Menu

Mode Gelap
Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

Warta TNI

Aksi Memukau Para Srikandi TNI AD: Tiarap dan Membidik Jarak 100 Meter

badge-check


					Aksi Memukau Para Srikandi TNI AD: Tiarap dan Membidik Jarak 100 Meter Perbesar

Aksi memukau ditunjukan para Srikandi TNI Angkatan Darat. Tanpa ragu para prajurit Pusdikkowad Kodiklatad ini sukses melatih ketangkasan dalam Kegiatan Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Semester II yang digelar di Lapangan Tembak Secaba Bihbul Rindam III/Siliwangi.

Dilansir dari keterangan Penpusdikkowad, Sabtu (29/8/2026), dalam latihan tersebut, aksi menembak tiarap menjadi salah satu fokus utama materi menembak senapan laras panjang dengan jarak target 100 meter. Selain sikap tiarap, para prajurit wanita ini juga diuji ketepatan bidikannya menggunakan sikap duduk dan berdiri. Termasuk kemampuan menembak senjata laras pendek (pistol) jarak 20 meter dengan sikap berdiri dua tangan turut diasah sesuai standar yang ditetapkan.

Komandan Pusat Pendidikan Korps Wanita Angkatan Darat (Danpusdikkowad) Kodiklatad, Kolonel Cku (K) Fitri Anggraeny selaku Pimpinan Umum Latihan (Pimpumlat), menekankan pentingnya disiplin serta pengamanan maksimal selama kegiatan berlangsung.

“Laksanakan kegiatan ini dengan penuh semangat, sungguh-sungguh, dan tetap menjaga faktor keamanan. Ikuti arahan pelatih dan jadikan kegiatan Latbakjatri ini sebagai acuan untuk mengetahui kemampuan kita apakah meningkat dari semester sebelumnya,” tegas Fitri.

Ia menambahkan bahwa konsistensi latihan merupakan esensi utama profesionalisme seorang militer. “Sebagai seorang prajurit, latihan yang konsisten dan persisten adalah kunci utama, karena kesejahteraan yang paling hakiki bagi prajurit adalah latihan,” lanjutnya.

Seluruh rangkaian latihan menembak ini dapat diselesaikan dengan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini sekaligus membuktikan semangat pantang menyerah serta profesionalisme personel Pusdikkowad sesuai seloka yang mereka pegang teguh: “Kami Bukan Prajurit Hebat, Tapi Kami Prajurit Terlatih.”

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut

27 Agustus 2026 - 03:32 WITA

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Berbagai Titik di Indonesia

23 Agustus 2026 - 05:53 WITA

Doa Syukur untuk Negeri, TNI AD dan Umat Buddha Rawat Semangat Kebangsaan

20 Agustus 2026 - 05:14 WITA

Jelang HUT RI ke-81, TNI AU Gelar Gladi Demo Udara

16 Agustus 2026 - 06:32 WITA

TNI AL Musnahkan Barang Bukti 1,3 Ton Ketamine Senilai Rp4,5 Triliun

13 Agustus 2026 - 04:48 WITA

Trending di Warta TNI