Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo Tiba di Tanah Air Usai Rampungkan Kunjungan ke Jepang dan Republik Korea Kasus Rp83 M Terbongkar, 6 Terdakwa Korupsi Kolam Pelabuhan di Surabaya Disidang 380 Ribu Ton Melayang, Produksi Beras RI Melemah, Panen Ikut Menyusut Peringatan Dini Tsunami Dampak Gempabumi M7.6 di Malut Dinyatakan Berakhir, BMKG Pantau Kenaikan Muka Air di Beberapa Wilayah KPK geledah rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono TP-PKK Murung Raya Gelar Rapat Sinkronisasi Kegiatan Tahun 2026

Warta Daerah

Bupati Lebak Sindir Wakilnya Mantan Napi, Amir Hamzah: Saya Terhina

badge-check


					Bupati Lebak Sindir Wakilnya Mantan Napi, Amir Hamzah: Saya Terhina Perbesar

Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya diduga menghina Wakilnya, Amir Hamzah di hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 2026. Peristiwa itu terjadi di Pendopo Kabupaten Lebak, saat dua pemimpin di ‘Kota Multatuli’ ini menggelar Halalbihalal dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Peristiwa ini berawal saat Hasbi dalam pidatonya menyebut Amir Hamzah kerap memanggil pejabat untuk menemuinya. Menurut Hasbi, hal itu melanggar Undang-undang (UU) ASN, terutama di Pasal 66.

Kemudian Hasbi menyebut Amir Hamzah beruntung bisa menjabat sebagai Wakil Bupati Lebak. Mengingat, Amir merupakan mantan narapidana.

Amir Hamzah sendiri pernah berurusan dengan KPK dalam kasus suap sengketa Pilkada Kabupaten Lebak tahun 2013 bersama Tb Chaeri Wardhana alias TCW dan Akil Mochtar, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Akibatnya, dia dijatuhi vonis penjara 3 tahun 5 bulan oleh majelis hakim, berdasarkan putusan yang dibacakan pada Senin, 21 Desember 2015.

“Jangan salah, itu memang intonasi saya seperti itu. Kalau enggak penghargaan. Mantan warga binaan yang menjadi wakil bupati berprestasi, artinya itu sebuah prestasi,” ujar Hasbi Jayabaya, Senin (30/03/2026).

Sebagai Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah menyayangkan sikap yang dilakukan Hasbi. Menurutnya, apa yang terjadi merupakan sebagai bentuk penghinaan ke dirinya.

Ucapan Hasbi dinilai tidak layak sebagai Bupati, karena menyinggung sisi pribadi dan dilakukan dihadapan banyak orang.

“Misal di dalam pidatonya Pak Bupati nyebut ke saya, Si Amir ke dinas, nyebut elu, tapi saya anggap itu ketidaksopanan yang masih dianggap wajar. Tapi ketika dia nyebut Si Amir mantan narapidana masih untung jadi wakil Bupati, itu kan penghinaan pribadi,” kata Amir Hamzah kepada wartawan di kediamannya, Senin (30/3/2026).

Amir bercerita bahwa Hasbi sudah berulang kali melakukan hal serupa, namun dia masih bisa bersabar menghadapi Bupati yang usianya lebih muda dibanding dirinya.

Saat acara Halalbihalal tersebut, Amir Hamzah berusaha mengingatkan Hasbi. Namun langkahnya dihentikan oleh para pegawai dan keluarganya yang hadir.

Tidak terima dia dihina, Amir memilih pergi dari kantor dan pulang ke rumah bersama keluarganya.

“Jujur saya terhina karena di khalayak umum dia bicara pribadi dan enggak ada kaitan dengan pekerjaan. Ini sudah kedua kalinya, dan ke beberapa dinas udah cukup sering ngomong bahasa yang tidak layak disampaikan saat rapat,” jelasnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TP-PKK Murung Raya Gelar Rapat Sinkronisasi Kegiatan Tahun 2026

2 April 2026 - 09:37 WITA

Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Timah Ilegal di Babel Tembus Rp 67 Miliar, 4 Orang Jadi Tersangka

1 April 2026 - 03:13 WITA

Jenazah ABK Speed Boat Habibie Ditemukan Setelah 13 Hari Pencarian

31 Maret 2026 - 09:33 WITA

Puncak Arus Balik Lebaran, Kualitas Udara Jakarta Kembali Memburuk

29 Maret 2026 - 04:49 WITA

Stimulan Bedah Rumah Bebani Warga Miskin

26 Maret 2026 - 06:14 WITA

Trending di Warta Daerah