Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Nusantara

Resmikan Museum Marsinah, Presiden Prabowo: Panglima TNI, Kapolri, saya tidak mau dengar lagi ada aparat yang tidak menegakkan hukum keadilan dan kebenaran

badge-check


					Resmikan Museum Marsinah, Presiden Prabowo: Panglima TNI, Kapolri, saya tidak mau dengar lagi ada aparat yang tidak menegakkan hukum keadilan dan kebenaran Perbesar

Jatim, infokatulistiwanews.com – Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran TNI dan Polri terus melakukan pembenahan internal serta membersihkan institusi dari praktik penyelewengan dan dukungan terhadap aktivitas ilegal.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Di hadapan pejabat daerah, aparat keamanan, dan ribuan buruh, Prabowo menegaskan dirinya tidak ingin lagi mendengar ada aparat yang melindungi pelanggaran hukum.

“Panglima TNI, Kapolri, saya tidak mau dengar lagi ada aparat yang tidak menegakkan hukum keadilan dan kebenaran. Tidak boleh backing macam-macam,” kata Presiden dalam peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Prabowo secara khusus meminta jajaran Kepolisian RI dan TNI untuk terus melakukan perbaikan dan menghilangkan penyelewengan serta korupsi dari tubuh instansi masing-masing.

“Seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi, jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan, aparat yang backing penyelewengan, aparat yang backing penyelundupan, backing narkoba, backing judi, backing ilegal ini itu. Jangan sampai begitu,” kata Prabowo mengingatkan.

Mengatasnamakan rakyat, Kepala Negara meminta agar Polri dan TNI menjadi polisi dan tentara rakyat.

Terkait hal itu, Kepala Negara menyoroti bahwa upaya perbaikan terus dilaksanakan oleh pemimpin di masing-masing instansi tersebut. Dengan berbagai upaya terus dilakukan oleh Polri dan TNI untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sebagai contoh, Presiden menggarisbawahi peran kedua lembaga tersebut dalam mendukung upaya swasembada pangan termasuk terjun langsung ke sawah dan ladang.

“Inilah saya katakan TNI adalah tentara rakyat, polisi kita harus jadi polisi rakyat, dan ini yang sedang dirintis oleh pimpinan-pimpinan Kepolisian sekarang,” ungkap, Prabowo Subianto.

Red~ IKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

19 Oktober 2026 - 03:01 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

16 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

14 Oktober 2026 - 07:21 WITA

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

12 Oktober 2026 - 05:13 WITA

Presiden Prabowo Sambut Presiden Mesir El-Sisi dengan Upacara Kenegaraan di Istana Merdeka

11 Oktober 2026 - 07:29 WITA

Trending di Warta Nusantara