Menu ✖

Mode Gelap
Korupsi Tunjangan Rp 18,79 M, Wabup Indramayu Syaefudin Ditahan Kejati Jabar Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028 Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Tegaskan Capaian Strategis: Kita Berada di Jalur yang Benar Pangdam XIII/Merdeka Tegaskan Kawal Program Nasional Budidaya Anggur Impor Buka Peluang Ekonomi Desa Pejarakan Kapolri Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Terbesar di Indonesia

Serba Serbi

Tiwi/Fadia siap bongkar strategi Hsu/Lin di babak kedua German Open

badge-check


					Tiwi/Fadia siap bongkar strategi Hsu/Lin di babak kedua German Open Perbesar

Ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti siap membongkar strategi pasangan Taiwan Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun pada babak kedua YONEX German Open di Westenergie Sporthalle, Mülheim an der Ruhr, Jerman, Jumat dini hari WIB.

Pertemuan tersebut akan menjadi yang pertama bagi Tiwi/Fadia sejak dipasangkan, menghadapi Hsu/Lin sebagai satu kombinasi.

“Kami akan menghadapi Hsu Yin-Hui/Lin Jhih-Yun. Saya pernah bertemu dengan pasangan tersebut sebelumnya, tetapi dengan partner yang berbeda,” ujar Tiwi dalam keterangan resmi, Kamis.

Berbekal pengalaman tersebut, pasangan Indonesia tidak ingin hanya mengandalkan memori pertandingan sebelumnya. Mereka menyiapkan evaluasi menyeluruh menjelang laga babak 16 besar.

“Kami akan melakukan evaluasi bersama, berdiskusi dengan pelatih, serta menonton analisis video untuk mempersiapkan strategi yang terbaik menghadapi pertandingan besok,” kata Tiwi.

Tiwi/Fadia melangkah ke babak kedua turnamen BWF World Tour Super 300 itu setelah menyingkirkan pasangan Denmark Kathrine Vang/Mette Werge dengan skor 21-8, 21-14.

Kemenangan dua gim langsung tersebut diraih lewat permainan agresif dan kontrol tempo yang konsisten sejak awal laga. Pada gim pertama, Tiwi/Fadia langsung menerapkan pola permainan cepat dan menekan.

“Alhamdulillah pada pertandingan hari ini kami bisa meraih kemenangan dengan baik. Di gim pertama, kami sudah menerapkan pola permainan seperti yang biasa kami mainkan dan itu berjalan cukup lancar,” ujar Tiwi.

Memasuki gim kedua, lawan mencoba mengubah ritme dengan reli lebih panjang sehingga pasangan Indonesia sempat tertinggal beberapa poin.

“Kami sempat terbawa pola mereka dan tertinggal poin. Tapi kami mencoba tetap mengikuti tempo lebih dulu, lalu ketika ada celah untuk mengubah pola, kami langsung melakukan penyesuaian dan kembali ke permainan yang kami inginkan,” katanya.

Fadia menambahkan kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri, terutama karena perbedaan saat pertandingan dibandingkan sesi latihan.

“Di gim kedua tadi kami sempat sedikit kaget dengan kondisi lapangan. Saat latihan kemarin rasanya cukup berbeda, dan hari ini terasa ada angin yang cukup berpengaruh. Tapi kami segera berkomunikasi lagi di lapangan dan sempat berdiskusi dengan pelatih untuk menenangkan diri dan menyesuaikan permainan,” ujar Fadia.

Ia juga mengakui suasana turnamen kali ini terasa berbeda karena jumlah pemain Indonesia yang tampil tidak sebanyak biasanya. Meski demikian, fokus mereka tetap terjaga, terlebih keduanya tengah memburu tambahan poin peringkat dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028

24 Oktober 2026 - 09:56 WITA

BMKG: Keindahan Hunter’s Moon pada 26 Oktober 2026

23 Oktober 2026 - 04:17 WITA

Lestarikan Budaya, PORTINA Sulut Latih Pelatih Olahraga Tradisional

21 Oktober 2026 - 02:27 WITA

Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

18 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Juri Pencak Silat Dunia Apresiasi Atlet Tapak Suci SMP Muhammadiyah 2 Kroya

16 Oktober 2026 - 02:19 WITA

Trending di Serba Serbi