Menu

Mode Gelap
Menhan Ngumpul Bareng Panglima dan Purnawirawan TNI di Aula Bhinneka Tunggal Ika Kalah Lawan Jusuf Hamka, MNC Asia Holding Buka Suara Kisah Nasabah PNM Mekaar Bangun Salon Gratis bagi ODGJ Buronan Korupsi Aplikasi Pariwisata Kaltara Ditangkap Tim Tabur Kejati di Sulsel Rossa Foto dengan Najwa Shihab, Anggun, & Maudy Ayunda untuk Podcast Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak

Warta Daerah

Ketika Pemkab Bulungan Bersolek, Eks Pasar Ikan Kini Jadi Food Court

badge-check


					Ketika Pemkab Bulungan Bersolek, Eks Pasar Ikan Kini Jadi Food Court Perbesar

Bulungan, infokatulistiwanews.com – Eks pasar ikan di kawasan Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara ( Kaltara ), akan dialihfungsikan menjadi food court atau pusat kuliner.

Rencana tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bulungan, Syarwani, pada Minggu (1/3/2026). Kini kondisi eks pasar ikan telah direnovasi dan dilakukan peremajaan.

Bangunan yang berlokasi di tengah Pasar Induk Tanjung Selor tersebut, kini terlihat jauh lebih bersih, dengan cat berwarna kuning, kombinasi hitam, dan merah.

Tampak seluruh lantai di dalam bangunan gunakan keramik warna putih, sehingga menambah kesan bersih. Pintu masuk dimodel seperti tralis, sehingga tampak dari luar.

Setiap kedai diberikan fasilitas wastafel, untuk mencuci tangan bagi para pengunjung pusat kuliner.

Menurut Syarwani, penataan kawasan tersebut sudah mulai dikerjakan sejak 2025 lalu.

Termasuk pengaspalan area, dan penyelesaian bangunan kuliner, yang kini tinggal tahap akhir.

“Alhamdulillah, tahun 2025 lalu ada beberapa intervensi yang kita lakukan,” ungkap Bupati.

Termasuk pengaspalan di lokasi ini, dan pembangunan salah satu gedung kuliner, yang sekarang sudah selesai.

Insya Allah setelah lebaran akan kita buka,” ujarnya.

Ia menjelaskan, food court tersebut nantinya diperuntukkan bagi para pedagang kuliner, yang selama ini berjualan di pinggir jalan sekitar Pasar Induk.

Mereka akan direlokasi ke dalam bangunan, agar lebih tertata dan nyaman.

“Kurang lebih bisa mengakomodir sekitar 24 pedagang, minimal.

Pedagang yang selama ini berjualan di pinggir jalan, seperti penjual makanan dengan rombong, akan kita masukkan ke dalam,” jelasnya.

Syarwani menilai, langkah ini penting demi menciptakan kenyamanan bagi pembeli sekaligus meningkatkan aspek kesehatan.

Selama ini, pedagang yang berjualan di tepi jalan rentan terdampak debu kendaraan, dan lalu lintas yang padat.

“Supaya tidak lagi berjualan dekat kendaraan lalu lalang, jalan berdebu.

Ini juga menyangkut aspek kesehatan konsumen, saat menikmati hidangan,” kata Syarwani.

Dari sisi fasilitas, pemerintah daerah menyiapkan sekitar 24 titik keran air, yang tersebar di sisi kiri dan kanan bangunan.

Mengingat kebutuhan air untuk usaha kuliner cukup tinggi, Pemkab Bulungan juga akan berkoordinasi dengan Perumda Air Minum (PDAM).

“Nanti kita komunikasikan dengan PDAM.

Kemungkinan ada sistem meter tersendiri, supaya tidak mengganggu pasokan air untuk toko atau kios lain di sekitar Pasar Induk,” tambahnya.

Terkait anggaran pembangunan, Syarwani mengaku proyek tersebut merupakan pekerjaan tahun 2025, yang kini tinggal penyelesaian akhir (finishing).

Beberapa tambahan fasilitas juga masih akan dipasang, guna menunjang kenyamanan pengunjung.

Dengan hadirnya food court di eks pasar ikan ini, Pemkab Bulungan berharap kawasan Pasar Induk Tanjung Selor semakin tertata, bersih dan menjadi pusat kuliner yang representatif bagi masyarakat.

Pewarta: Johni Masri/Agustinus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APH Diminta Segera Mengusut Tuntas Terkait Dugaan Penerbitan Memo Siluman untuk Kontrak Kuota Angkutan Batubara

23 April 2026 - 13:28 WITA

Pelayanan RSUD Kembali Normal Pasca-Aksi Mogok Tenaga Medis Aceh Besar

22 April 2026 - 07:26 WITA

Kepergok ke Kedai Kopi, Napi Korupsi Dipindah ke Lapas Nusakambangan

18 April 2026 - 07:01 WITA

Dikonfirmasi Dugaan Proyek Tidak Sesuai Spek, Kadiskes Sukamara, Ari Junita Bungkam

17 April 2026 - 05:27 WITA

Hari Seni Sedunia 2026 Jadi Penguat Solidaritas dan Ekonomi Kreatif

17 April 2026 - 05:16 WITA

Trending di Warta Daerah