Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Serba Serbi

Wamenpar sebut seni budaya jadi daya tarik utama destinasi wisata

badge-check


					Wamenpar sebut seni budaya jadi daya tarik utama destinasi wisata Perbesar

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyebut pertunjukan seni dan budaya dapat menjadi salah satu daya tarik utama dari suatu destinasi wisata yang dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

“Atraksi atau pentas kesenian merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan. Ditambah lagi pelaksanaannya bertepatan dengan libur sekolah dan musim liburan musim panas,” kata Ni Luh dalam keterangan resminya.

Dalam pembukaan Pekan Kesenian Bali (PKB) 2026 di Denpasar, Bali, Sabtu (13/6), Ni Luh mencontohkan acara yang mengusung tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha” dan berlangsung pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026 itu sudah memasuki penyelenggaraan ke-48 dan masuk dalam jajaran event menarik Karisma Event Nusantara (KEN).

PKB tahun ini menghadirkan beragam karya seni yang menjadi ruang refleksi kultural sekaligus mempertegas upaya menjaga keseimbangan antara dimensi sakral, sosial, dan ekologis dalam kehidupan masyarakat Bali.

Hal ini menunjukkan bahwa PKB sudah membuktikan eksistensinya sebagai agenda budaya tahunan terbesar dan tertua di Bali sejak pertama kali diselenggarakan pada 1979.

Sedangkan masuknya PKB ke KEN menunjukkan bahwa event ini tidak hanya penting bagi Bali, tetapi juga menjadi salah satu agenda budaya unggulan Indonesia yang memiliki daya tarik nasional dan internasional.

“Ini menunjukkan kuatnya komitmen Bali dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah,” kata dia.

Dia juga berharap bila penyelenggaraan PKB 2026 mampu menarik lebih dari 1,6 juta pengunjung.

Dalam rangkaian pembukaan, Ni Luh Puspa turut menyaksikan Peed Aya atau pawai budaya yang menampilkan hasil kurasi berbagai potensi daerah di Bali.

Pawai tersebut menampilkan kekayaan seni, budaya, alam, ekonomi, dan pariwisata dari kabupaten dan kota se-Bali, antara lain Buleleng, Badung, Jembrana, Tabanan, Bangli, Gianyar, Klungkung, Karangasem, dan Denpasar.

Ni Luh kemudian menyerahkan sertifikat Karisma Event Nusantara kepada Gubernur Bali sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi PKB yang kembali terpilih dalam program KEN 2026.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

18 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Juri Pencak Silat Dunia Apresiasi Atlet Tapak Suci SMP Muhammadiyah 2 Kroya

16 Oktober 2026 - 02:19 WITA

Panen Perdana AMA di Liagu, Petambak Masih Evaluasi Hasil Budidaya

14 Oktober 2026 - 05:47 WITA

Harga Pangan Hari Ini 12 Oktober: Beras Naik, Cabai Melonjak

12 Oktober 2026 - 05:11 WITA

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

10 Oktober 2026 - 04:58 WITA

Trending di Serba Serbi