Menu ✖

Mode Gelap
Kualitas Udara di Penajam dan Sepaku, Wilayah IKN, Masuk Kategori Berbahaya Presiden Prabowo Tekankan Perlindungan Kekayaan Negara dalam Penyempurnaan Aturan Korupsi Dari Kebun Kelengkeng hingga Kandang Ayam, Titiek Soeharto Dorong Penguatan Ekonomi Warga Margorejo Tak Sekadar Jaga Keamanan, Polri Ajak Pelajar Peduli Pendidikan dan Lingkungan Pawai Budaya 38 Provinsi Meriahkan Festival Negeri Kami 2026 KPK Kembali Panggil Satu Tersangka Korupsi Proyek Jalan BBPJN Sumut

Warta Polri

Polda Kalteng Selidiki Kasus 4 Warga Kotim yang Alami Luka Tembak

badge-check


					Polda Kalteng Selidiki Kasus 4 Warga Kotim yang Alami Luka Tembak Perbesar

Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) sedang melakukan penyelidikan tentang peristiwa 4 warga Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kotawaringin Timur (Kotim) yang diduga mengalami luka-luka. Mereka diduga ditembak di areal persawitan pada Senin (22/12).

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Erlan Munaji menerangkan pihaknya sedang melakukan penggalian informasi. Menurutnya, didapat informasi awal bahwa empat warga di Desa Kenyala diduga melakukan pencurian buah sawit (TBS).

“Jadi kami sampaikan pada hari kemarin tanggal 22 Desember kita mendapat informasi adanya korban yang terluka di rumah sakit di Kotawaringin Timur,” ujarnya kepada awak media, Selasa (23/12/2025).

“Setelah kami lakukan penggalian informasi awal pada hari kemarin, petugas yang melakukan pengamanan gabungan di PT KKP 3 di wilayah Kotawaringin Timur itu didapatkan informasi bahwa ada beberapa masyarakat yang mencoba untuk melakukan dan telah melakukan pencurian TBS,” imbuhnya.

Erlan melanjutkan, tim gabungan mendatangi keempat warga tersebut dan melakukan imbauan agar tidak mencuri buah sawit. Namun warga melakukan perlawanan secara aktif kepada petugas keamanan gabungan.

“Kemudian tim gabungan pada saat itu pukul 15.30 WIB mendatangi TKP dan mencoba untuk secara persuasif menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pencurian. Setelah dihimbau, ternyata informasi yang kami dapat mereka melakukan perlawanan aktip kepada petugas keamanan,” terang Erlan.

Dalam situasi tersebut, tim gabungan memprediksi peristiwa itu akan membahayakan personel gabungan. Tim kemudian melakukan tembakan peringatan ke atas.

“Kemudian informasi yang kami dapat di lapangan bahwa sepertinya akan membahayakan kepada personil pengamanan gabungan tersebut. Tim gabungan pun melakukan tembakan peringatan ke atas, kemudian melakukan tim melakukan tindakan terukur dan tegas di lapangan,” jelas Erlan.

Usai peristiwa tersebut, muncul informasi bahwa keempat warga mengalami semacam luka tembak. Erlan menjelaskan pihaknya akan memastikan apakah luka tersebut akibat dari tembakan peringatan ke atas ataupun luka akibat hal lainnya.

“Kemudian ada informasi bahwa ada yang terluka. Nah saat ini tim dari Polda dan Polres sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Apakah betul itu akibat dari tembakan peringatan yang disampaikan oleh aparat di lapangan atau ada hal lain. Intinya ini menjadi PR dan tugas kita khususnya dari Polda Kalteng dan Polres Kotim untuk menindak lanjutinya,” tegasnya.

“Informasi dari rumah sakit ada 4 orang, nanti kita pastikan, kita cek hasil dari visumnya,” imbuhnya.

Erlan juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar baik di masyarakat langsung maupun di media sosial. Polda Kalteng sedang melakukan penyelidikan gabungan bersama Bidpropram dan Polres terkait.

“Kami sampaikan kepada masyarakat, jangan mudah terprovokasi dengan informasi ataupun hal-hal yang ada di media sosial, dan sebagainya,” harap Erlan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tak Sekadar Jaga Keamanan, Polri Ajak Pelajar Peduli Pendidikan dan Lingkungan

27 Oktober 2026 - 05:18 WITA

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

26 Oktober 2026 - 05:50 WITA

Kapolri Bongkar Lab Narkoba 1,2 Ton di Aceh, Terbesar di Indonesia

23 Oktober 2026 - 11:13 WITA

Di Universitas Indonesia, Kabaharkam Tegaskan Kepercayaan Publik Jadi Ukuran Keberhasilan Polri

22 Oktober 2026 - 02:58 WITA

Satu Tahun di Afrika Tengah, 140 Personel FPU 7 Raih Penghargaan atas Misi Perdamaian

20 Oktober 2026 - 03:30 WITA

Trending di Warta Polri