Menu ✖

Mode Gelap
Polisi Tahan Eks Kadis dan Eks Kabid Kominfo Sulut Terkait Dugaan Korupsi Kerja Sama Media Rp7,5 Miliar Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna: Dua Tahun Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri Tanamkan Cinta Bahari Sejak Dini, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 Sambut Kunjungan Pelajar di Nunukan Di Universitas Indonesia, Kabaharkam Tegaskan Kepercayaan Publik Jadi Ukuran Keberhasilan Polri China Minta Politikus Filipina Tak Bikin Panas Hubungan Antar Negara Kejati Sultra Tetapkan Karo Ekonomi Tersangka Korupsi Jamuan Rp4,2 Miliar

Warta Daerah

Pelayanan RSUD Kembali Normal Pasca-Aksi Mogok Tenaga Medis Aceh Besar

badge-check


					Pelayanan RSUD Kembali Normal Pasca-Aksi Mogok Tenaga Medis Aceh Besar Perbesar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar memastikan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat kembali normal, setelah sempat terganggu akibat aksi mogok kerja yang dilakukan tenaga medis sehari sebelumnya.

Untuk memastikan kondisi tersebut, Asisten III Sekdakab Aceh Besar, Abdullah SSos, bersama Kepala Bagian Hukum, Rafzan Amin SH MM, turun meninjau rumah sakit tersebut, Selasa (21/4/2026).

Dalam peninjauan itu, Abdullah menyatakan bahwa seluruh layanan di RSUD Aceh Besar kini telah berjalan sebagaimana mestinya. Para dokter, baik spesialis maupun umum, sudah kembali bertugas dan melayani pasien.

“Hari ini pelayanan sudah normal kembali. Kami juga telah berkomunikasi langsung dengan para dokter, dan Alhamdulillah mereka sudah bekerja seperti biasa,” ujarnya.

Dikatakan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan seluruh unit layanan sudah beroperasi optimal, mulai dari poli rawat jalan, rawat inap, hingga Unit Gawat Darurat (UGD). Hal ini menandakan pelayanan rumah sakit mulai stabil setelah sempat terganggu.

Terkait ketersediaan obat, Abdullah menyebutkan, secara umum stok obat dalam kondisi aman dan mencukupi. Namun, beberapa jenis obat tertentu masih terbatas karena proses pengadaan dan distribusi yang membutuhkan waktu. “Secara umum stok obat aman. Hanya ada beberapa jenis obat yang masih terbatas karena proses pemesanan dan distribusi,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, persoalan jasa medis (jasmed) dan klaim BPJS menjadi salah satu pemicu aksi mogok sebelumnya. Selain itu, penyesuaian regulasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) juga tengah dilakukan sebagai bagian dari pembenahan sistem keuangan rumah sakit.

“Untuk jasmed dan BPJS, saat ini sedang kita upayakan penyelesaiannya, begitu juga dengan penyesuaian regulasi BLUD. Namun semua ini membutuhkan proses administrasi dan tidak bisa diselesaikan secara instan,” tambahnya.

Sementara itu,  Kepala Bagian Hukum Setdakab Aceh Besar, Rafzan Amin, mengimbau seluruh tenaga kesehatan untuk tetap bersabar dan menjaga profesionalitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Insya Allah sebelum April berakhir, kita upayakan persoalan ini segera selesai. Kami berharap nakes tetap fokus memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur RSUD Aceh Besar, dr Bunaiya Putra MKM, memberikan klarifikasi terkait isu kekosongan obat yang sempat beredar. Ia menegaskan, hanya beberapa jenis obat tertentu yang terbatas, seperti insulin dan obat khusus lainnya.

“Ada obat pengganti dengan kandungan yang sama, namun tidak semua pasien cocok dengan merek berbeda. Ini menjadi perhatian kami dan sudah kami laporkan ke dinas terkait,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak rumah sakit terus berkoordinasi untuk memastikan ketersediaan obat sesuai kebutuhan pasien, terutama bagi kasus yang membutuhkan terapi khusus.

Meski sempat terjadi gangguan, dr Bunaiya memastikan seluruh layanan kini telah kembali normal, baik di poli, rawat inap, maupun layanan penunjang lainnya.

“Alhamdulillah hari ini semua layanan sudah berjalan kembali. Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Tahan Eks Kadis dan Eks Kabid Kominfo Sulut Terkait Dugaan Korupsi Kerja Sama Media Rp7,5 Miliar

22 Oktober 2026 - 13:07 WITA

Panen Raya UNESA 2026: 60 Ribu Ekor Ayam Dibagikan, Dosen dan Tenaga Kependidikan Rasakan Manfaatnya

20 Oktober 2026 - 03:32 WITA

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Wolokelo Swadaya Gotong Royong Lakukan Perbaikan

17 Oktober 2026 - 03:45 WITA

APH Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Setda Barito Timur

15 Oktober 2026 - 07:15 WITA

Kebakaran Cagar Alam Gunung Lokon Tomohon Hanguskan 100 Hektare Lahan

14 Oktober 2026 - 10:25 WITA

Trending di Warta Daerah