Tinggal di desa tidak membatasi kreativitas. Justru, dengan menggali potensi lokal, lahir gagasan yang membawa manfaat luas. Hal inilah yang dilakukan Tadzkhirotul A’la (28), pemuda Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, yang berhasil menginisiasi lahirnya komunitas Alamsantri.
Berkat inisiatif tersebut, ia meraih Juara 3 Pemuda Pelopor Desa Tingkat Nasional pada bidang sosial kemasyarakatan.

Menurut A’la, Alamsantri berawal dari sebuah gubug kecil di tengah hutan jati yang biasa menjadi tempat petani beristirahat setelah bekerja di sawah. Dari obrolan sederhana di gubug itulah muncul ide membangun ruang sosial yang memadukan kreativitas, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.
“Alamsantri berdiri sejak 2022. Ia hadir sebagai ruang kolaborasi sosial masyarakat, dipelopori bersama warga sekitar dengan pendekatan jagongan dan warung kopi,” jelasnya, Kamis (11/9/2025).
Seiring perjalanan, Alamsantri berkembang menjadi pusat aktivitas warga. Berbagai eksperimen dilakukan, mulai dari pertanian dan peternakan, edukasi anak, hingga layanan outbound bertema kehidupan petani. Komunitas ini juga melahirkan produk UMKM, salah satunya teh peppermin dari lahan percobaan, serta mengembangkan budidaya tanaman buah dalam pot.
“Tujuan Alamsantri adalah sebagai wadah sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Dampaknya terlihat dari bidang pertanian, peternakan, edukasi, sekaligus membuka peluang ekonomi,” tambahnya.
Selain itu, Alamsantri juga menghadirkan program literasi untuk anak-anak, mengajak mereka bermain di alam sekaligus mengurangi ketergantungan pada gawai.
“Anak-anak punya ruang bermain yang alami, sehingga tidak terlalu bergantung pada gadget,” kata A’la.
Kehadiran Alamsantri membawa dampak sosial yang signifikan. Budaya gotong royong kembali hidup, kolaborasi antargenerasi meningkat, dan semangat saling membantu tumbuh lebih kuat di Desa Ngraseh.
Alamsantri bukan sekadar komunitas, tetapi ruang kolaborasi yang menyatukan petani, pemuda, hingga ibu rumah tangga, menghadirkan manfaat nyata sekaligus menginspirasi desa lain untuk bergerak bersama membangun lingkungannya.
****









