Menu

Mode Gelap
Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

Warta TNI

Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut

badge-check


					Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut Perbesar

Tiga kru pesawat udara TNI Angkatan Lawut (AL) jenis Casa milik Puspenerbal dinyatakan selamat usai mengalami insiden saat pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan

“Ketiga kru selamat tanpa cedera,” kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspenerbal) Letkol Laut Eko Hadi Setyawan melalui siaran persnya diterima, di Makassar, Rabu 26 Agustus 2026.

Pesawat udara TNI AL jenis NC 212-200 Aviocar dengan nomor ekor U-6215 dari Skuadron Udara 600 Wing Udara 2 Puspenerbal ditumpangi tiga anggota TNI AL.

Pesawat mengalami kendala teknis saat mendarat keluar dari landasan pacu atau runway 03-12 Utara Selatan sejauh 26,2 meter di bandara setempat. Insiden tersebut terjadi pada Selasa (25/8) sekitar pukul 11.21 WITA.

“Pesawat melangsungkan pendaratan di Runway 03 Bandara Sultan Hasanuddin. Sesaat setelah menyentuh landasan dan melakukan landing roll, ban utama sebelah kanan mengalami kempis atau pecah,” ujarnya.

Kondisi ban tersebut, kata Letkol Eko, menyebabkan pesawat mengalami pergerakan menyimpang ke arah kanan hingga keluar dari tepi landasan bandara setempat.

Merespons kondisi darurat tersebut, awak pesawat dipimpin Kapten Laut (P) Galih bersama Kapten Laut (P) Nova dan Letda Laut (P) Rendy langsung menjalankan standar keselamatan, berupa emergency cut engine sesuai SOP untuk meminimalkan risiko lebih lanjut.

Tim di lapangan telah mengamankan lokasi, serta berkoordinasi dengan Lanud Sultan Hasanuddin dan pengelola bandara, serta melakukan penggantian ban hingga mengevakuasi pesawat ke Apron Lanud Hasanuddin. Pemeriksaan teknis telah dilakukan.

Sehari sebelumnya, Pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2 juga mengalami insiden serupa keluar dari landasan pacu atau runway 13 (13-21) saat mendarat di Bandara Sultann Hasanuddin pada Senin, 24 Agustus 2026.

“Pesawat dan seluruh awak dalam kondisi aman. Selanjutnya, pesawat ditarik menuju hanggar perawatan untuk dilakukan pemeriksaan dan disiapkan untuk melaksanakan test berikutnya,” ujarnya Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispenau) Marsma TNI I Nyoman Suadnyana melalui siaran persnya diterima di Makassar, Senin.

Ia membenarkan telah terjadi insiden dalam rangkaian test flight pesawat tempur Sukhoi Su-30 MK2, setelah menyelesaikan overhaul atau pemeliharaan tingkat berat.

Dalam rangkaian test flight tersebut, kata dia, pesawat melaksanakan tahapan pemeriksaan berupa simulasi take off di landasan. Saat melaksanakan simulasi take off dan ketika dilakukan pengereman.

“Terjadi kendala teknis pada sistem pengereman yang tidak berfungsi secara maksimal, dan berakibat pesawat keluar 30 meter dari batas ujung landasan,” paparnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Memukau Para Srikandi TNI AD: Tiarap dan Membidik Jarak 100 Meter

30 Agustus 2026 - 06:32 WITA

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Berbagai Titik di Indonesia

23 Agustus 2026 - 05:53 WITA

Doa Syukur untuk Negeri, TNI AD dan Umat Buddha Rawat Semangat Kebangsaan

20 Agustus 2026 - 05:14 WITA

Jelang HUT RI ke-81, TNI AU Gelar Gladi Demo Udara

16 Agustus 2026 - 06:32 WITA

TNI AL Musnahkan Barang Bukti 1,3 Ton Ketamine Senilai Rp4,5 Triliun

13 Agustus 2026 - 04:48 WITA

Trending di Warta TNI