Menu

Mode Gelap
Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Ditahan KPK Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut Titi DJ Buka Suara Usai Sebut Ada yang Lebih Bagus Nyanyikan ‘Sang Dewi’ dari Lyodra Puskesmas Tebing Tinggi Hadirkan Inovasi Cegah Penyakit Menular 3 Eks Pimpinan Lembaga BGN Ditetapkan Jadi Tersangka Terkait Perkara Penyimpangan Tata Kelola MBG Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo

Warta Internasional

Sekjen PBB Sambut Baik Gencatan Senjata Lebanon-Israel, Dukung Upaya Damai

badge-check


					Sekjen PBB Sambut Baik Gencatan Senjata Lebanon-Israel, Dukung Upaya Damai Perbesar

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyambut baik pengumuman kesepakatan gencatan senjata di Lebanon dan menegaskan siap mendukung upaya menuju perdamaian, kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric pada Kamis (16/4/2026).

“Saya baru saja berbicara dengan Sekretaris Jenderal, yang mengatakan dengan jelas menyambut baik langkah-langkah yang akan mengakhiri permusuhan dan penderitaan di kedua sisi garis biru,” kata Dujarric selama konferensi pers.

Dujarric menambahkan bahwa PBB, melalui misi politik dan perdamaian akan terus mendukung upaya-upaya menuju perdamaian.

Sebelumnya pada hari itu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden Lebanon Joseph Aoun dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat untuk memulai gencatan senjata selama 10 hari pada Kamis (16/4) malam untuk mencapai perdamaian.

Selanjutnya Trump disebut akan mengundang kedua pemimpin tersebut untuk mengunjungi Washington dan mengadakan pembicaraan yang bermakna.

Selain itu, Dujarric juga mengkonfirmasi laporan tentang penghancuran jembatan di atas bagian selatan Lebanon dari Sungai Litani, memperingatkan bahwa lebih dari seratus ribu orang telah terisolasi.

“Serangan hari ini di Jembatan Qasmiya, yang merupakan jalur penting menuju Tyre melintasi Sungai Litani, telah semakin memutus akses ke daerah-daerah di selatan sungai tersebut, dan hal itu berdampak pada lebih dari 106.000 orang karena hanya satu penyeberangan yang tersedia saat ini,” tambah Dujarric.

Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan pesawat Israel menyerang jembatan tersebut dua kali, dan drone Israel menyerang kendaraan di dekat jembatan sebelum serangan udara yang mengakibatkan satu orang tewas.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IOM serukan penguatan koordinasi lintas batas tekan wabah Ebola

3 Juni 2026 - 06:30 WITA

Gema Takbir di Paris, Diaspora Indonesia Rasakan Kehangatan Iduladha Bersama Presiden Prabowo

27 Mei 2026 - 13:37 WITA

Tambang Emas Longsor Kubur Penambang Hidup-Hidup, 28 Tewas

26 Mei 2026 - 03:12 WITA

9 WNI Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Turki Sebelum Pulang ke RI

23 Mei 2026 - 08:58 WITA

Kemlu Kecam Penculikan Relawan & Jurnalis Indonesia oleh Israel

19 Mei 2026 - 02:23 WITA

Trending di Warta Internasional