Menu

Mode Gelap
Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 Pejabat Imigrasi Ditahan KPK Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut Titi DJ Buka Suara Usai Sebut Ada yang Lebih Bagus Nyanyikan ‘Sang Dewi’ dari Lyodra Puskesmas Tebing Tinggi Hadirkan Inovasi Cegah Penyakit Menular 3 Eks Pimpinan Lembaga BGN Ditetapkan Jadi Tersangka Terkait Perkara Penyimpangan Tata Kelola MBG Dari Ruang Kelas SMPN 111 Jakarta, Cita-Cita Besar Menggema di Hadapan Presiden Prabowo

Serba Serbi

IPSI Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Nasional dan Olimpiade

badge-check


					IPSI Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Nasional dan Olimpiade Perbesar

Sidang Pra-Musyawarah Nasional (Pra-Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) menegaskan arah baru pengembangan organisasi, dengan fokus pada penguatan pendidikan dan kiprah global pencak silat.

Forum yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (10/4/2026), menjadi langkah awal merumuskan kebijakan strategis menuju Munas XVI IPSI.

Ketua Harian PB IPSI Benny Sumarsono mengatakan salah satu prioritas utama adalah mendorong pencak silat masuk dalam kurikulum pendidikan nasional.

“Kami ingin pencak silat tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter sejak usia dini,” ujar Benny dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/4/2026).

Menurut Benny, sidang juga membahas penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penyusunan program kerja PB IPSI periode 2026-2030, serta ratifikasi peraturan pertandingan.

Menurut Benny, sidang juga membahas penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penyusunan program kerja PB IPSI periode 2026-2030, serta ratifikasi peraturan pertandingan.

Seluruh agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi organisasi agar lebih adaptif menghadapi tantangan ke depan.

Selain itu, IPSI menyiapkan langkah strategis melalui program Road to Olympic untuk mendorong pencak silat masuk dalam ajang Olimpiade.

“Kami terus mengupayakan agar pencak silat bisa masuk Olimpiade. Ini membutuhkan kerja sama lintas pihak dan konsistensi pembinaan atlet,” kata Benny.

Pra-munas juga menghasilkan sejumlah rekomendasi, termasuk usulan penetapan Hari Pencak Silat Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan budaya bangsa.

“Ini penting sebagai bentuk penghargaan terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang telah mendunia,” tutupnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kodaeral IX-Wanadri ekspedisi selam di Pulau Buru jaga ekosistem laut

4 Juni 2026 - 04:29 WITA

Nilai ekonomi jamu tembus Rp1,2 triliun, BPOM dorong inovasi herbal

3 Juni 2026 - 06:33 WITA

Timnas Basket U18 Putri Indonesia kalahkan Singapura

3 Juni 2026 - 06:28 WITA

Tekad Eksel Runtukahu Maksimalkan Kesempatan Dipanggil Timnas Indonesia

1 Juni 2026 - 10:54 WITA

Waisak 2026 di Borobudur Serukan Perdamaian, Persatuan dan Cinta Kasih bagi Dunia

1 Juni 2026 - 07:00 WITA

Trending di Serba Serbi