Menu

Mode Gelap
Ketua DPD Puji Diplomasi Prabowo di Rusia: FTA Dongkrak Ekonomi Daerah Selamatkan Masa Depan Anak, Densus 88 Bangun Mekanisme Pemulihan dan Pendampingan Terpadu di Sumsel IdeaFest 2026 Usung Tema Rehumanize di Era AI, Ajak Manusia Lebih Bijak Gunakan Teknologi Presiden Putin: Indonesia Mitra Paling Kunci bagi Rusia di Kawasan Asia Pasifik 12 Pasang Atlet TNI AU Siap Berjuang, Kobarkan Semangat Prestasi di Piala Panglima TNI 2026 Keluarga Jadi Kekuatan Suksesnya Pembudidaya Ikan Nila Lestari di Manganitu

Warta Daerah

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Desa Kotayasa Banyumas

badge-check


					Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Desa Kotayasa Banyumas Perbesar

Puluhan rumah di Desa Kotayasa, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung yang terjadi pada Jumat, 16 Januari sekitar pukul 17.15 WIB.

Camat Sumbang, Hermawan Novianto, mengatakan peristiwa yang dialami warga RW 03 serta RT 07 RW 05 Desa Kotayasa tersebut terjadi setelah hujan deras yang berlangsung sekitar lima menit disertai angin kencang.

“Puting beliung melanda wilayah RW 03 Kotayasa dan sekitarnya. Saat ini kami bersama pemerintah desa masih melakukan pendataan dampak kerusakan,” katanya, Jumat, 16 Januari 2026 seperti dilansir Antara.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 46 rumah di enam wilayah RT yang masuk RW 03 dan sembilan rumah di RT 07 RW 05 mengalami kerusakan akibat tersapu angin. Dari jumlah tersebut, tiga rumah di RW 03 dilaporkan roboh, sementara sembilan rumah di RW 05 mengalami kerusakan parah. Selain itu, sejumlah rumah lainnya mengalami kerusakan berupa atap ambruk dan seng terlepas.

Hingga Jumat malam, tim gabungan yang terdiri atas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Basarnas Unit Siaga SAR Banyumas, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kotayasa, PMI, unsur Kecamatan Sumbang, Polsek, Koramil Sumbang, serta Pramuka Peduli Kecamatan Sumbang masih melakukan pendataan di lokasi kejadian.

“Kerugian material masih dalam tahap pendataan, termasuk klasifikasi kerusakan ringan hingga berat, dan korban jiwa nihil,” kata Hermawan.

Ia mengatakan pada Sabtu, 17 Januari 2026, direncanakan akan dilakukan langkah penanganan awal dan perbaikan yang diawali dengan pendataan lanjutan serta asesmen dari BPBD. Sementara itu, warga yang terdampak bencana angin puting beliung untuk sementara mengungsi di rumah saudara dan tetangga.

“Kami mengimbau masyarakat di wilayah Desa Kotayasa dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu

3 September 2026 - 05:21 WITA

Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya

31 Agustus 2026 - 09:09 WITA

El Nino Picu Migrasi Ikan, Nelayan Kecil Hadapi Beban Ongkos Melaut

29 Agustus 2026 - 05:42 WITA

Jalan ke Kawasan Baduy Lebak Rusak, Tokoh Adat Harap Segera Diperbaiki

28 Agustus 2026 - 04:53 WITA

Update Gempa NTT: 91 Orang Meninggal, 1.286 Luka dan 161.084 Mengungsi

24 Agustus 2026 - 05:48 WITA

Trending di Warta Daerah