Menu

Mode Gelap
Sosok Ibrahim Al Abrar, Bocah SD Boyolali Penemu Celah Keamanan Web NASA Eks Pejabat Dinas PUTR Batu Bara Divonis 6 Tahun di Kasus Korupsi Jalan Rp 43 M Kisah April DA7 yang Menginspirasi, Ketekunan Bawa Dirinya dari Jalanan ke Dunia Hiburan Presiden Prabowo: LNG Abadi Masela Jadi Tonggak Kemandirian Energi dan Mesin Baru Kemakmuran Rakyat Ledakan Gudang Amunisi Tewaskan 1 Prajurit dan Enam Lainnya Terluka, TNI AD Bentuk Tim Investigasi 1,2 Juta NIK Warga Miskin Dibobol, Ombudsman Desak Dinsos-Diskomdigi Benahi Sistem Keamanan Digital

Warta Daerah

Warga Aceh Patungan Rp 1 M Perbaiki Jalan Rusak, Kementerian PU Buka Suara

badge-check


					Warga Aceh Patungan Rp 1 M Perbaiki Jalan Rusak, Kementerian PU Buka Suara Perbesar

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) buka suara soal warga yang patungan Rp 1 miliar untuk memperbaiki jalan dan jembatan Enang-enang yang rusak di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU Apri Artoto memastikan bahwa pemerintah akan tetap melakukan perbaikan secara permanen terhadap jembatan tersebut. Menurutnya, pemerintah mengutamakan aspek keselamatan para pengguna jalan.

“Yang pasti program pembangunannya kalau kita di PU tetap berjalan, karena mengingat kekhawatiran terhadap keselamatan masyarakat. Kalau memang dilaksanakan secara swadaya kita khawatir terhadap keselamatan jembatannya. Jadi tetap kita akan berjalan dengan program kita,” sebut Apri di kantor Kementerian PU, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Apri juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dalam upaya perbaikan jembatan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur seperti jembatan jangan sampai menimbulkan korban.

“Imbauan dari Kementerian PU, utamakanlah keselamatan, jangan sampai ada korban,” sebutnya.

Secara terpisah, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh menyebut pihaknya telah menyelesaikan pemasangan perkuatan sementara (shoring) pada struktur jembatan. Plt. Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini memastikan jembatan tersebut sudah dapat difungsikan secara terbatas.

Saat ini jembatan dapat dilalui kendaraan roda dua serta kendaraan roda empat dengan muatan maksimal lima ton pada siang hari, sementara kendaraan berat dan angkutan umum tetap dibatasi demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Sementara terkait penanganan permanen, tahapan perencanaan akan dipercepat agar pembangunan jembatan permanen dapat segera direalisasikan. Pekerjaan fisik ditargetkan dilakukan tahun depan.

“Untuk jembatan permanen di Enang-enang memang sudah kami programkan di tahun 2027. Namun dengan kondisi sekarang, kita melihat perlu dilakukan percepatan sehingga perencanaannya akan kita lakukan lebih awal di tahun 2026 untuk menyiapkan desain dan pemrogramannya. Kemudian pada tahun 2027 insyaallah kita akan melaksanakan pekerjaan fisiknya,” jelas Zulkarnaini.

Dalam catatan detikcom, jalan dan jembatan Enang-Enang merupakan akses utama dari Bireuen-Aceh Tengah. Akses tersebut mengalami rusak parah akibat bencana akhir November 2025. Enam bulan pasca musibah, warga mulai turun tangan melakukan perbaikan agar dapat dilalui kembali.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

1,2 Juta NIK Warga Miskin Dibobol, Ombudsman Desak Dinsos-Diskomdigi Benahi Sistem Keamanan Digital

17 Juli 2026 - 06:04 WITA

Adinkes Papua Selatan Perkuat Pencegahan Kasus HIV/AIDS, TBC dan Malaria

16 Juli 2026 - 05:24 WITA

Upaya Para Perempuan Wujudkan Kedaulatan Pangan di Pulau Kelapa

14 Juli 2026 - 06:41 WITA

Angkatan Pertama SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Tiba di IKN, Awali Tradisi Pendidikan di Nusantara

12 Juli 2026 - 03:39 WITA

Sanggupkah Satgas PKH Mengusut Tuntas Tatkala Aktivitas PT PMI Terus Berjalan, Namun Diduga Ilegal Bahkan Terkesan Kebal Hukum

7 Juli 2026 - 03:31 WITA

Trending di Warta Daerah