Menu

Mode Gelap
Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak APH Diminta Segera Mengusut Tuntas Terkait Dugaan Penerbitan Memo Siluman untuk Kontrak Kuota Angkutan Batubara Paus Leo XIV Kunjungi Guinea Khatulistiwa, Serukan Perdamaian Dunia Delapan ASN Kemenaker terbukti peras 20 perusahaan izin TKA Rp130 M MPR: Komitmen bersama dibutuhkan demi wujudkan semangat Kartini Residivis Bandar Narkoba di Pangkalpinang Ditangkap, Polisi Sita 2 Kg Sabu

Warta Nusantara

Koperasi Merah Putih: Solusi Prabowo untuk Kesejahteraan Petani dan Rakyat

badge-check


					Koperasi Merah Putih: Solusi Prabowo untuk Kesejahteraan Petani dan Rakyat Perbesar

Presiden Prabowo Subianto menyatakan akan menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi dengan membangun rantai produksi dari hulu ke hilir. Selama ini, koperasi dianggap tidak memiliki peran kuat, tetapi di bawah kepemimpinannya, ia berjanji akan mengubah hal tersebut melalui program Koperasi Merah Putih.

“Dengan Koperasi Merah Putih, kita akan membangun rantai distribusi langsung dari desa yang bisa memotong faktor penghambat,” tegas Prabowo dalam pertemuan di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (7/9/2025).

Menurutnya, faktor penghambat tersebut adalah para tengkulak rentenir yang selama ini membuat petani tidak bisa menikmati hasil jerih payahnya sendiri. Dengan Koperasi Merah Putih, ia yakin masyarakat akan mendapatkan barang dan jasa dengan harga lebih terjangkau karena rantai distribusi akan dibuat seefisien mungkin tanpa adanya mark-up.

Sebagai contoh, Koperasi Desa Merah Putih akan membuka toko obat di desa-desa yang akan menyalurkan obat-obatan generik langsung dari pabrik. Hal ini diharapkan dapat membuat harga obat terjangkau dan memudahkan akses masyarakat. Selain itu, LPG, alat pertanian, dan pupuk juga akan dipasok melalui koperasi ini untuk membantu para petani.

Presiden RI Prabowo Subianto beserta jajaran Menteri saat Peresmian Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (21/7). (Sumber Foto: Rusman Jony/Biropers Istana)…. Selengkapnya

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menargetkan 15.000 koperasi desa merah putih (KDMP) bisa beroperasi efektif pada Agustus 2025 ini. Harapannya, KDMP bisa segera membawa dampak ke masyarakat.

Menko Zulkifli mengatakan upaya percepatan dilakukan dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang menangani operasional koperasi desa merah putih di tingkat Kabupaten/Kota. Dia turut memetakan lokasi yang bisa menyokong jumlah target 15.000 unit koperasi bisa berjalan itu.

“Kami sudah membuat agenda agar bulan jni sudah selesai lebih kurang 15.000 yang sudah operasional,” kata Menko Zulkifli di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (20/8/2025).

“Besok nanti yang di Jawa Timur dan seterusnya-seterrusnya dan selanjutnya kit aakan bagi tugas di mana saja, agar 15.000 bulan ini itu bisa selesai atau menambah personel secara cepat,” sambung Ketua Satgas Nasional Percepatan Kopdes Merah Putih ini.

Dia menegaskan, percepatan operasional diperlukan agar dampak ekonomi segera bisa diterima masyarakat. Termasuk memangkas rantai pasok tengkulang hingga mengguyur pasokan pangan ke desa dan kelurahan.

“Karena koperasi desa kelurahan ini penting sekali sebagai infrastruktur penting untuk pemerintah menyalurkan bantuan, untuk menyalurkan operasi pasar, sekaligus memotong rantai pasokan yang panjang dan meminimalisir rentenir-rentenir, tengkulak-tengkulak yang ada di desa dan juga berfungsi sebagai offtaker dari hasil pertanian seperti gabah dan jagung,” ujar Menko Zulkifli.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak

23 April 2026 - 13:30 WITA

Hasil Pemeriksaan BPK 2025: Soroti Menko Pangan-Menteri Kesehatan

22 April 2026 - 11:36 WITA

Teleponan dengan PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Urea ke Australia

22 April 2026 - 07:53 WITA

Media Asing Sorot Temuan Sumur Gas Raksasa RI

22 April 2026 - 07:23 WITA

KLH Kejar Denda 1.369 Perusahaan Biang Kerok Bencana

21 April 2026 - 05:56 WITA

Trending di Warta Nusantara