Menu

Mode Gelap
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini ke Dollar AS di Bank Mandiri, BCA, dan BNI Gandeng INOVASI dan Kemendikdasmen, Otorita IKN Gelar Program Literasi dan Numerasi bagi Pendidikan Dasar Kawasan IKN Emas Hijau di Petakan Sawah : Kisah Sukses Petani Kangkung di Lombok Mahasiswa di Bondowoso Tuntut Janji Politik Bebas PBB untuk Warga Miskin Ekstrem Bahasa Wabo Terancam Punah, BRIN Susun Tata Bahasa untuk Jaga Warisan Papua Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Bidang Propam Polda Sulut Gelar Pekan Disiplin Personel

Serba Serbi

Gandeng INOVASI dan Kemendikdasmen, Otorita IKN Gelar Program Literasi dan Numerasi bagi Pendidikan Dasar Kawasan IKN

badge-check


					Gandeng INOVASI dan Kemendikdasmen, Otorita IKN Gelar Program Literasi dan Numerasi bagi Pendidikan Dasar Kawasan IKN Perbesar

Nusantara, infokatulistiwanews.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Program INOVASI Kemitraan Pemerintah Indonesia–Australia bidang pendidikan mengadakan Gelar Karya Peningkatan Mutu Pembelajaran Sekolah Dasar di IKN. Kegiatan yang diadakan di Multifunction Hall Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, pada Kamis (11/6/2026), ini menjadi sarana berbagi praktik baik peningkatan mutu pembelajaran yang telah diterapkan di sekolah-sekolah dasar wilayah Sepaku sekaligus memperkuat kolaborasi pengembangan pendidikan dasar di IKN.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, mengatakan bahwa program penguatan literasi dan numerasi yang dilaksanakan secara bertahap sejak 2024 telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar wilayah Sepaku.

“Yang paling penting dari program ini bukan hanya meningkatnya kemampuan literasi dan numerasi murid, tetapi juga terjadinya perubahan cara guru mengajar, cara kepala sekolah memimpin pembelajaran, serta bagaimana pengawas sekolah mendampingi satuan pendidikan untuk terus melakukan perbaikan,” ujar Alimuddin.

Melalui program tersebut, guru didorong untuk memahami kebutuhan belajar setiap anak, menggunakan asesmen sebagai dasar pengambilan keputusan pembelajaran, serta menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Sementara itu, kepala sekolah dan pengawas semakin berperan sebagai pemimpin pembelajaran yang fokus pada peningkatan mutu proses belajar mengajar.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menilai praktik baik di sekolah dampingan di Sepaku menunjukkan hasil konkret dalam peningkatan literasi dan numerasi peserta didik.

“Keberhasilan program tidak hanya dilihat dari pelatihan guru, tetapi dari dampaknya terhadap hasil belajar anak. Pendampingan yang intensif terhadap guru, kepala sekolah, dan pengawas menunjukkan hasil yang signifikan dalam waktu yang relatif singkat,” ujar Nunuk.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, menegaskan bahwa pembangunan IKN perlu diiringi dengan pembangunan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan yang berkualitas. Penguatan literasi dan numerasi menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi yang mampu berpikir kritis, memecahkan masalah, dan beradaptasi terhadap tantangan masa depan.

“Praktik baik yang berkembang di sekolah-sekolah Sepaku menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan dapat diwujudkan melalui kebijakan yang tepat, pendampingan yang berkelanjutan, dan kolaborasi yang kuat. Pengalaman ini menjadi modal penting untuk terus memperkuat kualitas pendidikan di wilayah IKN,” ujar Toni.

Menanggapi kegiatan yang diselenggarakan ini, Ketua Kelompok Kerja Guru Gugus 2 Kecamatan Sepaku, Sarina, mengaku program ini memberikan banyak pembelajaran bagi para pendidik dan menunjukkan pentingnya pendampingan yang berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Program ini menghadirkan pemberdayaan bagi para guru dan memperkuat lingkungan belajar di sekolah. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan membuat praktik-praktik baik yang dikembangkan dapat diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat langsung bagi peserta didik. Kami berharap pengalaman ini dapat diadopsi lebih luas sehingga semakin banyak sekolah yang merasakan dampaknya,” tutup Sarina.

Ke depan, Otorita IKN akan mendorong penyebarluasan praktik baik ini ke sekolah-sekolah di wilayah lain agar peningkatan mutu pembelajaran dapat menjangkau lebih banyak satuan pendidikan. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Ibu Kota Nusantara tidak hanya dibangun melalui infrastruktur, yang megah tetapi juga melalui pembangunan fondasi sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berkualitas.

Red~ IKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bahasa Wabo Terancam Punah, BRIN Susun Tata Bahasa untuk Jaga Warisan Papua

12 Juni 2026 - 10:20 WITA

Menuju Pengakuan Nasional, Lima Warisan Budaya Takbenda Kobar Jalani Verifikas

11 Juni 2026 - 12:44 WITA

Florikultura Indonesia Tembus Korea Selatan: Peluang Bisnis UMKM Tanaman Hias yang Makin Terbuka

11 Juni 2026 - 05:14 WITA

Indonesia taklukkan Hong Kong 3-0 pada AVC Women’s Nations Cup 2026

10 Juni 2026 - 06:35 WITA

Bukan Salmon, Ikan Asal RI Ini Punya Omega-3 Tertinggi di Dunia

7 Juni 2026 - 11:31 WITA

Trending di Serba Serbi