Menu

Mode Gelap
Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

Warta TNI

Lettu Inf Sulthan, Selamat dari Serangan Bom demi Bendera Merah Putih

badge-check


					Lettu Inf Sulthan, Selamat dari Serangan Bom demi Bendera Merah Putih Perbesar

Kisah heroik datang dari seorang prajurit TNI Angkatan Darat yang berhasil selamat dari serangan bom di medan penugasan Lebanon. Ia adalah Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana.

​Dilansir dari akun Instagram resmi alumni Akademi Militer (Akmil) 2022, @akmil_2022, pada Sabtu (20/6), insiden tersebut terjadi pada Senin, 30 Maret 2026. Saat itu, Lettu Sulthan sedang melaksanakan misi pengawalan Tim Combat Service Support Unit (CSSU) Spanyol menuju ke lokasi kontingen Indonesia untuk melakukan resuplai logistik dan evakuasi jenazah. Namun di tengah perjalanan, kendaraan yang mereka tumpangi terkena serangan Improvised Explosive Device (IED) atau bom rakitan.

​”Dalam peristiwa tersebut, Lettu Sulthan bersama Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar dan lima prajurit lainnya tengah menjalankan tugas negara di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Ledakan yang terjadi menjadi ujian berat yang mengorbankan putra-putra terbaik bangsa. Namun atas izin Allah SWT, Lettu Inf Sulthan termasuk salah satu dari dua personel yang selamat dari peristiwa tersebut,” tulis keterangan di akun Instagram @akmil_2022.

​Melanjutkan Perjuangan Rekan yang Gugur

​Bagi Lettu Sulthan, selamat dari insiden mematikan tersebut bukanlah akhir dari segalanya. Kesempatan hidup kedua ini ia maknai sebagai amanah besar untuk terus mengabdi dan melanjutkan perjuangan rekan-rekannya yang telah gugur di medan laga.

​”Kesempatan hidup yang kedua tidak beliau maknai sebagai keberuntungan semata, melainkan amanah untuk terus mengabdi, melanjutkan perjuangan rekan-rekan yang telah gugur, serta mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” lanjut keterangan resmi tersebut.

​Kehadiran Lettu Sulthan sebagai perwakilan Satgas, satuan, dan Letting Akmil 2022 dalam menerima Piagam Penghargaan menjadi simbol keteguhan hati seorang prajurit yang telah melewati ujian luar biasa.

Menurutnya, kisah ini bukan sekadar tentang bertahan hidup dari maut, melainkan tentang keberanian untuk tetap berdiri tegak, melanjutkan pengabdian, dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.

​Di akhir pesannya, Lettu Sulthan memberikan untaian kalimat bijak yang mendalam mengenai arti kehidupan seorang prajurit.

​“Hidup itu bukan berdasarkan dari prestasi yang kita dapatkan, namun hidup adalah suatu perjalanan di mana kita sudah melaksanakan perintah Allah SWT, tugas, dan tanggung jawab yang telah dilaksanakan secara jujur dan amanah,” pungkas Lettu Sulthan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Memukau Para Srikandi TNI AD: Tiarap dan Membidik Jarak 100 Meter

30 Agustus 2026 - 06:32 WITA

Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut

27 Agustus 2026 - 03:32 WITA

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Berbagai Titik di Indonesia

23 Agustus 2026 - 05:53 WITA

Doa Syukur untuk Negeri, TNI AD dan Umat Buddha Rawat Semangat Kebangsaan

20 Agustus 2026 - 05:14 WITA

Jelang HUT RI ke-81, TNI AU Gelar Gladi Demo Udara

16 Agustus 2026 - 06:32 WITA

Trending di Warta TNI