Menu ✖

Mode Gelap
Polisi Tahan Eks Kadis dan Eks Kabid Kominfo Sulut Terkait Dugaan Korupsi Kerja Sama Media Rp7,5 Miliar Presiden Prabowo Pimpin Sidang Kabinet Paripurna: Dua Tahun Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri Tanamkan Cinta Bahari Sejak Dini, KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355 Sambut Kunjungan Pelajar di Nunukan Di Universitas Indonesia, Kabaharkam Tegaskan Kepercayaan Publik Jadi Ukuran Keberhasilan Polri China Minta Politikus Filipina Tak Bikin Panas Hubungan Antar Negara Kejati Sultra Tetapkan Karo Ekonomi Tersangka Korupsi Jamuan Rp4,2 Miliar

Warta Daerah

Lebaran di Gedung Pakuan, Rombongan Hasna Hasni Dapat Kejutan dari KDM

badge-check


					Lebaran di Gedung Pakuan, Rombongan Hasna Hasni Dapat Kejutan dari KDM Perbesar

Bandung, infokatulistiwanews.com – Dedi Mulyadi kembali mencuri perhatian publik usai menerima kunjungan Hasna dan Hasni bersama rombongan di Gedung Pakuan saat momen Lebaran.

Tak hanya disambut hangat, rombongan tersebut justru mendapat kejutan tak terduga dari Dedi Mulyadi, yakni bonus piknik lengkap dengan biaya transportasi.

Hasna, Hasni, Adel, dan Siska sendiri dikenal sebagai pekerja di Matahari Department Store yang sempat viral di media sosial.

Mereka merupakan karyawati penyandang disabilitas (tunarungu) yang menginspirasi banyak orang karena semangat kerja dan kemandirian mereka. Siska di antaranya adalah seorang ibu tunggal yang berjuang menghidupi anak dan keluarganya.

Dalam pertemuan tersebut, suasana berlangsung santai namun penuh makna. Dedi Mulyadi terlihat memberikan berbagai nasihat kehidupan kepada Hasna, Hasni, Adel, dan Siska, terutama terkait masa depan dan pernikahan.

Dedi Mulyadi menyinggung soal realita kehidupan setelah menikah yang kerap tidak mudah.

“Nih Adel juga sama. Kalau kira-kira nanti nikahnya berat, enggak usah nikah dulu. Nikah itu kadang-kadang bahagianya sehari. Besoknya harus bayar utang ke Bank Emok bekas nikah,” ujar Dedi Mulyadi dalam YouTube pribadinya.

Ia juga memberikan pesan tegas kepada Hasna dan Hasni agar lebih fokus pada karier terlebih dahulu.

“Ini juga jangan dulu nikah dulu. Semangat dulu, kerja dulu. Saatnya perempuan terdepan, berkarier. Jadi leader, jadi manajer, jadi dirut, jadi CEO. Sehingga ketika ditinggalin laki-laki, dia tersenyum karena uangnya sudah cukup, pekerjaan punya. Jangan sampai ketika ditinggalin laki-laki, dia menangis, enggak punya uang, enggak punya pekerjaan, enggak punya penghasilan, menderita. Hidup diciptakan bukan untuk menderita, tapi untuk bahagia,” jelas KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi.

Dengan gaya khasnya yang santai, KDM juga sempat melontarkan candaan yang mengundang tawa, “Lebih baik jadi perawan tua daripada jadi janda muda. Itu prinsip ya kan? Coba pakai bahasa isyarat. Lebih baik jadi perawan tua daripada jadi janda muda.”

Hasna, Hasni, dan Adel pun dengan semangat mempraktikkan kalimat tersebut menggunakan bahasa isyarat. Mereka menyampaikan makna bahwa lebih baik mandiri daripada menikah namun berakhir dengan perpisahan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Polisi Tahan Eks Kadis dan Eks Kabid Kominfo Sulut Terkait Dugaan Korupsi Kerja Sama Media Rp7,5 Miliar

22 Oktober 2026 - 13:07 WITA

Panen Raya UNESA 2026: 60 Ribu Ekor Ayam Dibagikan, Dosen dan Tenaga Kependidikan Rasakan Manfaatnya

20 Oktober 2026 - 03:32 WITA

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Wolokelo Swadaya Gotong Royong Lakukan Perbaikan

17 Oktober 2026 - 03:45 WITA

APH Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Setda Barito Timur

15 Oktober 2026 - 07:15 WITA

Kebakaran Cagar Alam Gunung Lokon Tomohon Hanguskan 100 Hektare Lahan

14 Oktober 2026 - 10:25 WITA

Trending di Warta Daerah