Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Jadi Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Vladivostok Sherina Munaf Turun Tangan Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu Lima Sila Pancasila Jadi Filosofi Pembangunan Gedung Mahkamah Agung di IKN Anggaran Kementerian di Kanwil Kemenag Kalteng dan Universitas Palangkaraya Terindikasi Dikorupsi Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan

Warta Daerah

Warga Aceh Patungan Rp 1 M Perbaiki Jalan Rusak, Kementerian PU Buka Suara

badge-check


					Warga Aceh Patungan Rp 1 M Perbaiki Jalan Rusak, Kementerian PU Buka Suara Perbesar

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) buka suara soal warga yang patungan Rp 1 miliar untuk memperbaiki jalan dan jembatan Enang-enang yang rusak di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU Apri Artoto memastikan bahwa pemerintah akan tetap melakukan perbaikan secara permanen terhadap jembatan tersebut. Menurutnya, pemerintah mengutamakan aspek keselamatan para pengguna jalan.

“Yang pasti program pembangunannya kalau kita di PU tetap berjalan, karena mengingat kekhawatiran terhadap keselamatan masyarakat. Kalau memang dilaksanakan secara swadaya kita khawatir terhadap keselamatan jembatannya. Jadi tetap kita akan berjalan dengan program kita,” sebut Apri di kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Apri juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dalam upaya perbaikan jembatan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan jangan sampai menimbulkan korban.

“Imbauan dari Kementerian PU, utamakanlah keselamatan, jangan sampai ada korban,” sebutnya.

Secara terpisah, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menyebut pihaknya telah menyelesaikan pemasangan perkuatan sementara (shoring) pada struktur jembatan. Plt. Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini memastikan jembatan tersebut sudah dapat difungsikan secara terbatas.

Saat ini jembatan dapat dilalui kendaraan roda dua serta kendaraan roda empat dengan muatan maksimal lima ton pada siang hari, sementara kendaraan berat dan angkutan umum tetap dibatasi demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Sementara terkait penanganan permanen, tahapan perencanaan akan dipercepat agar pembangunan jembatan permanen dapat segera direalisasikan. Pekerjaan fisik ditargetkan dilakukan tahun depan.

“Untuk jembatan permanen di Enang-enang memang sudah kami programkan di tahun 2027. Namun dengan kondisi sekarang, kita melihat perlu dilakukan percepatan sehingga perencanaannya akan kita lakukan lebih awal di tahun 2026 untuk menyiapkan desain dan pemrogramannya. Kemudian pada tahun 2027 insyaallah kita akan melaksanakan pekerjaan fisiknya,” jelas Zulkarnaini.

Dalam catatan detikcom, jalan dan jembatan Enang-Enang merupakan akses utama dari Bireuen-Aceh Tengah. Akses tersebut mengalami rusak parah akibat bencana akhir November 2025. Enam bulan pasca musibah, warga mulai turun tangan melakukan perbaikan agar dapat dilalui kembali.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kisah Desa di Pekalongan yang Berdamai dengan Satwa Liar, Punya Aturan Larangan Berburu

3 September 2026 - 05:21 WITA

Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya

31 Agustus 2026 - 09:09 WITA

El Nino Picu Migrasi Ikan, Nelayan Kecil Hadapi Beban Ongkos Melaut

29 Agustus 2026 - 05:42 WITA

Jalan ke Kawasan Baduy Lebak Rusak, Tokoh Adat Harap Segera Diperbaiki

28 Agustus 2026 - 04:53 WITA

Update Gempa NTT: 91 Orang Meninggal, 1.286 Luka dan 161.084 Mengungsi

24 Agustus 2026 - 05:48 WITA

Trending di Warta Daerah