Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Daerah

1,2 Juta NIK Warga Miskin Dibobol, Ombudsman Desak Dinsos-Diskomdigi Benahi Sistem Keamanan Digital

badge-check


					1,2 Juta NIK Warga Miskin Dibobol, Ombudsman Desak Dinsos-Diskomdigi Benahi Sistem Keamanan Digital Perbesar

Kepala Ombudsman Perwakilan Jawa Tengah (Jateng), Siti Farida, mendesak Dinas Sosial serta Dinas Komunikasi, Informatika dan Digital (Diskomdigi) Jateng memperbaiki sistem keamanan digital mereka.

Hal itu menyusul diretas dan dicurinya 1,2 juta Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik warga tergolong miskin di Jateng.

“Menurut kami, dari Dinas Sosial, bersama-sama dengan Komdigi, yang paling pokok adalah memperbaiki tingkat keamanan, baik itu website, laman, ataupun juga di aplikasi-aplikasi yang lain,” kata Farida ketika ditanya soal kasus dicurinya 1,2 juta NIK milik warga miskin di Jateng, Rabu (15/7/2026).

Dia menambahkan, kasus pencurian lebih 1,2 juta NIK tersebut merupakan warning bagi Dinsos dan Diskomdigi Jateng.

“Jadi laman di Dinas Sosial, termasuk beberapa turunan aplikasinya, juga harus betul-betul dipastikan tingkat sekuritinya,” ujarnya.

Menurut Farida, untuk pertanggungjawaban, memang perlu jelas siapa individu atau warga yang merasa dirugikan.

“Kalau memang misalnya mau betul-betul fair, ya dibuka saja posko pengaduan bagi warga untuk menyampaikan pengaduan atau laporan jika memang ada yang disalahgunakan datanya,” kata dia.

Farida juga mendorong dilakukannya pemeriksaan internal di Dinsos Jateng. Hal itu guna memastikan apakah ada kesalahan prosedur operasional yang akhirnya mengakibatkan terjadinya peretasan dan pencurian NIK.

“Karena ini terkait digitalisasi, hemat kami perlu ada kolaborasi dengan Dinas Komdigi,” ujarnya.

“Yang paling penting lagi adalah memastikan selanjutnya semua data-data itu aman,” tambah Farida.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya

31 Agustus 2026 - 09:09 WITA

El Nino Picu Migrasi Ikan, Nelayan Kecil Hadapi Beban Ongkos Melaut

29 Agustus 2026 - 05:42 WITA

Jalan ke Kawasan Baduy Lebak Rusak, Tokoh Adat Harap Segera Diperbaiki

28 Agustus 2026 - 04:53 WITA

Update Gempa NTT: 91 Orang Meninggal, 1.286 Luka dan 161.084 Mengungsi

24 Agustus 2026 - 05:48 WITA

Rumah Prototipe BRIN di Manggarai Barat Kokoh Hadapi Gempa M 7,7

21 Agustus 2026 - 05:39 WITA

Trending di Warta Daerah