Menu

Mode Gelap
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini ke Dollar AS di Bank Mandiri, BCA, dan BNI Gandeng INOVASI dan Kemendikdasmen, Otorita IKN Gelar Program Literasi dan Numerasi bagi Pendidikan Dasar Kawasan IKN Emas Hijau di Petakan Sawah : Kisah Sukses Petani Kangkung di Lombok Mahasiswa di Bondowoso Tuntut Janji Politik Bebas PBB untuk Warga Miskin Ekstrem Bahasa Wabo Terancam Punah, BRIN Susun Tata Bahasa untuk Jaga Warisan Papua Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Bidang Propam Polda Sulut Gelar Pekan Disiplin Personel

Warta Daerah

Banjir rendam lahan pertanian pada dua desa di Kabupaten Parigi Moutong

badge-check


					Banjir rendam lahan pertanian pada dua desa di Kabupaten Parigi Moutong Perbesar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan banjir merendam lahan pertanian di dua desa di Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, akibat hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah setempat.

“Banjir disebabkan karena hujan lebat yang cukup lama sehingga meningkatkan debit air Sungai Toribulu hingga meluap dan menggenangi area persawahan serta lahan pertanian masyarakat,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto dalam laporannya di Palu, Minggu.

Ia menjelaskan wilayah yang terdampak meliputi Dusun VII Desa Toribulu dan Dusun V Desa Sienjo. Berdasarkan hasil pendataan sementara, sekitar lima hektare persawahan dan lahan pertanian di Desa Toribulu terdampak banjir. Sementara di Desa Sienjo, banjir merendam sekitar tiga hektare area persawahan warga.

Ia mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Parigi Moutong untuk melakukan penanganan awal serta pendataan dampak yang ditimbulkan.

Menurut dia, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen, pemantauan kondisi lapangan guna memastikan perkembangan situasi terkini.

“BPBD Kabupaten Parigi Moutong sedang melakukan pemantauan dan pengumpulan data dampak kejadian,” ujarnya.

Ia mengatakan hingga saat ini, data terkait jumlah pengungsi maupun korban jiwa, jumlah warga dan rumah terdampak, serta kebutuhan mendesak masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

Selain itu, banjir masih menggenangi lahan pertanian warga di kedua desa tersebut. Meski demikian, BPBD terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mengantisipasi dampak lanjutan yang mungkin terjadi.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Emas Hijau di Petakan Sawah : Kisah Sukses Petani Kangkung di Lombok

13 Juni 2026 - 11:24 WITA

Mahasiswa di Bondowoso Tuntut Janji Politik Bebas PBB untuk Warga Miskin Ekstrem

12 Juni 2026 - 10:21 WITA

APH Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi Ratusan Miliar Rupiah di DPUPR Kalteng

10 Juni 2026 - 06:43 WITA

Warga Kepulauan Sangihe mengungsi akibat gempa magnitudo 7,7

8 Juni 2026 - 04:09 WITA

Gubernur Khofifah Dukung Penguatan Wisata Edukasi Taman Perdamaian Dunia Soerjo Modjopahit

6 Juni 2026 - 04:05 WITA

Trending di Warta Daerah