Politikus Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyangkal kabar ia akan menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga atau Menpora.
Keponakan Presiden Prabowo Subianto itu mengatakan keputusannya mundur sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat tidak ada kaitannya dengan peluang masuk kabinet.

“Ini tidak ada kaitannya dengan jabatan Menpora – kalau itu tujuannya, saya tidak perlu mundur dari DPR RI,” kata Saras melalui keterangan dalam sebuah unggahan di Instagram pada Senin, 15 September 2025.
Dalam postingan itu, ia membagikan laporan kerjanya sebagai anggota dewan pada masa sidang ke-IV.
Menurut Saras, selama Prabowo menjabat sebagai presiden, hampir mustahil ia akan menjadi menteri di kabinet.
“Di DPR yang di mana saya terpilih langsung oleh rakyat saja saya dituduh dapat karena saya keponakan, apalagi menteri,” tulis Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini.
Kursi Menpora di Kabinet Prabowo saat ini masih kosong. Prabowo mencopot politikus Golkar, Dito Ariotedjo, sebagai Menpora pada Senin, 8 September, 2025. Namun, sampai saat ini, Prabowo belum mengumumkan siapa kandidat pengganti Dito.
Saraswati mengundurkan diri sebagai anggota Dewan pada 10 September 2025. Hal itu ia umumkan melalui video yang diunggah di akun Instagram-nya.
Ia mengatakan pengunduran dirinya sebagai anggota DPR berkaitan dengan pernyataan yang pernah ia lontarkan di siniar Antara TV pada Februari 2025 soal penyediaan lapangan pekerjaan.
Video yang dimaksud Saraswati tayang di siniar Antara TV dengan judul “Rahayu Saraswati Kupas Isu Perempuan hingga Kolaborasi Ekonomi Kreatif” yang tayang pada 28 Februari 2025. Video itu memiliki durasi 42 menit.
Saraswati mengatakan pernyataannya itu dipotong oleh orang tak dikenal dan menyulut api amarah masyarakat pada pertengahan Agustus.
Saraswati menyatakan bertanggung jawab atas pernyataan tersebut. Dia pun meminta maaf karena telah menyakiti masyarakat.
“Saya paham bahwa kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama yang saat ini masih berjuang untuk menghidupi keluarganya,” kata putri Hashim Djojohadikusumo itu.
Dua hari sebelum pengunduran diri Rahayu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengumpulkan anggota DPR dari partainya di Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Lokasi tersebut merupakan rumah pribadi Prabowo. Saraswati turut hadir dalam pertemuan yang berlangsung pada Senin malam, 8 September 2025.
Dalam pertemuan di Kertanegara, Prabowo memberikan peringatan bagi para anggota Fraksi Gerindra di DPR agar menjaga ucapan.
Prabowo menyebut mereka tidak boleh menyakiti hati rakyat. Selain itu, Prabowo juga melarang kader-kadernya untuk melakukan perilaku pamer harta yang dia sebut sebagai flexing. Pertemuan itu berlangsung secara tertutup.
Menurut Sekretaris Jenderal Gerindra Sugiono yang juga hadir dalam pertemuan, Prabowo meminta anggota DPR partainya untuk menjaga ucapan serta tingkah laku.
“Menjaga gaya hidup agar tidak berlebihan, tidak menyakiti masyarakat, dan bisa menjadi representasi yang baik,” kata Sugiono setelah keluar dari rumah Prabowo, Senin malam 8 September 2025.
****









