Menu ✖

Mode Gelap
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang TNI AL Amankan Tugboat Pembawa Ribuan Kubik Kayu Log di Perairan Utara Pulau Buru Kisah Ibu-ibu Pemindang Ikan Kusamba, 28 Tahun Kerja Cuma Libur Nyepi-Galungan KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa DPD RI Desak Menag Perkuat Pengawasan Anak Lindungi dari Kekerasan Seksual Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

Serba Serbi

IPSI Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Nasional dan Olimpiade

badge-check


					IPSI Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Nasional dan Olimpiade Perbesar

Sidang Pra-Musyawarah Nasional (Pra-Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) menegaskan arah baru pengembangan organisasi, dengan fokus pada penguatan pendidikan dan kiprah global pencak silat.

Forum yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (10/4/2026), menjadi langkah awal merumuskan kebijakan strategis menuju Munas XVI IPSI.

Ketua Harian PB IPSI Benny Sumarsono mengatakan salah satu prioritas utama adalah mendorong pencak silat masuk dalam kurikulum pendidikan nasional.

“Kami ingin pencak silat tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter sejak usia dini,” ujar Benny dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/4/2026).

Menurut Benny, sidang juga membahas penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penyusunan program kerja PB IPSI periode 2026-2030, serta ratifikasi peraturan pertandingan.

Menurut Benny, sidang juga membahas penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penyusunan program kerja PB IPSI periode 2026-2030, serta ratifikasi peraturan pertandingan.

Seluruh agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi organisasi agar lebih adaptif menghadapi tantangan ke depan.

Selain itu, IPSI menyiapkan langkah strategis melalui program Road to Olympic untuk mendorong pencak silat masuk dalam ajang Olimpiade.

“Kami terus mengupayakan agar pencak silat bisa masuk Olimpiade. Ini membutuhkan kerja sama lintas pihak dan konsistensi pembinaan atlet,” kata Benny.

Pra-munas juga menghasilkan sejumlah rekomendasi, termasuk usulan penetapan Hari Pencak Silat Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan budaya bangsa.

“Ini penting sebagai bentuk penghargaan terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang telah mendunia,” tutupnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Taman Bunga Nusantara Punya Banyak Taman Tematik, Intip Daya Tariknya

18 Oktober 2026 - 04:51 WITA

Juri Pencak Silat Dunia Apresiasi Atlet Tapak Suci SMP Muhammadiyah 2 Kroya

16 Oktober 2026 - 02:19 WITA

Panen Perdana AMA di Liagu, Petambak Masih Evaluasi Hasil Budidaya

14 Oktober 2026 - 05:47 WITA

Harga Pangan Hari Ini 12 Oktober: Beras Naik, Cabai Melonjak

12 Oktober 2026 - 05:11 WITA

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

10 Oktober 2026 - 04:58 WITA

Trending di Serba Serbi