Para petani di Dusun Bonto Didi, yang tergabung dalam Kelompok Tani Rappoa, sukses melakukan panen padi dengan hasil yang memuaskan pada Minggu 26 April 2026.
Panen kali ini menjadi bukti nyata bahwa pemilihan varietas benih yang tepat mampu mendongkrak produktivitas lahan pertanian lokal.

Di atas lahan seluas 1 hektar milik.Syafruddin, padi varietas Inpari 32 tampak tumbuh optimal dengan kualitas bulir yang padat dan bernas. Varietas ini memang menjadi salah satu primadona bagi petani setempat karena ketahanannya terhadap beberapa jenis hama serta kemampuannya menghasilkan rendemen gabah yang tinggi.
Bagi Syafruddin, hasil panen kali ini memberikan napas lega sekaligus motivasi baru. Kerja keras selama masa tanam terbayar lunas dengan hasil yang sesuai harapan. Ia meyakini bahwa dengan teknik penanaman yang benar dan pemilihan bibit yang tepat, sektor pertanian di Kecamatan Kajang memiliki prospek yang sangat baik.
“Alhamdulillah, hasil panen kali ini memuaskan. Varietas Inpari 32 memang terbukti cocok dengan kondisi lahan di sini. Hasilnya lebih baik, dan ini memberikan semangat bagi kami untuk terus mengolah lahan dengan lebih maksimal,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 1411-03/Kajang, Serda Ardiansyah. Kehadirannya di tengah-tengah petani bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk dukungan moril untuk memastikan proses panen berjalan lancar.
Serda Ardiansyah mengungkapkan kebanggaannya melihat hasil kerja keras para petani di Desa Mattoanging. Ia menekankan bahwa pendampingan ini adalah wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas pangan.
“Melihat hasil panen yang melimpah ini, kami tentu merasa bangga. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik. Kami berharap keberhasilan ini menjadi pemacu semangat bagi para petani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas lahan mereka, sehingga kesejahteraan masyarakat di Desa Mattoanging semakin meningkat,” ujar Serda Ardiansyah.
Panen raya ini menjadi indikator positif bagi ketahanan pangan lokal di Kecamatan Kajang. Dengan didukung oleh varietas unggul seperti Inpari 32 dan semangat kegotongroyongan antar petani serta aparat kewilayahan, sektor pertanian diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi yang semakin kokoh bagi masyarakat Desa Mattoanging.
****









