Menu

Mode Gelap
Polemik Tutup-Buka Penyeberangan Perintis di NTT Prajurit Batalyon Hanud 11 Pasgat Laksanakan Lintas Medan Tingkatkan Ketangkasan dan Jiwa Korsa BMKG Ungkap Daftar 17 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini Begini Keseruan Ratusan Siswa SD Main Permainan Tradisional Heboh Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK Setelah Nobar Piala Dunia Aksi Pemulung Ikut Tambal Jalan Rusak di Padang, Warga Mengaku Sudah Dua Wali Kota Tanpa Perbaikan

Serba Serbi

IPSI Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Nasional dan Olimpiade

badge-check


					IPSI Dorong Pencak Silat Masuk Kurikulum Nasional dan Olimpiade Perbesar

Sidang Pra-Musyawarah Nasional (Pra-Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) menegaskan arah baru pengembangan organisasi, dengan fokus pada penguatan pendidikan dan kiprah global pencak silat.

Forum yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (10/4/2026), menjadi langkah awal merumuskan kebijakan strategis menuju Munas XVI IPSI.

Ketua Harian PB IPSI Benny Sumarsono mengatakan salah satu prioritas utama adalah mendorong pencak silat masuk dalam kurikulum pendidikan nasional.

“Kami ingin pencak silat tidak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter sejak usia dini,” ujar Benny dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/4/2026).

Menurut Benny, sidang juga membahas penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penyusunan program kerja PB IPSI periode 2026-2030, serta ratifikasi peraturan pertandingan.

Menurut Benny, sidang juga membahas penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), penyusunan program kerja PB IPSI periode 2026-2030, serta ratifikasi peraturan pertandingan.

Seluruh agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat fondasi organisasi agar lebih adaptif menghadapi tantangan ke depan.

Selain itu, IPSI menyiapkan langkah strategis melalui program Road to Olympic untuk mendorong pencak silat masuk dalam ajang Olimpiade.

“Kami terus mengupayakan agar pencak silat bisa masuk Olimpiade. Ini membutuhkan kerja sama lintas pihak dan konsistensi pembinaan atlet,” kata Benny.

Pra-munas juga menghasilkan sejumlah rekomendasi, termasuk usulan penetapan Hari Pencak Silat Nasional sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan budaya bangsa.

“Ini penting sebagai bentuk penghargaan terhadap pencak silat sebagai warisan budaya bangsa yang telah mendunia,” tutupnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Begini Keseruan Ratusan Siswa SD Main Permainan Tradisional

22 Juli 2026 - 07:43 WITA

JARR Milik Haji Isam Akui Beli CPO Sitaan Kejaksaan Agung

20 Juli 2026 - 06:27 WITA

Kurangi Ketergantungan Gawai, KKN Unhas Edukasi Siswa SD Permainan Tradisional di Bone

19 Juli 2026 - 06:10 WITA

Pembangunan Tahap II IKN Terus Berjalan, Otorita IKN Lakukan Evaluasi Berkala

17 Juli 2026 - 06:02 WITA

Wimbledon Jadi Bekal Berharga Petenis Muda Indonesia Ethan Jake Frans

14 Juli 2026 - 06:44 WITA

Trending di Serba Serbi