Menu

Mode Gelap
Heboh Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK Setelah Nobar Piala Dunia Aksi Pemulung Ikut Tambal Jalan Rusak di Padang, Warga Mengaku Sudah Dua Wali Kota Tanpa Perbaikan Masyarakat Padati Jalan, Gelaran Festival Budaya Teguhkan Ajeg Budaya Polri Tahan 2 Tersangka Kasus Korupsi Pembiayaan Pengadaan Batu Bara JARR Milik Haji Isam Akui Beli CPO Sitaan Kejaksaan Agung DPR Gerah PNS Dapat Pensiun Seumur Hidup, Kerja Enggak Seberapa

Serba Serbi

Dominasi kualifikasi, empat pasang atlet panjat tebing Indonesia melaju ke Final

badge-check


					Dominasi kualifikasi, empat pasang atlet panjat tebing Indonesia melaju ke Final Perbesar

Sebanyak empat pasang atlet Indonesia lolos dari kualifikasi dan melanjutkan langkah ke putaran final atau delapan besar cabang olahraga panjat tebing kategori speed relay Asian Beach Games Sanya 2026 di China pada Rabu (29/4/2026).

Berdasarkan statistik penyelenggara, empat pasang atlet itu terdiri atas masing-masing dua pasang untuk sektor putra maupun putri.

Untuk kategori putra, pasangan Raharjati Nursamsa/Antasyafi Robby Al Hilmi mengemas total waktu terbaik 10,14 detik dan menempati peringkat pertama kualifikasi yang berlangsung di Tianya Haijiao Venue Cluster.

Pasangan putra lainnya yakni Aditya Tri Syahria/Ramaski Aswin Kristanto berada di posisi kelima dengan catatan waktu terbaik 10,89 detik.

Sementara untuk sektor putri, pasangan Desak Made Rita Kusuma Dewi/Kadek Adi Asih berhasil berada di peringkat keempat dengan catatan waktu terbaik 14,27 detik. Sedangkan pasangan lainnya, yaitu Puja Lestari/Amanda Narda Mutia bertengger di posisi keenam dengan waktu terbaik 15,20 detik.

Keempat pasangan tersebut dipastikan lolos ke putaran final atau delapan besar yang diselenggarakan pada hari ini pukul 19.00 WIB.

Untuk mengikuti Asian Beach Games Sanya 2026 di China, Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirim total delapan atlet disiplin speed yang terbagi atas masing-masing empat putra dan putri.

Mereka mengikuti dua kategori perlombaan, yakni speed (individu) dan speed relay (pasangan). Para wakil tanah air itu bersaing dengan peserta dari negara lain, di antaranya China, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang.

Dalam lomba panjat tebing speed relay (estafet), perhitungan dilakukan berdasarkan total waktu tim dari awal hingga pemanjat terakhir menyelesaikan lintasan.

Atlet memanjat secara bergantian (relay). Atlet pertama memulai dari start. Setelah mencapai puncak dan menekan tombol timer, atlet berikutnya langsung memulai.

Waktu dihitung terus menerus dan tidak di-reset setiap pergantian atlet. Jadi yang dihitung adalah waktu kumulatif sejak start pertama sampai atlet terakhir finis. Tim tercepat atau memiliki catatan waktu terendah dinyatakan menjadi pemenang.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

JARR Milik Haji Isam Akui Beli CPO Sitaan Kejaksaan Agung

20 Juli 2026 - 06:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Gawai, KKN Unhas Edukasi Siswa SD Permainan Tradisional di Bone

19 Juli 2026 - 06:10 WITA

Pembangunan Tahap II IKN Terus Berjalan, Otorita IKN Lakukan Evaluasi Berkala

17 Juli 2026 - 06:02 WITA

Wimbledon Jadi Bekal Berharga Petenis Muda Indonesia Ethan Jake Frans

14 Juli 2026 - 06:44 WITA

Tak Banyak yang Tahu, 5 Kuliner Indonesia Ini Lahir dari Kemiskinan

13 Juli 2026 - 06:37 WITA

Trending di Serba Serbi