Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Serba Serbi

Dominasi kualifikasi, empat pasang atlet panjat tebing Indonesia melaju ke Final

badge-check


					Dominasi kualifikasi, empat pasang atlet panjat tebing Indonesia melaju ke Final Perbesar

Sebanyak empat pasang atlet Indonesia lolos dari kualifikasi dan melanjutkan langkah ke putaran final atau delapan besar cabang olahraga panjat tebing kategori speed relay Asian Beach Games Sanya 2026 di China pada Rabu (29/4/2026).

Berdasarkan statistik penyelenggara, empat pasang atlet itu terdiri atas masing-masing dua pasang untuk sektor putra maupun putri.

Untuk kategori putra, pasangan Raharjati Nursamsa/Antasyafi Robby Al Hilmi mengemas total waktu terbaik 10,14 detik dan menempati peringkat pertama kualifikasi yang berlangsung di Tianya Haijiao Venue Cluster.

Pasangan putra lainnya yakni Aditya Tri Syahria/Ramaski Aswin Kristanto berada di posisi kelima dengan catatan waktu terbaik 10,89 detik.

Sementara untuk sektor putri, pasangan Desak Made Rita Kusuma Dewi/Kadek Adi Asih berhasil berada di peringkat keempat dengan catatan waktu terbaik 14,27 detik. Sedangkan pasangan lainnya, yaitu Puja Lestari/Amanda Narda Mutia bertengger di posisi keenam dengan waktu terbaik 15,20 detik.

Keempat pasangan tersebut dipastikan lolos ke putaran final atau delapan besar yang diselenggarakan pada hari ini pukul 19.00 WIB.

Untuk mengikuti Asian Beach Games Sanya 2026 di China, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim total delapan atlet disiplin speed yang terbagi atas masing-masing empat putra dan putri.

Mereka mengikuti dua kategori perlombaan, yakni speed (individu) dan speed relay (pasangan). Para wakil tanah air itu bersaing dengan peserta dari negara lain, di antaranya China, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang.

Dalam lomba panjat tebing speed relay (estafet), perhitungan dilakukan berdasarkan total waktu tim dari awal hingga pemanjat terakhir menyelesaikan lintasan.

Atlet memanjat secara bergantian (relay). Atlet pertama memulai dari start. Setelah mencapai puncak dan menekan tombol timer, atlet berikutnya langsung memulai.

Waktu dihitung terus menerus dan tidak di-reset setiap pergantian atlet. Jadi yang dihitung adalah waktu kumulatif sejak start pertama sampai atlet terakhir finis. Tim tercepat atau memiliki catatan waktu terendah dinyatakan menjadi pemenang.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

18 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Juri Pencak Silat Dunia Apresiasi Atlet Tapak Suci SMP Muhammadiyah 2 Kroya

16 Oktober 2026 - 02:19 WITA

Panen Perdana AMA di Liagu, Petambak Masih Evaluasi Hasil Budidaya

14 Oktober 2026 - 05:47 WITA

Harga Pangan Hari Ini 12 Oktober: Beras Naik, Cabai Melonjak

12 Oktober 2026 - 05:11 WITA

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

10 Oktober 2026 - 04:58 WITA

Trending di Serba Serbi