Menu

Mode Gelap
Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak APH Diminta Segera Mengusut Tuntas Terkait Dugaan Penerbitan Memo Siluman untuk Kontrak Kuota Angkutan Batubara Paus Leo XIV Kunjungi Guinea Khatulistiwa, Serukan Perdamaian Dunia Delapan ASN Kemenaker terbukti peras 20 perusahaan izin TKA Rp130 M MPR: Komitmen bersama dibutuhkan demi wujudkan semangat Kartini Residivis Bandar Narkoba di Pangkalpinang Ditangkap, Polisi Sita 2 Kg Sabu

Serba Serbi

Anggaran IKN Sebesar Rp6,2 T, OIKN: Masih Kurang dari Kebutuhan

badge-check


					Anggaran IKN Sebesar Rp6,2 T, OIKN: Masih Kurang dari Kebutuhan Perbesar

Otorita IKN mengatakan bahwa pagu anggaran pada 2026 adalah sebesar Rp6,2 triliun. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris OIKN Bimo Adi Nursanthyasto saat RDP bersama Komisi II DPR RI pada Kamis (4/9/2025) di gedung parlemen, Senayan, Jakarta.

Bimo menjelaskan bahwa pagu anggaran sebesar Rp6,2 triliun tersebut masih kurang dari total kebutuhan pada 2026 senilai Rp21,18 triliun.

“Kebutuhan anggaran untuk mendukung keberlanjutan program pembangunan IKN tahun 2026 adalah sebesar Rp21,18 triliun sehingga dari anggaran yang dialokasikan sementara dalam SBPA tahun 2026 sebesar Rp6,2 triliun masih terdapat gap sebesar Rp14,92 triliun,” ujar Bimo.

Dirinya memaparkan pagu 6,2 triliun tersebut paling banyak digunakan untuk program pembangunan kawasan strategis, jumlahnya sebesar 5,6 triliun. Sementara sisanya adalah alokasi dukungan manajemen.

“Di dalam grafik proporsi anggaran alokasi program pembangunan kawasan strategis sebesar Rp5,6 triliun atau 90% dari total alokasi sedangkan sisanya adalah untuk mendukung program Duman atau dukungan manajemen sebesar Rp600 miliar,” ucap Bimo.

Alokasi anggaran di Otorita IKN didistribusikan ke dalam 12 kegiatan dan 7 kegiatan pada program pengembangan kawasan strategis dan 5 kegiatan pada program Duman atau dukungan manajemen. Kemudian alokasi kegiatan tersebesar pada pembangunan dan pengembangan sarana dan prasarana sebesar Rp5,2 triliun.

Adapaun 5,2 triliun tersebut diungkapkan Bimo ntuk pembangunan kompleks perkantoran infrastruktur, jalan dan MUT, rumah susun negara, jaringan perpipaan, dan lain sebagainya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dianggap Hama di RI, Ikan Sapu-sapu Justru Kuliner Favorit Amazon

23 April 2026 - 03:29 WITA

AFC Women’s Football Day 2026 di Nusantara, Tumbuhkan Semangat Sepak Bola Putri Sejak Dini

22 April 2026 - 07:37 WITA

Modal Rp100 Ribu, 10 Ibu Rumah Tangga Ini Sekarang Produksi 600 Botol Sehari

21 April 2026 - 05:54 WITA

Panjat tebing jadikan Asian Beach Games pemanasan ke Asian Games 2026

21 April 2026 - 05:47 WITA

Pecahkan Rekor MURI, TMII Tampilkan 1.000 Penari dari 34 Provinsi

20 April 2026 - 10:18 WITA

Trending di Serba Serbi