Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Serba Serbi

Tiwi/Fadia siap bongkar strategi Hsu/Lin di babak kedua German Open

badge-check


					Tiwi/Fadia siap bongkar strategi Hsu/Lin di babak kedua German Open Perbesar

Ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti siap membongkar strategi pasangan Taiwan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun pada babak kedua YONEX German Open di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr, Jerman, Jumat dini hari WIB.

Pertemuan tersebut akan menjadi yang pertama bagi Tiwi/Fadia sejak dipasangkan, menghadapi Hsu/Lin sebagai satu kombinasi.

“Kami akan menghadapi Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun. Saya pernah bertemu dengan pasangan tersebut sebelumnya, tetapi dengan partner yang berbeda,” ujar Tiwi dalam keterangan resmi, Kamis.

Berbekal pengalaman tersebut, pasangan Indonesia tidak ingin hanya mengandalkan memori pertandingan sebelumnya. Mereka menyiapkan evaluasi menyeluruh menjelang laga babak 16 besar.

“Kami akan melakukan evaluasi bersama, berdiskusi dengan pelatih, serta menonton analisis video untuk mempersiapkan strategi yang terbaik menghadapi pertandingan besok,” kata Tiwi.

Tiwi/Fadia melangkah ke babak kedua turnamen BWF World Tour Super 300 itu setelah menyingkirkan pasangan Denmark Kathrine Vang/Mette Werge dengan skor 21-8, 21-14.

Kemenangan dua gim langsung tersebut diraih lewat permainan agresif dan kontrol tempo yang konsisten sejak awal laga. Pada gim pertama, Tiwi/Fadia langsung menerapkan pola permainan cepat dan menekan.

“Alhamdulillah pada pertandingan hari ini kami bisa meraih kemenangan dengan baik. Di gim pertama, kami sudah menerapkan pola permainan seperti yang biasa kami mainkan dan itu berjalan cukup lancar,” ujar Tiwi.

Memasuki gim kedua, lawan mencoba mengubah ritme dengan reli lebih panjang sehingga pasangan Indonesia sempat tertinggal beberapa poin.

“Kami sempat terbawa pola mereka dan tertinggal poin. Tapi kami mencoba tetap mengikuti tempo lebih dulu, lalu ketika ada celah untuk mengubah pola, kami langsung melakukan penyesuaian dan kembali ke permainan yang kami inginkan,” katanya.

Fadia menambahkan kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri, terutama karena perbedaan saat pertandingan dibandingkan sesi latihan.

“Di gim kedua tadi kami sempat sedikit kaget dengan kondisi lapangan. Saat latihan kemarin rasanya cukup berbeda, dan hari ini terasa ada angin yang cukup berpengaruh. Tapi kami segera berkomunikasi lagi di lapangan dan sempat berdiskusi dengan pelatih untuk menenangkan diri dan menyesuaikan permainan,” ujar Fadia.

Ia juga mengakui suasana turnamen kali ini terasa berbeda karena jumlah pemain Indonesia yang tampil tidak sebanyak biasanya. Meski demikian, fokus mereka tetap terjaga, terlebih keduanya tengah memburu tambahan poin peringkat dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

4 September 2026 - 05:10 WITA

Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali

1 September 2026 - 05:19 WITA

SSB Kolonal Jadi Ruang 60 Anak Solok Selatan Kejar Mimpi Jadi Pesepakbola

28 Agustus 2026 - 04:51 WITA

Ribuan Penari Muda dalam Tari Kolosal

25 Agustus 2026 - 07:19 WITA

Rahayu Saraswati Sebut PIK Berpotensi Jadi Lokasi Marathon Internasional

23 Agustus 2026 - 05:51 WITA

Trending di Serba Serbi