Menu

Mode Gelap
Crane Proyek Kereta Cepat Roboh, Sedikitnya 22 Orang Tewas Sisa Kuota Internet Hangus, Dua Warga Wadul MK Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji Wapres Gibran Tinjau Sekolah Rakyat di Biak Numfor ‘Suka Duka Tawa’: Saat Humor Menjadi Bahasa Rekonsiliasi Keluarga Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp40 M, Kejati Kalteng Geledah Kantor KPU Kotim

Warta Polri

Polda Kalteng Selidiki Kasus 4 Warga Kotim yang Alami Luka Tembak

badge-check


					Polda Kalteng Selidiki Kasus 4 Warga Kotim yang Alami Luka Tembak Perbesar

Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) sedang melakukan penyelidikan tentang peristiwa 4 warga Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kotawaringin Timur (Kotim) yang diduga mengalami luka-luka. Mereka diduga ditembak di areal persawitan pada Senin (22/12).

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Erlan Munaji menerangkan pihaknya sedang melakukan penggalian informasi. Menurutnya, didapat informasi awal bahwa empat warga di Desa Kenyala diduga melakukan pencurian buah sawit (TBS).

“Jadi kami sampaikan pada hari kemarin tanggal 22 Desember kita mendapat informasi adanya korban yang terluka di rumah sakit di Kotawaringin Timur,” ujarnya kepada awak media, Selasa (23/12/2025).

“Setelah kami lakukan penggalian informasi awal pada hari kemarin, petugas yang melakukan pengamanan gabungan di PT KKP 3 di wilayah Kotawaringin Timur itu didapatkan informasi bahwa ada beberapa masyarakat yang mencoba untuk melakukan dan telah melakukan pencurian TBS,” imbuhnya.

Erlan melanjutkan, tim gabungan mendatangi keempat warga tersebut dan melakukan imbauan agar tidak mencuri buah sawit. Namun warga melakukan perlawanan secara aktif kepada petugas keamanan gabungan.

“Kemudian tim gabungan pada saat itu pukul 15.30 WIB mendatangi TKP dan mencoba untuk secara persuasif menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pencurian. Setelah dihimbau, ternyata informasi yang kami dapat mereka melakukan perlawanan aktip kepada petugas keamanan,” terang Erlan.

Dalam situasi tersebut, tim gabungan memprediksi peristiwa itu akan membahayakan personel gabungan. Tim kemudian melakukan tembakan peringatan ke atas.

“Kemudian informasi yang kami dapat di lapangan bahwa sepertinya akan membahayakan kepada personil pengamanan gabungan tersebut. Tim gabungan pun melakukan tembakan peringatan ke atas, kemudian melakukan tim melakukan tindakan terukur dan tegas di lapangan,” jelas Erlan.

Usai peristiwa tersebut, muncul informasi bahwa keempat warga mengalami semacam luka tembak. Erlan menjelaskan pihaknya akan memastikan apakah luka tersebut akibat dari tembakan peringatan ke atas ataupun luka akibat hal lainnya.

“Kemudian ada informasi bahwa ada yang terluka. Nah saat ini tim dari Polda dan Polres sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Apakah betul itu akibat dari tembakan peringatan yang disampaikan oleh aparat di lapangan atau ada hal lain. Intinya ini menjadi PR dan tugas kita khususnya dari Polda Kalteng dan Polres Kotim untuk menindak lanjutinya,” tegasnya.

“Informasi dari rumah sakit ada 4 orang, nanti kita pastikan, kita cek hasil dari visumnya,” imbuhnya.

Erlan juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar baik di masyarakat langsung maupun di media sosial. Polda Kalteng sedang melakukan penyelidikan gabungan bersama Bidpropram dan Polres terkait.

“Kami sampaikan kepada masyarakat, jangan mudah terprovokasi dengan informasi ataupun hal-hal yang ada di media sosial, dan sebagainya,” harap Erlan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pimpin Apel Perdana 2026, Kapolda Apresiasi Nataru di Sulawesi Utara Berjalan Aman dan Kondusif

5 Januari 2026 - 04:18 WITA

Kapolri Dorong Optimalisasi Layanan 110, Respon Cepat Aduan Masyarakat

4 Januari 2026 - 06:47 WITA

BNPT awasi Roblox agar tak jadi media penyebaran radikalisasi ke anak

31 Desember 2025 - 04:42 WITA

2.617 Personel Gabungan Disiagakan Kawal Demo Buruh di Monas

30 Desember 2025 - 10:09 WITA

Yusril: Presiden Prabowo setujui perumusan PP soal reformasi Polri

20 Desember 2025 - 14:06 WITA

Trending di Warta Polri