Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta Adhyaksa

KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Ponorogo Relelyanda dalam Kasus Korupsi Bupati Sugiri

badge-check


					KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Ponorogo Relelyanda dalam Kasus Korupsi Bupati Sugiri Perbesar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah anggota DPRD Ponorogo, Relelyanda Solekha Wijayanti dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati nonaktif Ponorogo, Sugiri Sancoko.

Penggeledahan adalah tindakan resmi dari aparat penegak hukum untuk memeriksa dan mencari barang, dokumen, atau bukti tertentu di suatu tempat, baik rumah, kantor, maupun lokasi lain, yang diduga berkaitan dengan tindak pidana.

Sebelumnya, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus korupsi berupa suap jabatan, proyek RSUD Harjono, pembangunan Monumen Reog, serta gratifikasi lain dengan total dugaan penerimaan mencapai Rp2,6 miliar.

Informasi penggeledahan rumah anggota DPRD Ponorogo Relelyanda Solekha itu disampaikan Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Dia mengungkapkan adanya rangkaian penggeledahan intensif yang dilakukan sepekan terakhir di wilayah Jawa Timur, termasuk di Ponorogo.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus penyidik adalah rumah Relelyanda Solekha Wijayanti (RLL).

Politikus perempuan ini diketahui merupakan anggota Komisi D DPRD Kabupaten Ponorogo periode 2024–2029 dari Fraksi PDI Perjuangan.

“Untuk di wilayah Ponorogo, penyidik melakukan penggeledahan di sejumlah tempat. Di antaranya rumah RLL yang merupakan anggota DPRD Kab Ponorogo,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangan tertulis, Senin (1/12/2025).

Dari penggeledahan di kediaman Relelyanda, tim penyidik KPK mengamankan sejumlah alat bukti yang diduga berkaitan dengan perkara rasuah tersebut.

“Dalam rangkaian penggeledahan ini, penyidik mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik,” ungkap Budi.

Barang bukti tersebut kini tengah didalami oleh penyidik untuk menelusuri aliran dana maupun keterlibatan pihak lain dalam skandal korupsi yang mengguncang Kota Reog tersebut.

Selain menyasar rumah anggota dewan, KPK juga mengobok-obok sejumlah lokasi strategis lainnya di Ponorogo, Surabaya, dan Bangkalan.

Di Ponorogo, penggeledahan juga dilakukan di rumah YSD (Pejabat Pembuat Komitmen/PPK proyek Pembangunan Monumen Reog), MJB (PPK pembangunan RSUD dr Harjono), serta kantor CV Wahyu Utama.

Sementara di Surabaya, penyidik menggeledah kantor PT Widya Satria, kontraktor pelaksana megaproyek Monumen Reog.

Di lokasi ini, KPK bahkan menyita satu pucuk senjata api yang kini telah dititipkan ke Polda Jawa Timur.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

31 Agustus 2026 - 09:11 WITA

Kejati Jambi Tahan Tersangka Baru Korupsi Pengadaan Tanah Pelabuhan

27 Agustus 2026 - 03:35 WITA

KPK OTT Rektor Unsoed Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru

21 Agustus 2026 - 05:40 WITA

11 Terdakwa Korupsi Ekspor Limbah Sawit, Didakwa Rugikan Negara 7,3 Triliun

19 Agustus 2026 - 05:14 WITA

Kejagung Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Transfer Pricing PT TPL

13 Agustus 2026 - 08:17 WITA

Trending di Warta Adhyaksa