Menu

Mode Gelap
Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo Nilai ekonomi jamu tembus Rp1,2 triliun, BPOM dorong inovasi herbal Kejagung Geledah Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana IOM serukan penguatan koordinasi lintas batas tekan wabah Ebola Timnas Basket U18 Putri Indonesia kalahkan Singapura KPK Sita Dolar dan Emas dalam OTT Kepala Imigrasi Jakarta Barat

Warta Nusantara

Tiba di Miangas, Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Kesejahteraan Masyarakat di Wilayah Terdepan Indonesia

badge-check


					Tiba di Miangas, Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Kesejahteraan Masyarakat di Wilayah Terdepan Indonesia Perbesar

Sulut, infokatulistiwanews.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyapa masyarakat Kecamatan Khusus Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Setibanya di halaman SMK Negeri 2 Talaud, Presiden disambut antusias oleh masyarakat dan anak-anak sekolah yang menyanyikan lagu “Maju Tak Gentar” secara bersama-sama.

Suasana kebersamaan langsung terasa sejak Presiden turun dari kendaraan. Tidak hanya menyapa, Presiden juga mengajak bernyanyi bersama dan beberapa kali melontarkan candaan yang disambut tawa masyarakat.

“Terima kasih sudah menerima saya. Saya datang ingin lihat keadaan di Pulau Miangas, pulau terluar Republik Indonesia di paling utara,” ucap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengungkapkan bahwa dirinya telah meninjau langsung kondisi sejumlah fasilitas publik, termasuk puskesmas di Miangas. Presiden mengatakan bahwa pemerintah akan segera melakukan perbaikan fasilitas kesehatan yang dinilai membutuhkan perhatian serius.

“Menteri kesehatan tadi bisik-bisik ke saya, ‘Pak sejak sekian tahun sejak zaman Pak Harto puskesmas belum pernah diperbaiki.’ Kita perbaiki semua puskesmas segera,” katanya.

Tidak hanya sektor kesehatan, Presiden juga memastikan pemerintah akan melanjutkan renovasi sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, termasuk di Miangas. Menurut Presiden, program renovasi sekolah akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan.

“Semua sekolah pun akan kita renovasi. Semua sekolah akan kita renovasi juga. Tahun ini dan dua, tiga tahun ke depan semua sekolah di Indonesia akan kita renovasi,” tuturnya.

Kehangatan suasana makin terasa ketika lagu “Tabola Bale” diperdengarkan. Presiden dan masyarakat tampak menari bersama mengikuti irama lagu, menciptakan suasana penuh kegembiraan di tengah kebersamaan warga Miangas dengan Kepala Negara.

Bagi masyarakat, momen kebersamaan ini menjadi pengalaman yang tidak terlupakan, menikmati Sabtu siang bersama Presiden di wilayah paling utara Indonesia.

Dalam rangkaian itu pula, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pembangunan desa nelayan sebagai bagian dari program penguatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah terdepan Indonesia.

Kepala Negara menyatakan, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mulai membangun desa nelayan di Miangas dalam waktu dekat. Program tersebut meliputi pembangunan fasilitas pendukung aktivitas nelayan, mulai dari gudang pendingin hingga stasiun pengisian bahan bakar khusus nelayan.

“Hari ini kita memberi bantuan satu kapal, berapa besarnya? 15 gross ton. Besar juga, luar biasa itu. Awak kapalnya berapa? Lima orang? 15 GT tapi juga rencana beliau akan bangun, akan kita bangun desa nelayan khusus,” ujarnya.

Presiden menjelaskan bahwa desa nelayan tersebut nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas untuk mendukung produktivitas nelayan di Miangas. Pemerintah ingin memastikan hasil tangkapan masyarakat dapat tersimpan dengan baik dan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Di desa nelayan nanti akan ada pembuat es supaya semua nelayan punya es. Kemudian akan ada gudang pendingin, cold storage. Juga akan ada tempat SPBU nelayan, solar khusus untuk nelayan,” katanya.

Menurut Presiden, pembangunan desa nelayan di Miangas merupakan bagian dari program nasional pemerintah untuk memperbaiki kondisi nelayan di berbagai daerah. Pemerintah menargetkan peresmian ribuan desa nelayan di seluruh Indonesia pada akhir tahun ini.

“Kita akan besar-besaran perbaiki kondisi nelayan seluruh Indonesia, akan kita perbaiki mulai tahun ini. Jadi tahun ini, tahun ini bulan Desember akan kita resmikan 1.386 desa nelayan seluruh Indonesia. Mudah-mudahan ada satu desa nelayan di sini dalam waktu yang tidak lama lagi,” tuturnya.

Presiden juga optimistis keberadaan bandara di Miangas akan membantu pemasaran hasil perikanan masyarakat ke daerah lain. Dengan dukungan infrastruktur dan fasilitas pendukung yang lebih baik, Presiden berharap kesejahteraan masyarakat pesisir di Miangas dapat terus meningkat.

“Saudara akan punya desa nelayan yang cukup bagus ya. Sudah ada lapangan terbang, mungkin hasil ikannya bisa kita pasarkan biar penghasilannya tambah,” tandasnya.

Pembangunan desa nelayan modern di Miangas sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap wilayah perbatasan sebagai bagian penting dari kekuatan ekonomi dan kedaulatan nasional. Tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, program tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru, memperkuat ketahanan pangan laut, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pulau-pulau terdepan Indonesia.

Red~ IKN

Pewarta: Handry Tuuk

(BPMI Setpres)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BMKG prakirakan potensi gelombang hingga 4 meter di perairan selatan

3 Juni 2026 - 06:25 WITA

BPS: Neraca dagang RI Januari-April 2026 surplus 5,64 miliar dolar AS

2 Juni 2026 - 05:58 WITA

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Pancasila yang Berkeadilan

1 Juni 2026 - 07:02 WITA

Tanah Ambles, Air Laut Naik, BRIN: Kawasan Pantura Jawa Semakin Terancam Tenggelam

31 Mei 2026 - 06:20 WITA

LAN: ASN harus jadi teladan etika digital berdasarkan Pancasila

30 Mei 2026 - 01:40 WITA

Trending di Warta Nusantara