Menu ✖

Mode Gelap
KPK Kembali Panggil Satu Tersangka Korupsi Proyek Jalan BBPJN Sumut Menteri PPPA: Setiap Anak Berhak Dapat Pengasuhan yang Aman Dari Minahasa hingga Papua, Budaya Daerah Tampil di Festival Indonesia 2026 Ingin Masuk Malaysia Secara Ilegal Melalui Batam, Belasan WN Vietnam Diamankan TNI AL Paus Leo serukan perdamaian di Yaman, doakan korban serangan Yordania Mimika Kirim 4 Atlet Junior ke Kejurnas Catur di Banten

Serba Serbi

Ratusan warga Banyuwangi dapat layanan operasi katarak gratis

badge-check


					Ratusan warga Banyuwangi dapat layanan operasi katarak gratis Perbesar

Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi, Jawa Timur bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan, John Fawcett Foundation (JFF), memberikan layanan operasi katarak gratis kepada 685 warga kurang mampu di daerah setempat.

“Kami sangat berterima kasih kepada PMI dan John Fawcett Foundation yang selama ini terus berkontribusi menyehatkan masyarakat Banyuwangi,” ujar Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono saat membuka kegiatan itu di Gedung PMI Banyuwangi di Banyuwangi, Selasa.

Ia mengemukakan operasi katarak gratis ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 30 September hingga 4 Oktober 2025, sedangkan pada tahun ini merupakan pelaksanaan tahap kedua.

Ia menyebutkan selama 11 tahun terakhir PMI dan JFF bersama Pemkab Banyuwangi telah memberikan pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak gratis kepada 27.536 warga.

Dari jumlah tersebut, 4.149 warga yang telah mendapatkan layanan operasi katarak, selain itu ada pula pengobatan mata gratis menjangkau lebih dari 8 ribu orang, termasuk pemberian kacamata gratis sudah menyentuh 15.074 warga.

“Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan karena manfaatnya sangat besar, bukan hanya pada kesehatan, tapi juga sosial ekonomi warga. Setelah kembali sehat, tentu mereka bisa kembali produktif dan ekonominya kembali bergeliat,” kata dia.

Ketua JFF I Gede Bingin mengatakan pihaknya berencana terus mendukung bakti sosial pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak secara rutin di Banyuwangi.

“Kami senang bisa melanjutkan kerja sama ini, dan kami ingin bisa terus berkontribusi untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Banyuwangi,” katanya.

Ia menyebut tiga titik fasilitas operasi tersebut.

“Ada tiga titik fasilitas operasi yang bisa melayani pasien rata-rata 90-100 orang/hari, yakni fasilitas operasi di dua bus portabel serta satu fasilitas operasi di RSUD Blambangan,” katanya.

Dalam kegiatan sosial itu juga dilakukan pelayanan kesehatan mata lainnya, yakni pemberian kacamata, pemasangan/penggantian bola mata palsu, dan pemberian obat tetes mata.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Minahasa hingga Papua, Budaya Daerah Tampil di Festival Indonesia 2026

26 Oktober 2026 - 10:25 WITA

Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028

24 Oktober 2026 - 09:56 WITA

BMKG: Keindahan Hunter’s Moon pada 26 Oktober 2026

23 Oktober 2026 - 04:17 WITA

Lestarikan Budaya, PORTINA Sulut Latih Pelatih Olahraga Tradisional

21 Oktober 2026 - 02:27 WITA

Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

18 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Trending di Serba Serbi