Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Serba Serbi

Wajik Ketan Gula Merah Masih Lestari sebagai Kuliner Khas Tradisional

badge-check


					Wajik Ketan Gula Merah Masih Lestari sebagai Kuliner Khas Tradisional Perbesar

Wajik ketan gula merah cukup familier sebagai kuliner tradisional. Namun, tidak semua orang berhasil membuat wajik dengan hasil sempurna.

Maya, pelaku usaha kue tradisional, mengungkapkan kualitas bahan menjadi penentu utama.

“Gunakan beras ketan yang bagus dan gula merah asli supaya rasanya keluar. Jangan campur dengan gula biasa terlalu banyak, nanti rasanya kurang khas,”ujarnya.

Ia menjelaskan, ketan harus direndam terlebih dahulu selama beberapa jam agar teksturnya lebih pulen saat dimasak. Setelah itu, ketan dikukus hingga setengah matang, lalu dimasak kembali bersama larutan gula merah dan santan.

” Proses pengadukan ini yang penting, harus sabar supaya tidak gosong dan hasilnya merata,” tambahnya.

Sementara itu, Lilis, menuturkan teknik memasak sangat memengaruhi hasil akhir wajik. “Masak dengan api kecil sambil terus diaduk sampai adonan mengental dan berminyak. Itu tandanya wajik sudah matang dan siap dicetak,” jelasnya.

Menurut Lilis, penggunaan santan juga harus diperhatikan agar tidak pecah saat dimasak. “Gunakan santan segar dan aduk terus supaya tidak pecah. Kalau santan pecah, teksturnya jadi kurang bagus,” katanya.

Ia juga menyarankan agar loyang atau wadah diolesi sedikit minyak sebelum adonan dituangkan. “Supaya tidak lengket dan mudah dipotong setelah dingin,”ujarnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

18 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Juri Pencak Silat Dunia Apresiasi Atlet Tapak Suci SMP Muhammadiyah 2 Kroya

16 Oktober 2026 - 02:19 WITA

Panen Perdana AMA di Liagu, Petambak Masih Evaluasi Hasil Budidaya

14 Oktober 2026 - 05:47 WITA

Harga Pangan Hari Ini 12 Oktober: Beras Naik, Cabai Melonjak

12 Oktober 2026 - 05:11 WITA

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

10 Oktober 2026 - 04:58 WITA

Trending di Serba Serbi