Menu

Mode Gelap
Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Ditahan KPK Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut Titi DJ Buka Suara Usai Sebut Ada yang Lebih Bagus Nyanyikan ‘Sang Dewi’ dari Lyodra Puskesmas Tebing Tinggi Hadirkan Inovasi Cegah Penyakit Menular 3 Eks Pimpinan Lembaga BGN Ditetapkan Jadi Tersangka Terkait Perkara Penyimpangan Tata Kelola MBG Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo

Serba Serbi

Potret Gereja Pertama IKN, Ada Makna di Balik Desain Indahnya

badge-check


					Potret Gereja Pertama IKN, Ada Makna di Balik Desain Indahnya Perbesar

Pembangunan gereja pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah memasuki tahap finishing. Gereja ini akan menyandang status Basilika Nusantara Santo Fransisku Xaverius dan ditargetkan sudah bisa beroperasi pada Juli mendatang.

Kementerian Agama RI menyebut status Basilika Santo Fransiskus Xaverius di IKN masih menunggu persetujuan Takhta Suci Vatikan.

Direktur Urusan Agama Katolik Ditjen Bimas Katolik, Salman Habeahan, mengatakan penetapan status basilika mengikuti mekanisme Gereja Katolik universal. Permohonan diajukan Uskup Agung Samarinda kepada Takhta Suci setelah melalui kajian historis, pastoral, liturgis, dan spiritual serta rekomendasi resmi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Makna Desain Gereja Katolik IKN

Arsitektur Basilika Santo Fransiskus Xaverius dirancang untuk mencerminkan keberagaman budaya Nusantara dan sejarah Katolik di Indonesia, menurut keterangan WIKA Gedung.

Motif kaca patri terinspirasi dari buah pala, melambangkan misi Santo Fransiskus Xaverius di Maluku, sementara ornamen arsitektur mengadopsi tenun khas daerah yang dipadukan dengan gaya modern.

Dari sisi pembangunan, konstruksi gereja dan Wisma Uskup telah mencapai sekitar 99 persen dan memasuki tahap finishing interior, ornamen, fasad, serta lanskap.

Gereja ini dirancang menampung sekitar 1.500 umat di ruang dalam dan 1.000 umat di selasar luar dengan anggaran pembangunan Rp704,9 miliar.

Gereja Santo Fransiskus Xaverius di IKN diharapkan menjadi simbol kebhinnekaan dan persaudaraan nasional di kawasan peribadatan IKN. Pemilihan Santo Fransiskus Xaverius sebagai pelindung mencerminkan semangat misioner, dialog antarbudaya, serta komitmen Gereja Indonesia dalam memperkuat kerukunan dan toleransi umat beragama.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut

4 Juni 2026 - 04:29 WITA

Nilai ekonomi jamu tembus Rp1,2 triliun, BPOM dorong inovasi herbal

3 Juni 2026 - 06:33 WITA

Timnas Basket U18 Putri Indonesia kalahkan Singapura

3 Juni 2026 - 06:28 WITA

Tekad Eksel Runtukahu Maksimalkan Kesempatan Dipanggil Timnas Indonesia

1 Juni 2026 - 10:54 WITA

Waisak 2026 di Borobudur Serukan Perdamaian, Persatuan dan Cinta Kasih bagi Dunia

1 Juni 2026 - 07:00 WITA

Trending di Serba Serbi