Pertunjukan kolosal Pagelaran Sabang Merauke kembali bersiap menyapa para pencinta seni dan budaya Tanah Air tahun ini, seperti dikutip dari Medcom. Mengusung tema besar Hikayat Srikandi Nusantara, acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21–23 Agustus 2026 di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Eksekutif Produser Pagelaran Sabang Merauke, Silvi Liswanda, mengungkapkan bahwa gelaran tahun ini akan melibatkan total 1.700 pelaku seni dari berbagai daerah. Jumlah tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sukses menghadirkan 1.500 pelaku seni dan menarik sekitar 28 ribu penonton lewat tema Hikayat Nusantara.

“Kalau tahun lalu itu ada 1.500 orang yang terlibat. Tahun ini ada 1.700 orang yang terlibat di dalamnya. Ada 700 seniman yang akan pentas di atas panggung Pagelaran Sabang Merauke ‘Hanya Indonesia yang Punya’. Pastinya para penari kita yang luar biasa dari Sabang sampai Merauke, ada 387 penari, termasuk yang lakukan audisi kemarin ada 27 penari akan menari bersama,” ujar Silvi dalam sesi jumpa pers di Grand Indonesia pada Rabu, 20 Mei 2026.
Produksi seni ini juga bakal menampilkan lebih dari 1.500 kostum yang dirancang oleh berbagai sanggar di seluruh Indonesia di bawah arahan desainer Anggoro Kancil asal Yogyakarta.
“Setiap penari akan membawakan empat sampai eloquence koreografi, sehingga membutuhkan jumlah kostum yang sangat banyak,” kata Silvi.
Kemegahan panggung turut dimeriahkan oleh kelompok seni ternama seperti Pesona Gendang Legi dari Malang, Jember Fashion Carnaval, hingga atraksi akrobatik dari Barongsai Kong Ha Hong. Sektor musik diperkuat oleh pertunjukan orkestra dari 60 anggota Jakarta Concert Orchestra dengan konduktor Avip Priatna, serta dipadukan dengan 119 suara gabungan dari Batavia Madrigal Singers, The Resonanz Children’s Choir, dan Armonia Choir.
Lini vokal Pagelaran Sabang Merauke tahun ini menjanjikan perpaduan genre musik yang memikat. Grup band Padi Reborn dipastikan ikut menghentak panggung utama lewat konsep live orkestra.
Karakter tokoh wanita tangguh sesuai dengan tema Srikandi akan diwakili oleh dua solois perempuan kenamaan Indonesia.
“Ada Padi Reborn, Srikandi kita tahun ini ada Raisa, dan Yura Yunita Mahadewi dari tahun lalu yang sudah memukau,” ucap Silvi.
Apresiasi tinggi terhadap konsistensi penyelenggaraan acara ini datang dari Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar. Ia menilai tingginya keterlibatan generasi muda dalam pertunjukan ini merupakan indikator positif bagi keberlanjutan pelestarian budaya lokal di masa depan.
“Banyak panggung di luar sana, tetapi berbasis budaya itu menjadi pembeda Pagelaran Sabang Sampai Merauke. Dan apa yang dilakukan iForte ini sesuatu yang patut kita apresiasi, menjadi inspirasi, bagi saya bagaimana bisnis dan purpose bisa menjadi satu,” tutur Irene Umar.
“Untuk itu saya berharap dengan sangat Pagelaran Sabang sampai Merauke ini bisa menggugah rasa cinta kita, seluruh teman-teman di Indonesia akan rasa cinta kita kepada bangsa Indonesia, akan rasa cinta kita terhadap sesama manusia. Karena buat saya Pagelaran Sabang Sampai Merauke bukan hanya untuk orang Indonesia, tapi untuk panggung dunia,” kata Irene Umar.
****









