Menu

Mode Gelap
Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

Warta Internasional

Korea Selatan Gratiskan Biaya Visa Buat Turis

badge-check


					Korea Selatan Gratiskan Biaya Visa Buat Turis Perbesar

Kabar baik bagi wisatawan Indonesia yang berencana berlibur ke Korea Selatan secara rombongan. Pemerintah Korea Selatan resmi memperpanjang kebijakan pembebasan biaya pengajuan visa bagi wisatawan grup dari enam negara, termasuk Indonesia, hingga 31 Desember 2026.
Melansir Korea Herald, Rabu (1/7/2026), Kementerian Kehakiman Korea Selatan mengumumkan kebijakan tersebut bertujuan sebagai upaya mendorong pemulihan sektor pariwisata internasional yang terus menunjukkan tren positif.

Selain Indonesia, pembebasan biaya visa juga berlaku bagi wisatawan rombongan dari Kamboja, China, India, Filipina, dan Vietnam.

Melalui kebijakan ini, wisatawan grup tidak perlu membayar biaya pengajuan visa sebesar US$15 atau sekitar Rp255 ribu (asumsi kurs Rp17.00 per dolar AS). Sebelumnya, kebijakan tersebut dijadwalkan berakhir pada akhir Juni 2026, namun kini diperpanjang selama enam bulan lagi.

Kementerian Kehakiman Korea Selatan menyatakan perpanjangan dilakukan untuk terus menghidupkan kembali sektor wisata rombongan yang dinilai semakin berkembang, terutama dari China dan negara-negara Asia Tenggara.

Data kementerian menunjukkan lebih dari 790.000 wisatawan memasuki Korea Selatan menggunakan visa wisata grup sepanjang 2025. Jumlah tersebut meningkat 39% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi negara asal, jumlah wisatawan rombongan asal China naik 48% dibandingkan 2024, sedangkan Vietnam mencatat kenaikan 5%.

Sementara itu, India menjadi negara dengan pertumbuhan tertinggi. Jumlah wisatawan grup dari negara tersebut melonjak lebih dari dua kali lipat, dari 573 orang pada 2024 menjadi 1.120 orang pada 2025.

Pemerintah Korea Selatan juga menilai program tersebut berjalan semakin baik. Proporsi wisatawan rombongan yang meninggalkan agenda perjalanan resmi dan kemudian menjadi penduduk tanpa dokumen turun menjadi hanya 0,07% pada 2025. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan 0,19% pada tahun sebelumnya.

Menurut Kementerian Kehakiman, pembebasan biaya visa turut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan asing, selain didukung membaiknya hubungan diplomatik dan semakin populernya budaya Korea di berbagai negara.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

30 Agustus 2026 - 06:33 WITA

Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Festival Indonesia Digelar di Swiss

27 Agustus 2026 - 03:34 WITA

Kisah PMI Bangun Kedai Kuliner Indonesia di Jantung Kota Taipei

24 Agustus 2026 - 05:45 WITA

Sungai Tiber Mengering, Sisa Jembatan Romawi Kuno Terungkap ke Permukaan

20 Agustus 2026 - 05:15 WITA

Menlu AS Ucapkan Selamat HUT ke-81 RI dan Sampaikan Duka atas Gempa NTT

17 Agustus 2026 - 06:52 WITA

Trending di Warta Internasional