Menu

Mode Gelap
Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

Warta Entertainment

Tayang ke 190 Negara, Bunga di Tepi Jurang Dibawa ke Pasar Global

badge-check


					Tayang ke 190 Negara, Bunga di Tepi Jurang Dibawa ke Pasar Global Perbesar

Industri hiburan tanah air menambah satu judul yang siap menembus pasar internasional. Serial Bunga di Tepi Jurang, hasil kolaborasi Leo Pictures, Maxstream TV, dan iQIYI Indonesia, dipastikan tidak hanya menyapa penonton domestik, tetapi juga diproyeksikan tayang lintas negara.

Informasi ini disampaikan oleh Head of Original Content iQIYI Indonesia, Ikhsan Sasmita, dalam konferensi pers di CGV Grand Indonesia, Kamis (23/7/2026).

“Tapi yang pasti secara region kami di South Asia (Asia Selatan) pasti ada. Di negara-negara lain di Amerika kita ada ya, seluruh Amerika. Di Middle East (Timur Tengah) juga ada. Secara total ada 190 negara,” ungkap Ikhsan.

“Harapannya kalau di Indonesia sudah mulai ramai gitu kan ya. Semoga ini menular ke negara-negara lain, eh negara-negara tetangga setidaknya,” harap Ikhsan.

1. Jangkauan Penayangan ke Berbagai Kawasan

Rencana distribusi Bunga di Tepi Jurang meliputi kawasan South Asia (Asia Selatan), seluruh Amerika, dan Timur Tengah. Secara keseluruhan, target penayangan disebut mencapai 190 negara sesuai pemaparan iQIYI Indonesia.

Pengembangan jangkauan ini menempatkan serial tersebut di lintasan edar global sejak awal penayangan, tidak terbatas pada pasar lokal. Cakupan region yang luas membuka akses bagi penonton dari benua berbeda untuk menyimak cerita produksi Indonesia.

Seluruh tim produksi menaruh harapan agar antusiasme di Indonesia menjadi pemantik untuk menjalar ke negara-negara lain. Targetnya, momentum positif tersebut dapat mengantar Bunga di Tepi Jurang menjadi tren di berbagai wilayah penayangan.

2. Kerja Sama Produksi dan Alasan Pemilihan Mitra

Keputusan membawa Bunga di Tepi Jurang ke kancah internasional didasari kesiapan produksi serta keyakinan pada daya saing cerita lokal Indonesia. Dalam proyek ini, iQIYI Indonesia menggandeng Leo Pictures dan mendapat dukungan jaringan dari Maxstream TV.

“Makanya ketika kami datang ke sini kami ingin bekerja sama dengan talenta-talenta terbaik di industri. Eh, begitu juga dengan cerita-cerita yang baik yang grounded, yang sangat-sangat dekat dengan eh penonton Indonesia dan culture Indonesia gitu,” ungkap Ikhsan.

“Dengan ambisi itu kami datang melihat bahwasanya Leo Pictures hadir selalu dengan box office yang tanpa henti gitu ya. Sehingga kami punya keyakinan yang sangat dalam bahwasanya kita bisa berkolaborasi dan membawa cerita-cerita ini ke level yang eh lebih daripada level yang sempat dibuat gitu,” tambahnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Film “Lobang Buaya” dijadwalkan ditayangkan di bioskop mulai 1 Oktober 2026

29 Agustus 2026 - 11:12 WITA

Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Artis Revaldo Dijerat Pasal Berlapis

26 Agustus 2026 - 05:58 WITA

Pameran Asrul Sani Telusuri Perjalanan Kreatif Maestro Film Indonesia

22 Agustus 2026 - 05:42 WITA

Ratna Sari Dewi Soekarno Hadiri HUT RI ke 81 di Istana Negara

20 Agustus 2026 - 05:12 WITA

Sejumlah Artis yang Hadir di Upacara Peringatan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan HUT RI Ke-81

17 Agustus 2026 - 07:17 WITA

Trending di Warta Entertainment