Menu

Mode Gelap
Dari Tambling, Titiek Soeharto Dorong Kolaborasi Sains dan Alam untuk Konservasi Masa Depan Mutasi Polri Agustus 2026, Kapolda dan Wakapoda Sulut serta Sejumlah Pejabat Utama Pindah Tugas hingga Promosi Jabatan Baru Berusia 11 Tahun, Mikhayla Shanum Caya Jadi Kontingen Indonesia Termuda Asian Games 2026, Targetkan Medali Kejagung Tampilkan Uang Sitaan Rp401 Miliar Kasus Nikel PT CNI Strategi Tepat Hadapi El Nino, Petani di Luwu Utara Sukses Panen Raya Jepang Kirim Helikopter Bantu Atasi Karhutla RI

Warta TNI

3 Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Diterbangkan ke Indonesia

badge-check


					3 Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Diterbangkan ke Indonesia Perbesar

Jenazah 3 prajurit TNI yang meninggal dunia saat menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon, akan tiba di Indonesia pada Sabtu (4/4) sore.

“Jenazah diberangkatkan dari Beirut pada Jumat, 3 April 2026, dan dijadwalkan tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu, 4 April 2026 sore hari,” kata Karo Infohan Setjen Kementerian Pertahanan (Kemhan) Brigjen Rico Ricardo Sirait saat dikonfirmasi.

Rico mengatakan akan dilaksanakan prosesi persemayaman militer sebelum jenazah diberangkatkan ke daerah masing-masing untuk dimakamkan secara militer.

Total tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian tewas dalam dua insiden di Lebanon selatan dalam kurun waktu 24 jam.

Dalam pernyataannya, UNIFIL menyampaikan prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, tewas akibat ledakan proyektil di dekat salah satu pos Indonesia di desa Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3).

Sementara itu dua prajurit TNI yang gugur pada Senin (30/3) akibat ledakan dari sumber yang belum diketahui. Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur dalam insiden tersebut.

Sebelum diterbangkan ke Indonesia, UNIFIL memberi penghormatan terakhir terhadap tiga prajurit TNI yang gugur itu.

Upacara diselenggarakan pada Jumat (2/4) waktu Beirut di Bandara Internasional Rafik Hariri.

Upacara dihadiri oleh Kepala Misi dan Komandan Pasukan UNIFIL Mayor Jenderal Diodato Abagnara, Wakil Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon Imran Riza, Brigadir Jenderal Insinyur Firas Tarchichi yang mewakili Menteri Pertahanan Nasional Lebanon dan Panglima Angkatan Bersenjata Lebanon, Duta Besar Indonesia untuk Lebanon Bapak Dicky Komar, serta perwakilan Kontingen Indonesia di UNIFIL.

Ketiga penjaga perdamaian tersebut secara anumerta dianugerahi medali PBB dan Angkatan Bersenjata Lebanon sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendukung misi UNIFIL di Lebanon selatan.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi Memukau Para Srikandi TNI AD: Tiarap dan Membidik Jarak 100 Meter

30 Agustus 2026 - 06:32 WITA

Pesawat TNI AL Keluar Jalur, Tiga Prajurit Lolos dari Maut

27 Agustus 2026 - 03:32 WITA

TNI Siagakan 66.510 Personel untuk Tangani Karhutla di Berbagai Titik di Indonesia

23 Agustus 2026 - 05:53 WITA

Doa Syukur untuk Negeri, TNI AD dan Umat Buddha Rawat Semangat Kebangsaan

20 Agustus 2026 - 05:14 WITA

Jelang HUT RI ke-81, TNI AU Gelar Gladi Demo Udara

16 Agustus 2026 - 06:32 WITA

Trending di Warta TNI