuan Sumur Gas Raksasa RI

22 April 2026 - 07:23 WITA

KLH Kejar Denda 1.369 Perusahaan Biang Kerok Bencana

21 April 2026 - 05:56 WITA

Trending di Warta Nusantara