Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Nusantara

Resmikan Museum Marsinah, Presiden Prabowo: Panglima TNI, Kapolri, saya tidak mau dengar lagi ada aparat yang tidak menegakkan hukum keadilan dan kebenaran

badge-check


					Resmikan Museum Marsinah, Presiden Prabowo: Panglima TNI, Kapolri, saya tidak mau dengar lagi ada aparat yang tidak menegakkan hukum keadilan dan kebenaran Perbesar

Jatim, infokatulistiwanews.com – Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran TNI dan Polri terus melakukan pembenahan internal serta membersihkan institusi dari praktik penyelewengan dan dukungan terhadap aktivitas ilegal.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Di hadapan pejabat daerah, aparat keamanan, dan ribuan buruh, Prabowo menegaskan dirinya tidak ingin lagi mendengar ada aparat yang melindungi pelanggaran hukum.

“Panglima TNI, Kapolri, saya tidak mau dengar lagi ada aparat yang tidak menegakkan hukum keadilan dan kebenaran. Tidak boleh backing macam-macam,” kata Presiden dalam peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Prabowo secara khusus meminta jajaran Kepolisian RI dan TNI untuk terus melakukan perbaikan dan menghilangkan penyelewengan serta korupsi dari tubuh instansi masing-masing.

“Seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi, jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan, aparat yang backing penyelewengan, aparat yang backing penyelundupan, backing narkoba, backing judi, backing ilegal ini itu. Jangan sampai begitu,” kata Prabowo mengingatkan.

Mengatasnamakan rakyat, Kepala Negara meminta agar Polri dan TNI menjadi polisi dan tentara rakyat.

Terkait hal itu, Kepala Negara menyoroti bahwa upaya perbaikan terus dilaksanakan oleh pemimpin di masing-masing instansi tersebut. Dengan berbagai upaya terus dilakukan oleh Polri dan TNI untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sebagai contoh, Presiden menggarisbawahi peran kedua lembaga tersebut dalam mendukung upaya swasembada pangan termasuk terjun langsung ke sawah dan ladang.

“Inilah saya katakan TNI adalah tentara rakyat, polisi kita harus jadi polisi rakyat, dan ini yang sedang dirintis oleh pimpinan-pimpinan Kepolisian sekarang,” ungkap, Prabowo Subianto.

Red~ IKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi

2 September 2026 - 04:33 WITA

Rangkuman Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto 26,27-28 Agustus 2026

29 Agustus 2026 - 11:17 WITA

Presiden Prabowo: Bagaimana Kita Punya Ratusan Helikopter kalau Tak Ada Uang? Korupsi Harus Diperangi

26 Agustus 2026 - 06:00 WITA

Presiden Prabowo Susuri Lahan Terbakar di Kubu Raya, Pastikan Penanganan Karhutla Berjalan Optimal

22 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Fatimah Az-Zahra Sosok Kartini Masa Kini

20 Agustus 2026 - 15:02 WITA

Trending di Warta Nusantara