Menu ✖

Mode Gelap
Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Investasi Rp3.923,2 Triliun Serap 5,48 Juta Tenaga Kerja Juan Azmi Bawa Film Laga Indonesia Menembus Panggung Dunia Panen Raya UNESA 2026: 60 Ribu Ekor Ayam Dibagikan, Dosen dan Tenaga Kependidikan Rasakan Manfaatnya Satu Tahun di Afrika Tengah, 140 Personel FPU 7 Raih Penghargaan atas Misi Perdamaian Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru

Warta Daerah

Warga Aceh Patungan Rp 1 M Perbaiki Jalan Rusak, Kementerian PU Buka Suara

badge-check


					Warga Aceh Patungan Rp 1 M Perbaiki Jalan Rusak, Kementerian PU Buka Suara Perbesar

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) buka suara soal warga yang patungan Rp 1 miliar untuk memperbaiki jalan dan jembatan Enang-enang yang rusak di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU Apri Artoto memastikan bahwa pemerintah akan tetap melakukan perbaikan secara permanen terhadap jembatan tersebut. Menurutnya, pemerintah mengutamakan aspek keselamatan para pengguna jalan.

“Yang pasti program pembangunannya kalau kita di PU tetap berjalan, karena mengingat kekhawatiran terhadap keselamatan masyarakat. Kalau memang dilaksanakan secara swadaya kita khawatir terhadap keselamatan jembatannya. Jadi tetap kita akan berjalan dengan program kita,” sebut Apri di kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Apri juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dalam upaya perbaikan jembatan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan jangan sampai menimbulkan korban.

“Imbauan dari Kementerian PU, utamakanlah keselamatan, jangan sampai ada korban,” sebutnya.

Secara terpisah, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menyebut pihaknya telah menyelesaikan pemasangan perkuatan sementara (shoring) pada struktur jembatan. Plt. Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini memastikan jembatan tersebut sudah dapat difungsikan secara terbatas.

Saat ini jembatan dapat dilalui kendaraan roda dua serta kendaraan roda empat dengan muatan maksimal lima ton pada siang hari, sementara kendaraan berat dan angkutan umum tetap dibatasi demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Sementara terkait penanganan permanen, tahapan perencanaan akan dipercepat agar pembangunan jembatan permanen dapat segera direalisasikan. Pekerjaan fisik ditargetkan dilakukan tahun depan.

“Untuk jembatan permanen di Enang-enang memang sudah kami programkan di tahun 2027. Namun dengan kondisi sekarang, kita melihat perlu dilakukan percepatan sehingga perencanaannya akan kita lakukan lebih awal di tahun 2026 untuk menyiapkan desain dan pemrogramannya. Kemudian pada tahun 2027 insyaallah kita akan melaksanakan pekerjaan fisiknya,” jelas Zulkarnaini.

Dalam catatan detikcom, jalan dan jembatan Enang-Enang merupakan akses utama dari Bireuen-Aceh Tengah. Akses tersebut mengalami rusak parah akibat bencana akhir November 2025. Enam bulan pasca musibah, warga mulai turun tangan melakukan perbaikan agar dapat dilalui kembali.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Panen Raya UNESA 2026: 60 Ribu Ekor Ayam Dibagikan, Dosen dan Tenaga Kependidikan Rasakan Manfaatnya

20 Oktober 2026 - 03:32 WITA

Jalan Rusak Parah, Warga Desa Wolokelo Swadaya Gotong Royong Lakukan Perbaikan

17 Oktober 2026 - 03:45 WITA

APH Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Setda Barito Timur

15 Oktober 2026 - 07:15 WITA

Kebakaran Cagar Alam Gunung Lokon Tomohon Hanguskan 100 Hektare Lahan

14 Oktober 2026 - 10:25 WITA

Protes Tambang Galian C, Warga Puncu Kediri Keluhkan Jalan Rusak dan Sulit Air

13 Oktober 2026 - 04:27 WITA

Trending di Warta Daerah