Menu

Mode Gelap
Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI

Warta TNI

Dibantu Pesawat MRTT Milik RSAF, Jet Tempur F-16 TNI AU Latihan Isi Bahan Bakar di Udara

badge-check


					Dibantu Pesawat MRTT Milik RSAF, Jet Tempur F-16 TNI AU Latihan Isi Bahan Bakar di Udara Perbesar

Jet tempur F-16 TNI Angkatan Udara melaksanakan latihan pengisian bahan bakar di udara atau air to air refueling (AAR) dalam Bilateral Fighter Interaction (BFI) 14/26 yang dilaksanakan TNI AU dan Angkatan Udara Singapura atau Republic of Singapore Air Force (RSAF).

Latihan bersama ke-14 ini digelar di wilayah udara Riau, dengan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, sebagai pangkalan penyiap sekaligus pendukung utama latihan.

Kedua Angkatan Udara mengasah kemampuan penerbang tempur melalui berbagai skenario latihan. Materi latihan meliputi air to air refueling atau AAR yang melibatkan pesawat tempur F-16 TNI AU dengan pesawat Multi Role Tanker Transport (MRTT) milik RSAF dan latihan basic fighter maneuver (BFM) untuk meningkatkan kemampuan pertempuran udara jarak dekat.

Latihan melibatkan para penerbang tempur terbaik TNI AU dari Skadron Udara 3, Skadron Udara 14 Wing Udara 3.2, dan Skadron Udara 16 Wing Udara 3.1 Grup 3 Tempur.

Komandan Wing Udara 3.1 Grup 3 Tempur Kolonel (Pnb) Adhi Safarul Akbar selaku Direktur Latihan BFI dari TNI AU, menyampaikan bahwa latihan ini merupakan sarana strategis untuk meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur penerbang F-16.

“Latihan ini menjadi wahana penting untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan penerbang, khususnya dalam pelaksanaan air to air refueling serta berbagai skenario latihan taktikal lainnya,” ujar Adhi, dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI AU, Minggu (15/2/2026).

Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsekal Pertama Abdul Haris menekankan kesiapan jajarannya dalam mendukung latihan bersama, baik berskala nasional maupun internasional.

“Keberhasilan latihan bersama BFI 14/26 menunjukkan kesiapan operasional TNI AU yang semakin adaptif dan modern dalam menjaga stabilitas serta keamanan kawasan,” kata Abdul Haris.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Memukau Para Srikandi TNI AD: Tiarap dan Membidik Jarak 100 Meter

30 Agustus 2026 - 06:32 WITA

Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut

27 Agustus 2026 - 03:32 WITA

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Berbagai Titik di Indonesia

23 Agustus 2026 - 05:53 WITA

Doa Syukur untuk Negeri, TNI AD dan Umat Buddha Rawat Semangat Kebangsaan

20 Agustus 2026 - 05:14 WITA

Jelang HUT RI ke-81, TNI AU Gelar Gladi Demo Udara

16 Agustus 2026 - 06:32 WITA

Trending di Warta TNI