Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Serba Serbi

Kemandirian Masinah, Menjadi Pengrajin Batik dan Peternak

badge-check


					Kemandirian Masinah, Menjadi Pengrajin Batik dan Peternak Perbesar

Misinah merupakan salah satu penyandang disabilitas tuna grahita yang tinggal di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Sehari-hari, ia menjalani aktivitas secara mandiri bersama keluarganya, termasuk membantu merawat ternak dan memenuhi kebutuhan harian. Rutinitas tersebut menjadi bagian dari kesehariannya dalam menjaga keberlangsungan hidup secara sederhana namun konsisten.

Selain aktivitas domestik, Misinah juga aktif mengikuti kegiatan di Rumah Harapan Mulya. Di tempat tersebut, ia mengembangkan keterampilan membatik ciprat, sebuah teknik membatik yang menghasilkan motif melalui percikan warna tanpa pola baku. Melalui proses tersebut, Misinah mampu menghasilkan karya batik yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai ekonomi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana produktif, tetapi juga ruang bagi dirinya untuk mengekspresikan kemampuan yang dimiliki.

Di samping membatik, Misinah turut memanfaatkan kain perca untuk diolah menjadi keset yang bernilai guna. Aktivitas ini menunjukkan ketekunan serta kemampuan dalam mengolah bahan sederhana menjadi produk yang bermanfaat. Berbagai kegiatan yang dijalankan tersebut secara bertahap mendukung kemandirian Misinah dalam kehidupan sehari-hari.

Kisah Misinah mencerminkan bahwa dengan pendampingan yang tepat serta akses terhadap ruang belajar dan berkarya, penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berdaya. Upaya-upaya sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

18 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Juri Pencak Silat Dunia Apresiasi Atlet Tapak Suci SMP Muhammadiyah 2 Kroya

16 Oktober 2026 - 02:19 WITA

Panen Perdana AMA di Liagu, Petambak Masih Evaluasi Hasil Budidaya

14 Oktober 2026 - 05:47 WITA

Harga Pangan Hari Ini 12 Oktober: Beras Naik, Cabai Melonjak

12 Oktober 2026 - 05:11 WITA

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

10 Oktober 2026 - 04:58 WITA

Trending di Serba Serbi