Menu

Mode Gelap
Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak APH Diminta Segera Mengusut Tuntas Terkait Dugaan Penerbitan Memo Siluman untuk Kontrak Kuota Angkutan Batubara Paus Leo XIV Kunjungi Guinea Khatulistiwa, Serukan Perdamaian Dunia Delapan ASN Kemenaker terbukti peras 20 perusahaan izin TKA Rp130 M MPR: Komitmen bersama dibutuhkan demi wujudkan semangat Kartini Residivis Bandar Narkoba di Pangkalpinang Ditangkap, Polisi Sita 2 Kg Sabu

Serba Serbi

Ratusan warga Banyuwangi dapat layanan operasi katarak gratis

badge-check


					Ratusan warga Banyuwangi dapat layanan operasi katarak gratis Perbesar

Palang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi, Jawa Timur bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan, John Fawcett Foundation (JFF), memberikan layanan operasi katarak gratis kepada 685 warga kurang mampu di daerah setempat.

“Kami sangat berterima kasih kepada PMI dan John Fawcett Foundation yang selama ini terus berkontribusi menyehatkan masyarakat Banyuwangi,” ujar Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono saat membuka kegiatan itu di Gedung PMI Banyuwangi di Banyuwangi, Selasa.

Ia mengemukakan operasi katarak gratis ini dilaksanakan selama lima hari, mulai 30 September hingga 4 Oktober 2025, sedangkan pada tahun ini merupakan pelaksanaan tahap kedua.

Ia menyebutkan selama 11 tahun terakhir PMI dan JFF bersama Pemkab Banyuwangi telah memberikan pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak gratis kepada 27.536 warga.

Dari jumlah tersebut, 4.149 warga yang telah mendapatkan layanan operasi katarak, selain itu ada pula pengobatan mata gratis menjangkau lebih dari 8 ribu orang, termasuk pemberian kacamata gratis sudah menyentuh 15.074 warga.

“Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan karena manfaatnya sangat besar, bukan hanya pada kesehatan, tapi juga sosial ekonomi warga. Setelah kembali sehat, tentu mereka bisa kembali produktif dan ekonominya kembali bergeliat,” kata dia.

Ketua JFF I Gede Bingin mengatakan pihaknya berencana terus mendukung bakti sosial pelayanan kesehatan mata dan operasi katarak secara rutin di Banyuwangi.

“Kami senang bisa melanjutkan kerja sama ini, dan kami ingin bisa terus berkontribusi untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat Banyuwangi,” katanya.

Ia menyebut tiga titik fasilitas operasi tersebut.

“Ada tiga titik fasilitas operasi yang bisa melayani pasien rata-rata 90-100 orang/hari, yakni fasilitas operasi di dua bus portabel serta satu fasilitas operasi di RSUD Blambangan,” katanya.

Dalam kegiatan sosial itu juga dilakukan pelayanan kesehatan mata lainnya, yakni pemberian kacamata, pemasangan/penggantian bola mata palsu, dan pemberian obat tetes mata.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dianggap Hama di RI, Ikan Sapu-sapu Justru Kuliner Favorit Amazon

23 April 2026 - 03:29 WITA

AFC Women’s Football Day 2026 di Nusantara, Tumbuhkan Semangat Sepak Bola Putri Sejak Dini

22 April 2026 - 07:37 WITA

Modal Rp100 Ribu, 10 Ibu Rumah Tangga Ini Sekarang Produksi 600 Botol Sehari

21 April 2026 - 05:54 WITA

Panjat tebing jadikan Asian Beach Games pemanasan ke Asian Games 2026

21 April 2026 - 05:47 WITA

Pecahkan Rekor MURI, TMII Tampilkan 1.000 Penari dari 34 Provinsi

20 April 2026 - 10:18 WITA

Trending di Serba Serbi