Menu

Mode Gelap
Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

Warta Utama

Wanita Diduga ODGJ Temani Mayat Suami yang Sudah Membusuk

badge-check


					Wanita Diduga ODGJ Temani Mayat Suami yang Sudah Membusuk Perbesar

Sesosok mayat ditemukan dalam kondisi membusuk dalam rumah di kawasan Kelurahan Unyur, Kota Serang, Banten. Wanita S yang merupakan istri almarhum turut ditemukan di rumah tersebut.
Rumah itu hanya berisi pasangan suami istri (pasutri) yang sudah lanjut usia (lansia). Almarhum berinisial I (68) diduga sudah meninggal selama 6 hari.

“Enam hari lalu, saksi ke rumah korban dan tengok keberadaan korban sudah tergeletak,” kata Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Serang Kota, Iptu Irwan, Kamis (18/6/2026).

Penemuan jasad I diketahui setelah adik ipar korban bersama salah seorang tetangga mendatangi rumah korban pada Rabu (17/6) pukul 08.00 WIB.

Warga lalu melapor ke call center Polri 110 setelah menemukan jasad korban bersama dengan istrinya yang diduga mengalami gangguan jiwa.

“Diketahui ada korban I dan istrinya yang mengalami gangguan kejiwaan, berinisial S. Diketahui setelah membuka pintu dan mencium aroma tak sedap,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Serang Polresta Serang Kota, AKP Zaeni Aji Bakhtiar, menjelaskan korban ditemukan sudah dalam keadaan terbaring di dalam kamar dengan posisi tubuh terselimuti.

“Berdasarkan keterangan keluarga dan warga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit diabetes,” kata AKP Zaeni.

Warga lalu melaporkan kejadian itu melalui layanan Call Center 110. Petugas langsung mendatangi lokasi guna melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi lalu mengecek dan melakukan olah TKP untuk mengumpulkan data awal terkait peristiwa tersebut. Petugas berkoordinasi dengan Tim Forensik RS Bhayangkara Polda Banten serta Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Serang Kota untuk proses evakuasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Banten guna menjalani pemeriksaan forensik lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian,” ujar Zaeni.

Masyarakat diimbau melapor kepada pihak kepolisian melalui layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian yang memerlukan penanganan cepat, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan.

“Polresta Serang Kota berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui respons cepat terhadap setiap laporan guna menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” katanya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Desil dan Dilema Bantuan Sosial: Ketika Data Tak Sesuai Kondisi Warga

26 Agustus 2026 - 05:54 WITA

Presiden Prabowo: Tingkatkan Layanan Dasar bagi Rakyat dari Puskesmas hingga Sekolah, Tak Boleh Ada Anak Belajar dalam Keadaan Lapar

14 Agustus 2026 - 11:13 WITA

Kisah Munawi di Lereng Bromo, Merangkak di Tebing dan Mengejar Api hingga Larut Malam

8 Agustus 2026 - 12:10 WITA

Dari Mimpi Gaji Puluhan Juta ke Neraka Scam, Kisah Pekerja Migran di Sumut Jadi Korban TPPO

5 Agustus 2026 - 04:18 WITA

Akad Massal 62.000 KPR, Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Terus Hadirkan Hasil Nyata bagi Rakyat

31 Juli 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Utama