Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Warta Entertainment

Tayang ke 190 Negara, Bunga di Tepi Jurang Dibawa ke Pasar Global

badge-check


					Tayang ke 190 Negara, Bunga di Tepi Jurang Dibawa ke Pasar Global Perbesar

Industri hiburan tanah air menambah satu judul yang siap menembus pasar internasional. Serial Bunga di Tepi Jurang, hasil kolaborasi Leo Pictures, Maxstream TV, dan iQIYI Indonesia, dipastikan tidak hanya menyapa penonton domestik, tetapi juga diproyeksikan tayang lintas negara.

Informasi ini disampaikan oleh Head of Original Content iQIYI Indonesia, Ikhsan Sasmita, dalam konferensi pers di CGV Grand Indonesia, Kamis (23/7/2026).

“Tapi yang pasti secara region kami di South Asia (Asia Selatan) pasti ada. Di negara-negara lain di Amerika kita ada ya, seluruh Amerika. Di Middle East (Timur Tengah) juga ada. Secara total ada 190 negara,” ungkap Ikhsan.

“Harapannya kalau di Indonesia sudah mulai ramai gitu kan ya. Semoga ini menular ke negara-negara lain, eh negara-negara tetangga setidaknya,” harap Ikhsan.

1. Jangkauan Penayangan ke Berbagai Kawasan

Rencana distribusi Bunga di Tepi Jurang meliputi kawasan South Asia (Asia Selatan), seluruh Amerika, dan Timur Tengah. Secara keseluruhan, target penayangan disebut mencapai 190 negara sesuai pemaparan iQIYI Indonesia.

Pengembangan jangkauan ini menempatkan serial tersebut di lintasan edar global sejak awal penayangan, tidak terbatas pada pasar lokal. Cakupan region yang luas membuka akses bagi penonton dari benua berbeda untuk menyimak cerita produksi Indonesia.

Seluruh tim produksi menaruh harapan agar antusiasme di Indonesia menjadi pemantik untuk menjalar ke negara-negara lain. Targetnya, momentum positif tersebut dapat mengantar Bunga di Tepi Jurang menjadi tren di berbagai wilayah penayangan.

2. Kerja Sama Produksi dan Alasan Pemilihan Mitra

Keputusan membawa Bunga di Tepi Jurang ke kancah internasional didasari kesiapan produksi serta keyakinan pada daya saing cerita lokal Indonesia. Dalam proyek ini, iQIYI Indonesia menggandeng Leo Pictures dan mendapat dukungan jaringan dari Maxstream TV.

“Makanya ketika kami datang ke sini kami ingin bekerja sama dengan talenta-talenta terbaik di industri. Eh, begitu juga dengan cerita-cerita yang baik yang grounded, yang sangat-sangat dekat dengan eh penonton Indonesia dan culture Indonesia gitu,” ungkap Ikhsan.

“Dengan ambisi itu kami datang melihat bahwasanya Leo Pictures hadir selalu dengan box office yang tanpa henti gitu ya. Sehingga kami punya keyakinan yang sangat dalam bahwasanya kita bisa berkolaborasi dan membawa cerita-cerita ini ke level yang eh lebih daripada level yang sempat dibuat gitu,” tambahnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tari Maengket: Ungkapan Syukur Identitas Budaya

17 Oktober 2026 - 03:40 WITA

Dirikan Sekolah Gratis di Perkampungan, Andien Ingin Pendidikan Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

15 Oktober 2026 - 06:43 WITA

Artis yang Tak Tinggal Diam soal Karhutla Kalimantan: Nana Mirdad Murka, Luna Maya Buka Donasi

13 Oktober 2026 - 04:30 WITA

Sinopsis Empat Musim Pertiwi, Film Putri Marino yang Terpilih Mewakili Indonesia di Oscar

11 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Kris Dayanti Rajin Olahraga Wushu di Usia 50 Tahun, Sukses Raih Emas

9 Oktober 2026 - 05:56 WITA

Trending di Warta Entertainment