Tideng Pale, infokatulistiwanews.com – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung menggelar pasar murah sekaligus melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin (9/3/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, itu bertujuan memastikan harga tetap stabil serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Kepala BPS, Kapolres, Dandim, serta sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemkab Tana Tidung.
Ibrahim Ali menjelaskan, program pasar murah merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Hari ini kami berada di pasar murah yang digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Tana Tidung. Kegiatan ini sudah kita laksanakan di empat kecamatan,” ujar Ibrahim Ali.
Menurutnya, dalam program ini pemerintah memberikan subsidi sehingga harga sejumlah bahan pokok lebih murah dibandingkan harga pasar.
“Pasar murah ini bentuk intervensi pemerintah terhadap harga. Jadi ada subsidi dari pemerintah. Alhamdulillah cukup banyak masyarakat yang memanfaatkan momen ini,” katanya.
Ia menambahkan, program tersebut memang diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu.
Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan sekitar 4.000 paket sembako yang didistribusikan di empat kecamatan di Kabupaten Tana Tidung.
“Memang kita peruntukkan untuk masyarakat yang tidak mampu. Ada sekitar 4.000 paket yang kita bawa di empat kecamatan ini,” jelasnya.
Bupati juga menyebutkan, selisih harga di pasar murah berkisar sekitar Rp10 ribu lebih rendah dibandingkan harga normal di pasaran.
“Misalnya harga telur di pasaran sekitar Rp58 ribu, di pasar murah dijual Rp48 ribu. Jadi ada selisih sekitar sepuluh ribu rupiah,” ungkapnya.
Melalui program ini, pemerintah daerah berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Tana Tidung.
Fasilitator Perdagangan pada Disperindagkop Tana Tidung, Ripa’i, menyebutkan pihaknya menyiapkan 900 paket sembako khusus di Desa Tideng Pale.
“Paketnya telur satu piring, beras lima kilogram, minyak goreng dua liter, dan gula dua kilogram,” ujarnya.
Dengan subsidi harga Rp7.500 sampai Rp20 ribu per item.
“Hari ini merupakan hari terakhir desa yang dikunjungi,” ujarnya.
Pembelian dilakukan berdasarkan kupon yang telah diberikan sebelumnya melalui pemerintah desa.
“Kami hanya menyerahkan notanya. Siapa yang akan menerima diserahkan ke desa, karena pemerintah desa yang lebih tahu warganya yang layak bisa belanja di pasar murah ini,” tutupnya.
Red~ IKN
Pewarta: Johni Masri/Thamrin









