Menu

Mode Gelap
Kejagung Tetapkan Taipan Batu Bara Samin Tan Tersangka Korupsi Tambang Film ‘Emmy’ Angkat Kisah Perawat Pejuang dari Sulawesi, Emmy Silaen Dua Spesies Anggrek Baru Ditemukan di Lereng Gunung Semeru Sasar 33,2 Juta Penerima, Pemerintah Perpanjang Bantuan Beras dan Minyak Goreng hingga April Satria Muda Indonesia Kembangkan Olahraga Pencak Silat Kunjungan Mendadak Presiden Prabowo di Senen, Tangis Haru dan Harapan Warga Pecah di Bantaran Rel

Serba Serbi

Dua Spesies Anggrek Baru Ditemukan di Lereng Gunung Semeru

badge-check


					Dua Spesies Anggrek Baru Ditemukan di Lereng Gunung Semeru Perbesar

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengidentifikasi temuan dua spesies anggrek baru yang berlokasi di lereng selatan Gunung Semeru. Spesies itu bernamaGastrodia Selabintanensis dan Gastrodia Biruensis.

Toni Artaka Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan Balai Besar TNBTS menjelaskan dua spesies anggrek itu ditemukan oleh petugas yang sedang menggelar patroli pada awal Januari 2026.

“Gastrodia Selabintanensis dan Gastrodia Biruensis ditemukan awal Januari 2026 di lereng selatan Gunung Semeru. Keduanya adalah temuan baru di TNBTS yang selama ini belum pernah terdata,” kata Toni, dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).

Berdasarkan hasil analisa dan identifikasi, dua spesies tanaman anggrek itu hidup di lingkungan yang teduh, berhumus tebal dan cukup lembab pada elevasi 1.000 sampai 1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Toni menyebut hasil rangkuman yang diterima dari Pengendali Ekosistem Hutan, menunjukkan bahwa dua spesies anggrek tersebut memiliki ciri khas yang berbeda.

Untuk spesies Gastrodia Selabintanensis tercatat pada bagian perbungaan memiliki panjang antara 15-25 sentimeter dengan 2-4 bunga atau kuntum. Kelopak bunga spesies itu memiliki warna coklat kehijauan dengan tekstur kasar serta berkutil.

Ukuran mahkota bunga Gastrodia Selabintanensismemiliki panjang 4 sentimeter dan lebar 4 sentimeter berwarna putih semu serta kuning.

Sedangkan, spesies Gastrodia Biruensis bagian perbungaannya memiliki panjang 18-32 sentimeter dan bunganya berjumlah 3 sampai 5 kuntum. Bagian kelopak spesies itu berwarna coklat kekuningan dan bertekstur halus. Ukuran mahkota bunga Gastrodia Biruensis memiliki panjang 4-6 sentimeter dan lebar 4-5 sentimeter dengan warna putih serta oranye.

Meski begitu, Toni mengatakan pihaknya belum menetapkan nama atau penyebutan lokal untuk dua spesies tanaman tersebut. Dengan temuan baru ini otomatis menambah daftar kekayaan flora di kawasan TNBTS menjadi 309 spesies anggrek.

Dia menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan upaya konservasi di kawasan TNBTS sebagai langkah melindungi keberlanjutan habitat tanaman anggrek, khususnya Gastrodia Selabintanensis dan Gastrodia Biruensis.

“Kedua jenis ini termasuk tumbuhanmycoheterotropic yang mana pertumbuhannya sangat bergantung pada habitat dan sulit mengembangkan pembiakan di luar habitat alaminya,” tandasnya.

****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satria Muda Indonesia Kembangkan Olahraga Pencak Silat

28 Maret 2026 - 03:37 WITA

Perempuan dalam Budaya Batak: Penjaga Tradisi hingga Tulang Punggung Keluarga

26 Maret 2026 - 06:16 WITA

Keindahan Bunaken: Biodiversitas Laut Tertinggi di Dunia

26 Maret 2026 - 06:09 WITA

Lebih 143 Ribu Wisatawan Padati IKN, Bisa Nikmati Berbagai Fasilitas dengan Mudah

25 Maret 2026 - 03:53 WITA

Warga dari Sumatera Barat hingga Maluku Utara pilih liburan di TMII

24 Maret 2026 - 11:01 WITA

Trending di Serba Serbi