Menu

Mode Gelap
Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak APH Diminta Segera Mengusut Tuntas Terkait Dugaan Penerbitan Memo Siluman untuk Kontrak Kuota Angkutan Batubara Paus Leo XIV Kunjungi Guinea Khatulistiwa, Serukan Perdamaian Dunia Delapan ASN Kemenaker terbukti peras 20 perusahaan izin TKA Rp130 M MPR: Komitmen bersama dibutuhkan demi wujudkan semangat Kartini Residivis Bandar Narkoba di Pangkalpinang Ditangkap, Polisi Sita 2 Kg Sabu

Warta Nusantara

Pemerintah Intensifkan Dekontaminasi Radiasi CS-137 di Serang

badge-check


					Pemerintah Intensifkan Dekontaminasi Radiasi CS-137 di Serang Perbesar

Pemerintah mengintensifkan upaya dekontaminasi radiasi Cesium-137 (Cs-137) yang terdeteksi di kawasan industri modern Cikande, Serang, Banten.

Tim gabungan lintas sektor mengevakuasi material terkontaminasi dan memastikan kawasan terdampak dapat kembali aman.

Deputi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH/BPLH, Rasio Ridho Sani mengatakan hingga Kamis (2/10), Tim Satgas Bidang I Mitigasi dan Penanganan Kontaminasi Sumber Radiasi telah melakukan dekontaminasi secara menyeluruh.

“Tim mengangkat material yang memiliki tingkat radiasi tinggi menggunakan peralatan berat, kemudian memindahkannya ke fasilitas penyimpanan sementara milik PT PMT,” ujar Deputi Rasio, Jumat (3/10/2025).

Pada salah satu titik, material yang terkontaminasi berupa dua tas besar (jumbo bag) dan enam drum High-Density Polyethylene (HDPE) dengan kadar radiasi tinggi berhasil diamankan. Secara total, hingga 2 Oktober 2025, tim telah mengangkat 20 drum, 17 jumbo bag, dan 3 pallet.

Seluruh proses akan terus dilakukan sampai area yang terpapar radionuklida Cs-137 dinyatakan bersih.

“Kerja sama lintas sektor, keterlibatan masyarakat, dan keterbukaan informasi publik sangat penting untuk memperkuat upaya menjaga keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat dari risiko kontaminasi bahan radioaktif,” tegas Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq.

Sepanjang proses dekontaminasi, tim dipandu oleh Petugas Proteksi Radiasi (PPR) dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) guna melindungi keselamatan kerja dari paparan berlebihan. Tim Satgas Brimob KBRN Polri juga mengawasi ketat keluar-masuk kendaraan agar tidak ada jejak radiasi yang terbawa ke luar kawasan.

Dari sisi kesehatan, Kementerian Kesehatan telah memeriksa 1.562 pekerja di kawasan industri dan radius 5 kilometer sekitarnya. Bagi mereka yang terindikasi terpapar radiasi, diberikan obat prussian blue untuk mengeluarkan Cs-137 dari dalam tubuh.

Pemerintah menegaskan bahwa kasus ini ditetapkan sebagai kejadian khusus sehingga seluruh sumber daya lintas sektor dikerahkan. “Penerima manfaat harus betul-betul terlindungi dari risiko paparan,” ujar Menteri LH.

Ke depan, Satgas akan melanjutkan dekontaminasi lanjutan pada titik lain yang terdeteksi serta melakukan pemetaan ulang (remapping) area untuk memastikan tidak ada sisa radiasi yang terlewatkan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak

23 April 2026 - 13:30 WITA

Hasil Pemeriksaan BPK 2025: Soroti Menko Pangan-Menteri Kesehatan

22 April 2026 - 11:36 WITA

Teleponan dengan PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Urea ke Australia

22 April 2026 - 07:53 WITA

Media Asing Sorot Temuan Sumur Gas Raksasa RI

22 April 2026 - 07:23 WITA

KLH Kejar Denda 1.369 Perusahaan Biang Kerok Bencana

21 April 2026 - 05:56 WITA

Trending di Warta Nusantara