Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Internasional

Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

badge-check


					Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI Perbesar

Otoritas Jepang mengirimkan tiga helikopter dan ratusan personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) untuk membantu upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang menyelimuti wilayah Kalimantan, Indonesia.

Pengiriman bantuan ini, seperti dilansir Japan Times dan NHK World, Sabtu (29/8/2026), diumumkan langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Jepang, Shinjiro Koizumi pekan ini.

Koizumi mengatakan bahwa Jepang akan mengerahkan tiga helikopter angkut CH-47 milik Pasukan Bela Diri Darat Jepang ke Indonesia, sebagai bagian dari operasi bantuan darurat internasional untuk menanggulangi kebakaran hutan.

Helikopter-helikopter tersebut, sebut Koizumi, akan digunakan untuk kegiatan pemadaman kebakaran. Ini menjadi momen pertama SDF melaksanakan operasi semacam itu di luar negeri.

Menurut Kementerian Pertahanan Jepang, sekitar 600 personel pasukan SDF akan terlibat dalam misi bantuan ini. Ketiga helikopter dan ratusan personel itu akan segera diberangkatkan ke Indonesia, dengan menggunakan kapal angkut Kunisaki milik Pasukan Bela Diri Laut Jepang.

Dalam pernyataan kepada wartawan di Tokyo pada Jumat (28/8), Koizumi menegaskan bahwa Jepang “akan melakukan segala upaya yang mungkin untuk membantu mencegah meluasnya dampak kerusakan” akibat kebakaran hutan.

Menyusul permintaan bantuan dari pemerintah Indonesia, pemerintah Jepang membahas langkah-langkah dukungan yang dapat diberikan. Pada Jumat (28/8), Koizumi memerintahkan Komandan Komando Operasi Gabungan SDF untuk melaksanakan misi tersebut.

Keputusan ini diambil hanya beberapa hari setelah para Menhan dari Jepang, Australia, dan Indonesia melakukan pertemuan trilateral pertama mereka pada Rabu (26/8) waktu setempat.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Singapura Layangkan Peringatan ke 7 Perusahaan Indonesia Terkait Kabut Asap

17 Oktober 2026 - 03:38 WITA

RI Dorong ACAFTA Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM

15 Oktober 2026 - 06:45 WITA

PBB Desak Investigasi Serangan Terhadap Bandara Internasional Riyadh

13 Oktober 2026 - 04:33 WITA

Indonesia Juara Umum Kompetisi Olahraga-Budaya ISCG 2026 di Pakistan

10 Oktober 2026 - 05:03 WITA

Bos IMF Ngomel ke Negara-Negara Maju, Utang Dunia Bakal 100% PDB

8 Oktober 2026 - 05:21 WITA

Trending di Warta Internasional