Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Teken Perpres Kesehatan, Atur Integrasi Layanan dari Pusat hingga Desa Rossa Sebut Nama Baiknya Dijadikan Ajang Cari Cuan Clickbait Lewat Link Afiliasi Kepergok ke Kedai Kopi, Napi Korupsi Dipindah ke Lapas Nusakambangan Harga BBM Pertamina Naik, Pertamax Turbo Melejit Jadi Rp19.400 Potret Gereja Pertama IKN, Ada Makna di Balik Desain Indahnya Komisi IX DPR RI Dorong Optimalisasi Program Magang untuk Kurangi Pengangguran Sarjana

Serba Serbi

IPSI Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Nasional dan Olimpiade

badge-check


					IPSI Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Nasional dan Olimpiade Perbesar

Sidang Pra-Musyawarah Nasional (Pra-Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) menegaskan arah baru pengembangan organisasi, dengan fokus pada penguatan pendidikan dan kiprah global pencak silat.

Forum yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (10/4/2026), menjadi langkah awal merumuskan kebijakan strategis menuju Munas XVI IPSI.

Ketua Harian PB IPSI Benny Sumarsono mengatakan salah satu prioritas utama adalah mendorong pencak silat masuk dalam kurikulum pendidikan nasional.

“Kami ingin pencak silat tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter sejak usia dini,” ujar Benny dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/4/2026).

Menurut Benny, sidang juga membahas penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penyusunan program kerja PB IPSI periode 2026-2030, serta ratifikasi peraturan pertandingan.

Menurut Benny, sidang juga membahas penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penyusunan program kerja PB IPSI periode 2026-2030, serta ratifikasi peraturan pertandingan.

Seluruh agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi organisasi agar lebih adaptif menghadapi tantangan ke depan.

Selain itu, IPSI menyiapkan langkah strategis melalui program Road to Olympic untuk mendorong pencak silat masuk dalam ajang Olimpiade.

“Kami terus mengupayakan agar pencak silat bisa masuk Olimpiade. Ini membutuhkan kerja sama lintas pihak dan konsistensi pembinaan atlet,” kata Benny.

Pra-munas juga menghasilkan sejumlah rekomendasi, termasuk usulan penetapan Hari Pencak Silat Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan budaya bangsa.

“Ini penting sebagai bentuk penghargaan terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang telah mendunia,” tutupnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Potret Gereja Pertama IKN, Ada Makna di Balik Desain Indahnya

18 April 2026 - 06:58 WITA

Menyusuri Istana, Menyulam Mimpi: Pengalaman Tak Terlupakan Pelajar SMP Negeri 39 Jakarta

17 April 2026 - 05:18 WITA

Ismanto: Tinggalkan Profesi Satpam, Kini Sukses Budidaya Mamey Sapote Beromzet Puluhan Juta

16 April 2026 - 05:34 WITA

Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun untuk Titiek Soeharto di Tengah Kunker Luar Negeri

15 April 2026 - 06:00 WITA

Kisah Perempuan Raja Ampat: Memimpin Komunitas dan Melestarikan Sasi

12 April 2026 - 03:38 WITA

Trending di Serba Serbi