Talaud, infokatulistiwanews.com – Masyarakat Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara kembali melestarikan tradisi turun-temurun dengan melaksanakan ritual adat Manammi, yakni prosesi menangkap ikan secara tradisional menggunakan tali yang diikatkan pada janur kelapa. Kegiatan yang berlangsung khidmat sekaligus meriah ini dipusatkan di Pantai Liwua dan Pantai Larung pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Rangkaian acara dimulai sejak pukul 05.00 WITA, di mana seluruh masyarakat Desa Miangas berkumpul untuk melaksanakan ibadah subuh berjamaah di Gereja Germita Efrata Miangas. Usai beribadah, tepat pukul 06.30 WITA, para penatua adat bersama kaum laki-laki berkumpul di rumah Ratumbanua.

Mereka kemudian bergerak menuju lokasi Manammi untuk melaksanakan ritual adat sebelum akhirnya menurunkan “Tali Sammi”—tali panjang berhiaskan janur kelapa—ke dalam laut sebagai jaring alami untuk menggiring ikan.
Puncak kegiatan terjadi pada pukul 08.30 WITA saat Tali Sammi disatukan di satu titik penampungan yang telah disiapkan. Memasuki pukul 09.00 WITA, prosesi penangkapan ikan secara simbolis dimulai, yang dipimpin oleh perwakilan unsur pimpinan kecamatan dan tokoh penting, di antaranya Ps.
Kanit Intelkam Polsek Miangas Aipda Y. Papea, Babinsa Miangas Serka F.T. Talu, Dan Posal Miangas Lettu Mar Ridel Sumampouw, dan Dan Pos Satgas Pamputer Letda CPM Yogi Pratama. Turut serta pula tokoh agama Pdt. Y. Bawellu, S.Th., serta Tokoh Adat Inangguwanua I.A. Essing.
Hadir pula menyaksikan kemeriahan ini, Rosana Sari yang mewakili Camat Khusus Miangas, Aiptu L. Manangkabo mewakili Kapolsek Miangas, Serka Jongli Lupa mewakili Danramil 1312-07 Miangas, Kepala Desa Miangas Yan P. Lupa, Ketua BPD W. Binambuni, serta Mangkubumi Satu Raol Pase, Mangkubumi Dua A.Essing bersama 12 suku Anna U Ruangan. Kehadiran tamu istimewa BCO Miangas, Mr. Mario Lanza Tgst PM, menambah kesan pentingnya pelestarian budaya ini di mata dunia.
Perayaan adat ini ditutup pada pukul 10.40 WITA dengan agenda makan siang bersama di setiap tenda masing-masing masyarakat. Tradisi Manammi sendiri merupakan warisan leluhur yang rutin dilaksanakan setahun sekali setiap bulan Mei, bertepatan dengan fenomena air laut pasang surut besar di masa bulan purnama.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan tertib berkat pengamanan sinergis dari personel Polsek Miangas, Koramil 1312-07, Posal Miangas, serta Satgas Pamputer.
Red~ IKN
Pewarta: (Bertje R)
Source: RRI.co.id









