Menu ✖

Mode Gelap
Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Investasi Rp3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja Juan Azmi Bawa Film Laga Indonesia Menembus Panggung Dunia Panen Raya UNESA 2026: 60 Ribu Ekor Ayam Dibagikan, Dosen dan Tenaga Kependidikan Rasakan Manfaatnya Satu Tahun di Afrika Tengah, 140 Personel FPU 7 Raih Penghargaan atas Misi Perdamaian Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru

Warta Nusantara

Pemerintah Intensifkan Dekontaminasi Radiasi CS-137 di Serang

badge-check


					Pemerintah Intensifkan Dekontaminasi Radiasi CS-137 di Serang Perbesar

Pemerintah mengintensifkan upaya dekontaminasi radiasi Cesium-137 (Cs-137) yang terdeteksi di kawasan industri modern Cikande, Serang, Banten.

Tim gabungan lintas sektor mengevakuasi material terkontaminasi dan memastikan kawasan terdampak dapat kembali aman.

Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani mengatakan hingga Kamis (2/10), Tim Satgas Bidang I Mitigasi dan Penanganan Kontaminasi Sumber Radiasi telah melakukan dekontaminasi secara menyeluruh.

“Tim mengangkat material yang memiliki tingkat radiasi tinggi menggunakan peralatan berat, kemudian memindahkannya ke fasilitas penyimpanan sementara milik PT PMT,” ujar Deputi Rasio, Jumat (3/10/2025).

Pada salah satu titik, material yang terkontaminasi berupa dua tas besar (jumbo bag) dan enam drum High-Density Polyethylene (HDPE) dengan kadar radiasi tinggi berhasil diamankan. Secara total, hingga 2 Oktober 2025, tim telah mengangkat 20 drum, 17 jumbo bag, dan 3 pallet.

Seluruh proses akan terus dilakukan sampai area yang terpapar radionuklida Cs-137 dinyatakan bersih.

“Kerja sama lintas sektor, keterlibatan masyarakat, dan keterbukaan informasi publik sangat penting untuk memperkuat upaya menjaga keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat dari risiko kontaminasi bahan radioaktif,” tegas Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq.

Sepanjang proses dekontaminasi, tim dipandu oleh Petugas Proteksi Radiasi (PPR) dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) guna melindungi keselamatan kerja dari paparan berlebihan. Tim Satgas Brimob KBRN Polri juga mengawasi ketat keluar-masuk kendaraan agar tidak ada jejak radiasi yang terbawa ke luar kawasan.

Dari sisi kesehatan, Kementerian Kesehatan telah memeriksa 1.562 pekerja di kawasan industri dan radius 5 kilometer sekitarnya. Bagi mereka yang terindikasi terpapar radiasi, diberikan obat prussian blue untuk mengeluarkan Cs-137 dari dalam tubuh.

Pemerintah menegaskan bahwa kasus ini ditetapkan sebagai kejadian khusus sehingga seluruh sumber daya lintas sektor dikerahkan. “Penerima manfaat harus betul-betul terlindungi dari risiko paparan,” ujar Menteri LH.

Ke depan, Satgas akan melanjutkan dekontaminasi lanjutan pada titik lain yang terdeteksi serta melakukan pemetaan ulang (remapping) area untuk memastikan tidak ada sisa radiasi yang terlewatkan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Investasi Rp3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja

20 Oktober 2026 - 03:37 WITA

Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang

19 Oktober 2026 - 03:01 WITA

Presiden Prabowo Instruksikan Transformasi Menyeluruh PLN, Fokus Efisiensi dan Percepat Energi Surya 100 GW

16 Oktober 2026 - 02:52 WITA

Pemerintah Intensifkan Penanganan Karhutla, Operasi Darat dan Udara Terus Dioptimalkan

14 Oktober 2026 - 07:21 WITA

Pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama

12 Oktober 2026 - 05:13 WITA

Trending di Warta Nusantara