Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Rampungkan Kunjungan ke Jepang dan Republik Korea Kasus Rp83 M Terbongkar, 6 Terdakwa Korupsi Kolam Pelabuhan di Surabaya Disidang 380 Ribu Ton Melayang, Produksi Beras RI Melemah, Panen Ikut Menyusut Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempabumi M7.6 di Malut Dinyatakan Berakhir, BMKG Pantau Kenaikan Muka Air di Beberapa Wilayah KPK geledah rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono TP-PKK Murung Raya Gelar Rapat Sinkronisasi Kegiatan Tahun 2026

Warta Daerah

Puncak Arus Balik Lebaran, Kualitas Udara Jakarta Kembali Memburuk

badge-check


					Puncak Arus Balik Lebaran, Kualitas Udara Jakarta Kembali Memburuk Perbesar

 

Puncak arus balik Lebaran membuat kualitas udara di Jakarta kembali buruk pada Minggu (29/3/2026) pagi, tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pukul 06.00 WIB, Jakarta menempati peringkat ketujuh kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Indeks kualitas udara (AQI) mencapai 159, dengan tingkat partikel halus (PM2,5) yang masuk kategori tidak sehat.

Kota dengan kualitas udara terburuk saat ini adalah Delhi, India (AQI 198), disusul Chiang Mai, Thailand (AQI 183), dan Dhaka, Bangladesh (AQI 174).

PM2,5 adalah partikel berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron, terdiri dari debu, asap, dan jelaga. Paparan jangka panjang terhadap partikel ini dikaitkan dengan risiko kematian dini, terutama bagi orang dengan penyakit jantung atau paru-paru kronis.

Tips Menjaga Kesehatan Saat Kualitas Udara Buruk

Rekomendasi kesehatan untuk menghadapi kondisi ini antara lain:

Mengenakan masker saat berada di luar ruangan

Menghindari aktivitas berat di luar rumah

Menutup jendela untuk mencegah udara kotor masuk

Menggunakan alat penyaring udara di dalam ruangan

Sebelumnya, PT Jasa Marga memproyeksikan jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta saat puncak arus balik gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026 mencapai 285.000 unit. Potensi penumpukan kendaraan diperkirakan tinggi pada 29 Maret, terutama jika pergerakan sebelum periode puncak cenderung landai.

Kondisi ini menunjukkan bahwa mobilitas tinggi selama arus balik Lebaran berdampak signifikan terhadap polusi udara di ibu kota. Warga disarankan tetap waspada dan memantau perkembangan kualitas udara secara rutin.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TP-PKK Murung Raya Gelar Rapat Sinkronisasi Kegiatan Tahun 2026

2 April 2026 - 09:37 WITA

Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Timah Ilegal di Babel Tembus Rp 67 Miliar, 4 Orang Jadi Tersangka

1 April 2026 - 03:13 WITA

Jenazah ABK Speed Boat Habibie Ditemukan Setelah 13 Hari Pencarian

31 Maret 2026 - 09:33 WITA

Bupati Lebak Sindir Wakilnya Mantan Napi, Amir Hamzah: Saya Terhina

31 Maret 2026 - 02:32 WITA

Stimulan Bedah Rumah Bebani Warga Miskin

26 Maret 2026 - 06:14 WITA

Trending di Warta Daerah